Portal Berita Ekonomi Minggu, 29 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Vaksin Corona Sedang Diuji Klinis, Kapan Rampung?

Vaksin Corona Sedang Diuji Klinis, Kapan Rampung?
WE Online, Jakarta -

Pengujian klinis vaksin COVID-19 oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sedang berlangsung di Bandung, Jawa Barat. Bagaimana dengan laporannya?

Menurut Plt Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif BPOM Togi J Hutadjulu, Rabu (28/10/2020), laporan uji klinis akan berjalan pada awal 2021.

"Mengenai uji klinik Vaksin Sinovac di Indonesia, ada hasil interim untuk tiga bulan yang selesai pada akhir tahun 2020 dan laporannya akan diberikan kepada BPOM pada Januari 2021," katanya.

Baca Juga: Libur Panjang Akhir Pekan, Gimana Kabar Pencairan BLT Gaji Rp1,2 Juta November??

Baca Juga: Tips Liburan Aman Saat Pandemi dari Dokter

Tak hanya itu, ia menyebutkan data uji klinik fase satu dan dua akan diserahkan pada pekan pertama November. Kemudian BPOM akan memperoleh data uji klinik vaksin Sinovac di Brasil. Ia menambahkan, negara ini lebih awal melakukan uji klinik sehingga uji klinik lebih duluan selesai dan akan dipantau hingga selama setahun. Tak hanya itu, ia menyebutkan tim inspeksi BPOM sedang berangkat dan berada di Fuzhou, China dan pekan depan akan melakukan inspeksi ke fasilitas di Beijing negara tersebut. Kemudian dia melanjutkan, BPOM akan melakukan evaluasi data-data yang diperoleh ini untuk memastikan vaksin ini aman atau tidak.

"Kami akan lakukan evaluasi assesment untuk memutuskan apakah produk ini memenuhi aspek khasiat keamanan dan kualitas sehingga layak digunakan masyarakat," katanya.

SinoVac, salah satu perusahaan farmasi China yang memproduksi salah satu kandidat vaksin Covid-19.

Ia menambahkan, BPOM akan melakukan evaluasi bersama tim komite nasional yang terdiri dari para ahli farmakologi, klinisi, dan spesialis lainnya yang melihat data-data terkait aspek keamanan, efikasi, dan mutu. Tim ini, dia menambahkan, juga mengevaluasi dokumen rolling submission termasuk aspek pembuatan dan produksi obat. 

Ia menegaskan, obat diketahui aman setelah melalui uji klinik, baik di hewan dan manusia. Kemudian kalau uji klinik memenuhi syarat tentunya, ia menegaskan BPOM tentu memberikan persetujuan. Tak hanya itu, kualitas produk juga penting bagi BPOM sehingga pihaknya akan evaluasi bahan zat aktif, tambahan, formulasi produk jadi, bahkan fasilitas produksinya.

"Ini menjadi bukti yang kami evaluasi memang memenuhi persyaratan keamanan. BPOM melakukan evaluasi secara ketat untuk memastikan keamanan vaksin," ujarnya.

Terkait tudingan BPOM terburu-buru dalam memberikan perizinan vaksin, ia membantahnya. Ia menambahkan, pelaksanaan evaluasi BPOM menjunjung tinggi azas kehati-hatian sebagaimana yang disampaikan presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Artinya, ia menegaskan BPOM memastikan keamanan serta efetivitas vaksin itu.

"Dalam melakukan evaluasi, kami menggunakan standar dan kaidah yang digunakan internasional, seperti organisasi kesehatan dunia PBB (WHO) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA)," katanya.

Lembaga ini, dia menambahkan, sebagai regulator obat dalam rangka melakukan evaluasi dan menetapkan persetujuan darurat (Emergency Use Authorization/UEA) atau menyetujui izin edar.

"Kami tidak akan merasa mendapat tekanan harus cepat, tetapi yang penting keamanan dan efektifitas vaksin ini. Sehingga vaksin dapat digunakan masyarakat untuk penanggulangan Covid-19," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Vaksin Corona, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Vaksin

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: WE

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47