Inflasi Oktober Dipicu Harga Cabai, Minyak Goreng, hingga Emas

Inflasi Oktober Dipicu Harga Cabai, Minyak Goreng, hingga Emas Foto: Sufri Yuliardi

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, indeks harga konsumen sepanjang bulan lalu naik atau mengalami inflasi. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan bahwa kenaikan harga cabai merah, bawang merah, dan minyak goreng menjadi pemicu inflasi pada Oktober 2020 sebesar 0,07%.

Suhariyanto menjelaskan, kenaikan harga cabai merah dan bawang merah masing-masing memberikan andil inflasi sebesar 0,09% dan 0,02% kepada kelompok bahan makanan pada Oktober.

Baca Juga: Momentum Deflasi Terhenti, Oktober Inflasi 0,07%

"Sementara, komoditas yang dominan memberikan andil sumbangan deflasi adalah telur ayam ras sebesar 0,02%; daging ayam ras, tomat, apel, dan pepaya masing-masing sebesar 0,01%," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11/2020).

Selain itu, kenaikan harga nasi dengan lauk ikut memberikan andil inflasi sebesar 0,01% pada kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran. Kenaikan emas juga ikut memberikan andil terhadap inflasi untuk kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,01%.

Dengan tingkat inflasi pada Oktober tercatat sebesar 0,07%, laju inflasi tahun kalender tercatat sebesar 0,95%, sedangkan inflasi tahun ke tahun (Oktober 2020-Oktober 2019) sebesar 1,44%.

Suhariyanto mengungkapkan bahwa dari 90 kota IHK, 24 kota mengalami deflasi dan 66 kota mengalami inflasi. Untuk inflasi tertinggi terjadi di Sibolga sebesar 1,04% dan terendah terjadi di DKI Jakarta, Cirebon, Bekasi, dan Jember masing-masing sebesar 0,01%.

"Sementara, deflasi tertinggi terjadi di Manokwari sebesar -1,81% dan terendah terjadi di Surabaya sebesar -0,02%," pungkasnya.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini