Ajak Masyarakat Aktif Bergerak, Salonpas Gelar Virtual Ride 2020

Ajak Masyarakat Aktif Bergerak, Salonpas Gelar Virtual Ride 2020 Kredit Foto: Dok. Salonpas

Peserta Salonpas Sport Virtual Ride wajib menyelesaikan ride dengan jarak 100 km sesuai dengan kategori yang telah dipilih untuk bisa mendapatkan Finsiher Medals. Namun, kategorinya  beragam. Dapat dipilih dan disesuaikan dengan kemampuan serta batasan masing-masing peserta.

Ada kategori Fun, yang mengharuskan peserta menyelesaikan perjalanan berjarak 100 km dalam 9 aktivitas bersepeda (8 kali bersepeda 10 km, dan 1 kali bersepeda 20 km). Lalu kategori Move, untuk perjalanan berjarak 100 km dalam 6 aktivitas bersepeda (5 kali bersepeda 15 km, dan 1 kali bersepeda 25 km). Kategori terakhir adalah Unstoppable, jarak total 100 km yang ditempuh dalam  2 kali  bersepeda 30 km dan sekali bersepeda dalam jarak 40 km.

Dan bagi peserta yang akan melakukannya di dalam rumah, mereka dapat menggunakan smart trainer yang terhubung dengan beragam aplikasi olahraga seperti Garmin, Suunto, Polar, RunKeeper, MapMyRun, Ride, Walk maupun UnderArmour.

Sophia Hage, SpKO, yang terkenal sebagai dokter kesehatan olahraga mengungkapkan, dari sisi kesehatan olahraga, konsep multi kategori dalam kegiatan bersepeda ini memang sudah sangat tepat. Terlebih ketika para pesertanya terbuka dari berbagai usia dan kemampuan. Intinya, kenali kemampuan diri untuk meminimalisir cedera. 

Langkah pertama inilah yang dapat dilakukan para peserta Salonpas Sport Virtual Ride dalam pemilihan kategori riding. Pilihlah kategori yang sesuai dengan kemampuan kita. Jangan lupa, set up sepeda yang baik, melakukan teknik bersepeda yang benar, jaga fleksibilitas dan mobiliitas sendi dan alat gerak, serta tahu kapan harus istirahat. 

“Kita harus melatih diri kita dengan bijaksana, bukan melatih diri dengan keras dan sekencang-kencangnya, karena justru akan memicu terjadinya cedera,” papar Sophia. 

Sementara, Vidi Aldiano, penyanyi papan atas negeri ini yang mulai aktif bersepeda berpendapat, dalam bersepeda. Menurutnya karena rutin bersepeda, skill dan stamina lama-lama terlatih juga. Jadi tidak ada kata tidak mungkin bagi siapapun yang ingin bersepeda, yang penting sering latihan. 

“Yang penting tujuannya sehat, terus bisa dapat medali!” ujarnya penuh semangat.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Tampilkan Semua
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini