Portal Berita Ekonomi Kamis, 03 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:19 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,74% pada level 26.728.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,76% pada level 2.696.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,03% pada level 26.809.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,21% pada level 3.442.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,28% pada level 2.818.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.466.
  • 16:16 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 6,5590 CNY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,11% terhadap Dollar AS pada level 14.140 IDR/USD.

Jaga Roda Perekonomian, PLN Sajikan Keandalan Listrik bagi Industri

Jaga Roda Perekonomian, PLN Sajikan Keandalan Listrik bagi Industri
WE Online, Jakarta -

PLN sambut baik pertumbuhan industri melalui penyediaan keandalan listrik. Sajikan layanan khusus, PLN jalin kesepakatan dengan PT Biomasa Jaya Abadi.

Melalui agenda penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) yang diselenggarakan secara virtual (6/11/2020), PLN resmi menggandeng perusahaan yang bergerak dalam industri pabrik pelet kayu (wood pellet) yang berlokasi di Provinsi Gorontalo tersebut.

Group Director PT Biomasa Jaya Abadi, Budianto Purwahjo mengucapakan rasa terimakasih terhadap PLN yang sangat supportif dan kooperatif dalam menyediakan layanan tenaga listrik.

"Merupakan pencapaian bagi kami, karena telah disepakati kerjasama yang baik dan berkelanjutan, PLN akan memasok listrik pada pabrik kami di Gorontalo," kata Budianto, Minggu, (8/11/2020).

Baca Juga: PLN Target Uji Coba Cofiring Biomassa Capai 37 PLTU Tahun Ini

Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PLN, Syamsul Huda mengatakan, cadangan daya listrik sebesar 210,5 MW Mega Watt (MW) pada sistem kelistrikan Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) dapat semakin dioptimalkan untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat dan industri, kali ini terhadap pabrik PT Biomasa Abadi.

"PLN selalu mengupayakan keandalan listrik bagi industri, sehingga roda perekonomian nasional dapat terus bergerak dan berlari meski dalam masa pandemi," kata Syamsul dalam keterangan pers, (8/11/2020).

Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Sulawesi Tengah, Utara dan Gorontalo (UIW SUTG), Leo Basuki mengatakan, PLN siap menyalurkan tenaga listrik dengan total daya tersambung 32.500.000 Volt Ampere (VA) atau 32,5 Mega Volt Ampere (MVA) kepada pabrik PT Biomasa Jaya Abadi di Gorontalo dengan tingkat Layanan Khusus Industri (I-4) yang berbeda dari layanan standar.

"Layanan khusus tersebut meliputi konfigurasi jaringan khusus yang meningkatkan keandalan pasokan untuk membantu kelancaran bisnis dan produksi bagi para pelanggan industri atau bisnis," kata Leo, Minggu, (8/11/2020).

Leo mengatakan, saat ini sistem kelistrikan Sulutgo memiliki daya mampu sebesar 607,2 MW dengan beban puncak sebesar 396,7 MW. Oleh karena itu, PLN sangat siap menopang kebutuhan listrik bagi industri lainnya di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, mengingat masih tersedia cadangan daya sebesar 210,5 MW.

Baca Juga

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN)

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Fajar Sulaiman

Kredit Foto: PLN

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.93 3,761.03
British Pound GBP 1.00 19,050.85 18,858.47
China Yuan CNY 1.00 2,171.50 2,149.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,247.89 14,106.12
Dolar Australia AUD 1.00 10,556.26 10,449.81
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,837.99 1,819.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,649.44 10,539.54
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,262.74 17,089.56
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,498.13 3,459.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,638.26 13,501.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5822.942 8.955 705
2 Agriculture 1382.205 50.811 24
3 Mining 1746.787 22.472 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.323 -1.116 80
5 Miscellanous Industry 1008.199 -13.656 53
6 Consumer Goods 1877.536 -11.029 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.659 0.493 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 968.238 -1.335 79
9 Finance 1314.749 8.115 93
10 Trade & Service 703.520 -1.339 174
No Code Prev Close Change %
1 POLA 56 75 19 33.93
2 HKMU 84 109 25 29.76
3 WOWS 63 79 16 25.40
4 ABMM 850 1,045 195 22.94
5 BUMI 59 71 12 20.34
6 BAYU 1,020 1,200 180 17.65
7 SSMS 780 915 135 17.31
8 FIRE 700 820 120 17.14
9 MBTO 86 100 14 16.28
10 AISA 298 344 46 15.44
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 200 186 -14 -7.00
2 MPRO 1,730 1,610 -120 -6.94
3 TRIM 116 108 -8 -6.90
4 SINI 378 352 -26 -6.88
5 HITS 500 466 -34 -6.80
6 KIOS 148 138 -10 -6.76
7 INDR 3,120 2,910 -210 -6.73
8 DMAS 268 250 -18 -6.72
9 VICO 90 84 -6 -6.67
10 VRNA 105 98 -7 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 109 108 -1 -0.92
2 ANTM 1,245 1,255 10 0.80
3 AGRO 605 660 55 9.09
4 TINS 1,135 1,225 90 7.93
5 GIAA 416 436 20 4.81
6 WSBP 228 242 14 6.14
7 BBRI 4,300 4,400 100 2.33
8 WSKT 1,135 1,165 30 2.64
9 HKMU 84 109 25 29.76
10 HMSP 1,655 1,665 10 0.60