Portal Berita Ekonomi Rabu, 02 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,86% pada level 26.567.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,66% pada level 2.634.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,34% pada level 26.787.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,77% pada level 3.451.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,14% pada level 2.809.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,46% pada level 6.357.
  • 16:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,5700 CNY/USD.
  • 15:59 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.130 IDR/USD.

Awas! Trump Masih Punya 75 Hari Kekuasaan Tanpa Batas, Mungkin Bisa Balas Dendam

Awas! Trump Masih Punya 75 Hari Kekuasaan Tanpa Batas, Mungkin Bisa Balas Dendam
WE Online, Washington -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kini seperti menghitung hari untuk lengser dari Gedung Putih setelah kalah dari rivalnya, Joe Biden, dalam pemilihan presiden (pilpres) 2020. Banyak orang Amerika mencap nasib politisi Partai Republik ini seperti "lame duck (bebek lumpuh)".

Namun, label "bebek lumpuh" itu ditepis media-media Amerika dengan analisa mereka. Meski segera lengser, Trump masih memiliki 75 hari dengan kekuasaan tanpa batas. Kesempatan itu bisa saja dia manfaatkan untuk membalas dendam atau memberi penghargaan kepada para pendukungnya di hari-hari terakhirnya di kantor.

Baca Juga: Menantu dan Ibu Negara Mulai Rayu Trump Terima Kekalahan

Alih-alih menjadi "bebek lumpuh", presiden yang kalah pilpres ini masih leluasa untuk melakukan tindakan yang berbahaya bagi musuh-musuh AS. Menurut analisa axios.com, setelah kalah pilpres, tidak ada kendala pada kekuasaan presiden biasa antara pemilu dan pelantikan. 

Dia akan memiliki kekuatan yang hampir tak terbatas untuk memberi penghargaan kepada teman-temannya, menyelesaikan skor dengan sekutunya selama hari-hari terakhirnya di kantor.

The Washington Post menulis; "Amerika Serikat kini ini dalam bahaya yang belum pernah terjadi sebelumnya dari seorang eksekutif yang marah dan tidak tertekan yang akan menjabat hingga 20 Januari, hari pelantikan Joe Biden."

"Trump dapat melakukan kerusakan yang tak terhitung dengan tindakan di hari terakhir, mulai dari memecat pejabat senior yang cakap di komunitas intelijen dan keamanan nasional hingga memberikan pengampunan kepada rekan-rekan kriminalnya," lanjut The Washington Post, yang dikutip Senin (9/11/2020).

Selain memberikan grasi, yang Trump tunjukkan pada Februari lalu, dia dapat mempercepat legislasi, dan mengubah pekerjaan politiknya menjadi posisi permanen di pemerintahan baru.

Mantan Presiden Barack Obama mengisi banyak jabatan federal dengan orang-orang yang akan terus bertugas setelah dia meninggalkan jabatannya.

Saat Trump bersusah payah atas kekalahannya dan meluncurkan gugatan hukum atas kemenangan Joe Biden, Trump dapat memilih untuk menjalankan pendirian terakhirnya sebagai panglima tertinggi Amerika.

Ini bisa menjadi bencana bagi keamanan global, jika melibatkan penarikan pasukan dan diplomat Amerika di wilayah sensitif. 

Pada bulan Oktober, Trump men-tweet bahwa dia akan membawa 4.500 tentara di Afghanistan pulang untuk merayakan Natal.

Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengancam akan menutup kedutaan AS di Irak setelah pemboman roket berulang kali, yang menurutnya, oleh Iran.

Penarikan pejabat militer senior secara diam-diam, yang telah memberikan pengaruh yang menstabilkan di banyak negara Afrika, sedang berlangsung.

Menurut The Washington Post, penarikan pasukan AS dari Afghanistan bisa menyebabkan kemungkinan kembalinya Taliban dan perang saudara di negara itu. 

Trump kemungkinan berusaha untuk membagikan bantuan, seperti yang dilakukan presiden pendahulunya ketika keluar dari Gedung Putih dan selama periode transisi yang tidak menentu.

Secara internasional, dia mungkin menyerah pada pendekatan dari sekutunya; Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, atas pencaplokan wilayah permukiman Tepi Barat Palestina.

The Washington Post menyatakan teman Trump lainnya, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman dapat mencari bantuan, yang selama ini ditentang Kongres AS.

China juga dapat memanfaatkan masa transisi dan bergerak di wilayah yang disengketakan, yakni Taiwan.

Sejauh bantuan mengalir, Trump telah menunjukkan selera untuk menyelamatkan orang dari catatan kriminal atau membebaskan mereka dari penjara dan dia bukan presiden pertama yang melakukannya.

Barack Obama, saat menjabat, memecahkan rekor dalam mengeluarkan grasi.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Pilpres AS, Donald Trump, Mike Pence

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Antara/REUTERS/Tom Brenner

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,799.20 3,761.09
British Pound GBP 1.00 19,030.82 18,834.40
China Yuan CNY 1.00 2,164.93 2,142.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,248.89 14,107.11
Dolar Australia AUD 1.00 10,485.76 10,378.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.02 1,819.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,643.83 10,533.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,034.55 16,863.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,494.09 3,455.08
Yen Jepang JPY 100.00 13,654.90 13,517.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5724.742 112.327 705
2 Agriculture 1326.214 9.156 24
3 Mining 1679.701 5.613 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.685 27.399 80
5 Miscellanous Industry 995.700 37.425 53
6 Consumer Goods 1858.130 18.754 60
7 Cons., Property & Real Estate 377.178 4.780 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 949.413 4.405 79
9 Finance 1294.773 35.602 93
10 Trade & Service 692.491 11.382 174
No Code Prev Close Change %
1 GMFI 98 128 30 30.61
2 FIRE 448 560 112 25.00
3 UNIT 153 190 37 24.18
4 TGRA 109 133 24 22.02
5 BIKA 162 196 34 20.99
6 PORT 406 482 76 18.72
7 LMSH 310 368 58 18.71
8 TOBA 494 580 86 17.41
9 SSMS 690 780 90 13.04
10 AGRO 540 610 70 12.96
No Code Prev Close Change %
1 SKLT 1,725 1,605 -120 -6.96
2 YPAS 462 430 -32 -6.93
3 TFAS 160 149 -11 -6.88
4 IBST 8,000 7,450 -550 -6.88
5 TEBE 660 615 -45 -6.82
6 YULE 352 328 -24 -6.82
7 KONI 470 438 -32 -6.81
8 DADA 59 55 -4 -6.78
9 HRME 59 55 -4 -6.78
10 SOTS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 GIAA 378 410 32 8.47
2 TLKM 3,230 3,240 10 0.31
3 BBRI 4,090 4,240 150 3.67
4 DOID 410 412 2 0.49
5 PPRO 92 100 8 8.70
6 PGAS 1,390 1,390 0 0.00
7 BBNI 6,000 6,250 250 4.17
8 AGRO 540 610 70 12.96
9 BRIS 1,430 1,455 25 1.75
10 ANTM 1,145 1,155 10 0.87