Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:13 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,42 USD/barel.
  • 21:13 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 48,37 USD/barel.
  • 21:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Euro pada level 1,1909 USD/EUR.
  • 21:12 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Poundsterling pada level 1,3345 USD/GBP.
  • 21:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yen pada level 104,41 JPY/USD.
  • 21:10 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.813 USD/troy ounce.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,31% pada level 26.669.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,62% pada level 2.601.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,50% pada level 26.296.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,19% pada level 3.362.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,94% pada level 2.864.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,45% pada level 6.460.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Yuan pada level 6,5802 CNY/USD.
  • 16:01 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,08% terhadap Dollar AS pada level 14.144 IDR/USD.

Joe Biden Menang: Bagai Angin Segar bagi Industri Teknologi China, Karena ....

Joe Biden Menang: Bagai Angin Segar bagi Industri Teknologi China, Karena ....
WE Online, Jakarta -

Kemenangan Joe Biden bagai angin segar bagi industri teknologi China, salah satu sektor yang selalu menjadi bulan-bulanan Presiden Amerika Serikat (AS) periode 2016-2020, Donald Trump.

Bahkan, para eksekutif dan analis industri teknologi China berharap Joe Biden dapat menciptakan hubungan yang lebih konstruktif, sebagaimana informasi yang Warta Ekonomi kutip dari Reuters, Senin (9/11/2020).

"Ketika Biden menjabat, perusahaan teknologi di China mungkin merasa lega," ujar Direktur Konsorsium Internet dan Masyarakat di Universitas Komunikasi Zhejiang, Fang Xingdong.

Baca Juga: Samsung Mau Rilis Galaxy S21 Lebih Cepat, Guna Rebut Pangsa Pasar Pesaing?

Baca Juga: Kisah di Balik Startup, Grammarly: Asisten Virtual Pengoreksi Grammar, Punya 30 Juta DAU Loh

Masa kepemimpinan Trump telah mengajarkan pentingnya kemandirian bagi industri teknologi Negeri Tirai Bambu. Karena itulah, rencana China untuk mengembangkan kemampuan teknologi domestiknya tak berubah.

Xingdong berujar, "setidaknya, AS seharusnya kembali mengadvokasi keterbukaan, menghormati kembali persaingan yang adil, dan mengadvokasi inovasi. Akan tetapi, persaingan di bidang teknologi tinggi tidak akan berakhir. China dan AS akan bersaing dengan kemampuan masing-masing pada dekade berikutnya."

Sekadar informasi, akibat kebijakan dari pemerintahan Trump, sejumlah perusahaan China kehilangan pemasok teknologi dari AS--khususnya, ByteDance dan Huawei.

Analis Jefferies mengatakan, di bawah kepemimpinan Biden, potensi pelarangan penjualan ke China akan menurun. Sebab, ia akan berfokus pada masalah domestik.

Akan tetapi, banyak eksekutif yang menilai tindakan Trump berhasil mengekspos rentannya industri teknologi China. Oleh karena itu, mereka menyebut, kebijakan pembatasan dari Trump dapat menjadi prioritas kebijakan untuk negara.

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), Joe Biden, Amerika Serikat (AS)

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: FoxNews

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,797.09 3,758.81
British Pound GBP 1.00 19,025.86 18,835.14
China Yuan CNY 1.00 2,163.81 2,142.22
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,239.85 14,098.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,476.26 10,370.61
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,837.04 1,818.74
Dolar Singapura SGD 1.00 10,614.87 10,505.34
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,949.69 16,775.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,484.18 3,446.98
Yen Jepang JPY 100.00 13,621.44 13,482.03
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5679.247 -21.782 705
2 Agriculture 1232.374 -11.252 24
3 Mining 1604.369 4.003 47
4 Basic Industry and Chemicals 871.270 -4.093 80
5 Miscellanous Industry 993.070 -28.972 53
6 Consumer Goods 1857.912 -21.429 60
7 Cons., Property & Real Estate 362.960 -1.422 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 955.722 -15.192 79
9 Finance 1297.348 2.322 93
10 Trade & Service 683.685 7.867 174
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 57 72 15 26.32
2 IMAS 940 1,175 235 25.00
3 BKSL 50 60 10 20.00
4 JSKY 224 268 44 19.64
5 YULE 318 380 62 19.50
6 HRME 58 69 11 18.97
7 IMJS 304 360 56 18.42
8 GGRP 400 470 70 17.50
9 DADA 60 70 10 16.67
10 ENRG 75 87 12 16.00
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 200 186 -14 -7.00
2 KONI 430 400 -30 -6.98
3 YPAS 382 356 -26 -6.81
4 INCF 74 69 -5 -6.76
5 TIFA 474 442 -32 -6.75
6 PAMG 119 111 -8 -6.72
7 KOTA 210 196 -14 -6.67
8 ALKA 270 252 -18 -6.67
9 DAYA 426 398 -28 -6.57
10 LRNA 168 157 -11 -6.55
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 94 102 8 8.51
2 BBCA 32,825 32,050 -775 -2.36
3 BBRI 4,200 4,320 120 2.86
4 BKSL 50 60 10 20.00
5 TLKM 3,350 3,280 -70 -2.09
6 BUMI 57 72 15 26.32
7 SMBR 985 985 0 0.00
8 ASII 5,800 5,550 -250 -4.31
9 TOWR 1,045 1,045 0 0.00
10 BBNI 5,950 6,050 100 1.68