Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,39% pada level 26.588.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,58% pada level 2.617.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,50% pada level 26.165.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,34% pada level 3.402.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,15% pada level 2.881.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,62% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yuan pada level 6,5756 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.155 IDR/USD.

Awas, Taiwan Ragu-ragu AS di Bawah Biden Mau Keras ke China

Awas, Taiwan Ragu-ragu AS di Bawah Biden Mau Keras ke China
WE Online, Washington -

Kekalahan Donald Trump di Pemilihan Presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) membuat Parlemen Taiwan menyangsikan keberlanjutan dukungan negeri adidaya itu dalam melawan China.

Selama Trump memimpin AS, Taiwan memang mendapatkan dukungan yang kuat dari AS. Namun, Pemerintah Taiwan berusaha meyakinkan parlemen, bahwa Presiden terpilihnya Joe Biden bakal melanjutkan dukungannya pada negara pulau yang diklaim China itu.

Baca Juga: Terungkap, Nasib Karier Ivanka Trump Usai Ayahnya Kalah Pilpres

Kemarin, beberapa legislator menggambarkan Biden sebagai sosok yang “ramah” kepada China. Sebagian politikus lainnya mengingatkan kembali penentangan Biden terhadap rancangan Undang-Undang (RUU) yang dibuat, untuk memperkuat keamanan Taiwan pada 1999.

“Kekhawatiran terbesar kami adalah apakah pemerintahan Biden dapat menyesuaikan ke- bijakannya,” kata legislator dari Partai Progresif Demokratik yang berkuasa, Huang Shih Chieh, kutip Reuters.

Merespons pertanyaan itu, Kepala Dewan Taiwan untuk Urusan China Daratan, Chen Ming Tong, berulang kali meyakinkan anggota parlemen, bahwa perubahan mendasar dalam dukungan AS untuk Taiwan tidak mungkin terjadi.

“Tidak perlu khawatir tentang perubahan di Gedung Putih. Meskipun mungkin ada bebera- pa perubahan dalam taktik Biden terhadap China, tidak akan ada perubahan dalam strategi China,” ujarnya meyakinkan.

Chen mencatat, di masa kepemimpinan Presiden Barack Obama yang ketika itu Biden menjadi wakil presidennya, AS mendorong terbentuknya “Poros Asia” untuk menentang kebangkitan China.

Biden, kata dia, tidak mungkin menentang struktur geopolitik saat ini dari kebuntuan AS- China.

“Melihat komentarnya (Biden) dan dukungan untuk Taiwan di masa lalu, kami dapat mempercayai, dia untuk terus memperkuat hubungan Taiwan dan AS,” ucapnya.

Chen mengatakan, meski Biden secara umum dipandang ramah terhadap China, politikus gaek mantan Wapres AS dua periode itu juga melontarkan banyak kritik tentang China. “Beberapa orang hanya melihat satu sisi cerita dan mengabaikan sisi lain,” tuturnya.

Ketegangan antara Taiwan dan China meningkat secara dramatis sejak Trump menjabat Presiden AS, sejak empat tahun lalu. China pertama kali murka gara-gara adanya komunikasi via telepon antara Trump dan Presiden Taiwan, Tsai Ing Wen, tak lama setelah politikus Partai Republik itu memenangkan Pemilu AS 2016.

Percakapan antara pemimpin kedua negara itu belum pernah terjadi sejak AS menjalin hubungan formal dengan Taiwan pada 1979. Kemarahan China semakin bertambah, setelah adanya peningkatan penjualan senjata AS ke Taiwan. Juga kunjungan dua pejabat tinggi AS ke Taipei dalam beberapa bulan terakhir.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Joe Biden, Kamala Harris, China (Tiongkok), Taiwan

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Wikimedia Commons/Tyg728

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,804.02 3,766.07
British Pound GBP 1.00 19,013.60 18,818.76
China Yuan CNY 1.00 2,167.61 2,145.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,266.98 14,125.02
Dolar Australia AUD 1.00 10,432.02 10,325.39
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,840.50 1,822.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,620.84 10,512.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,899.24 16,725.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,488.26 3,449.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,646.08 13,509.01
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5701.029 48.265 705
2 Agriculture 1243.626 1.307 24
3 Mining 1600.366 -4.672 47
4 Basic Industry and Chemicals 875.363 12.303 80
5 Miscellanous Industry 1022.042 2.778 53
6 Consumer Goods 1879.341 12.169 60
7 Cons., Property & Real Estate 364.382 5.701 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 970.914 11.627 79
9 Finance 1295.026 9.285 93
10 Trade & Service 675.818 9.092 174
No Code Prev Close Change %
1 PANR 124 167 43 34.68
2 PPRO 70 94 24 34.29
3 TIFA 380 474 94 24.74
4 MLPL 54 67 13 24.07
5 SMBR 795 985 190 23.90
6 LRNA 138 168 30 21.74
7 ALMI 238 282 44 18.49
8 LMSH 298 348 50 16.78
9 ELSA 266 306 40 15.04
10 LPCK 1,250 1,430 180 14.40
No Code Prev Close Change %
1 PORT 490 456 -34 -6.94
2 AIMS 145 135 -10 -6.90
3 BALI 1,090 1,015 -75 -6.88
4 IFSH 380 354 -26 -6.84
5 POLU 815 760 -55 -6.75
6 JSPT 965 900 -65 -6.74
7 DPUM 60 56 -4 -6.67
8 RELI 332 310 -22 -6.63
9 EPAC 197 184 -13 -6.60
10 DAYA 456 426 -30 -6.58
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 70 94 24 34.29
2 FREN 70 74 4 5.71
3 SMBR 795 985 190 23.90
4 BBRI 4,080 4,200 120 2.94
5 TOWR 1,070 1,045 -25 -2.34
6 KBAG 60 57 -3 -5.00
7 KRAS 436 444 8 1.83
8 TLKM 3,320 3,350 30 0.90
9 WSBP 216 224 8 3.70
10 AISA 270 294 24 8.89