Portal Berita Ekonomi Jum'at, 04 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:19 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,74% pada level 26.728.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,76% pada level 2.696.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,03% pada level 26.809.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,21% pada level 3.442.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,28% pada level 2.818.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.466.
  • 16:16 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 6,5590 CNY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,11% terhadap Dollar AS pada level 14.140 IDR/USD.

Pertamina Targetkan 450 UMKM Naik Kelas Lewat UMKM Academy

Pertamina Targetkan 450 UMKM Naik Kelas Lewat UMKM Academy
WE Online, Jakarta -

Menjelang HUT ke-63 Pertamina, sekaligus hari pahlawan, PT Pertamina (Persero) melalui program Kemitraan menggelar kick off program Pertamina UMKM Academy: Fast Track.

Acara ini digelar untuk mendorong para pahlawan ekonomi atau UMKM mitra binaan Pertamina naik kelas. Ditargetkan sebanyak 450 mitra binaan akan naik kelas setelah mengikuti acara yang diadakan hingga 15 Desember tersebut.

Baca Juga: Jelang HUT ke-63, Pertamina Resmikan Tiga BBM Satu Harga pada Hari Pahlawan

Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, mengatakan bahwa program UMKM Academy merupakan program akselerasi bagi UMKM agar naik kelas. Maksud naik kelas di sini adalah telah memenuhi sejumlah kriteria untuk perkembangan produksi dan pemasaran dari UMKM tersebut.

Kriteria tersebut di antaranya, adanya peningkatan jumlah pegawai, peningkatan nilai pinjaman, peningkatan kapasitas produksi, peningkatan omzet, pelibatan masyarakat sekitar untuk menghasilkan produk, pemasaran produk di luar kota/negeri, memperoleh sertifikat nasional/internasional.

"Parameter UMKM naik kelas adalah telah memenuhi minimal satu dari kriteria tersebut," kata Fajriyah dalam keterangan pers, Selasa (10/11/2020).

Untuk mekanisme kegiatan, terlebih dahulu dilakukan kurasi dan verifikasi pada mitra binaan (MB). Kurasi dilakukan untuk MB dengan masa pinjaman minimal 1 tahun dengan kolektibilitas lancar. Setelah itu, terpilih 450 MB dan diverifikasi berdasarkan kemauan ikut serta program, kondisi usaha, dan penggunaan teknologi guna menunjang usaha.

Setelah terverifikasi, para mitra binaan akan dikelompokkan berdasarkan kelas hasil verifikasi, yakni Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Dengan jumlah peserta Pertamina UMKM Academy: Fast Track naik kelas sebanyak 75 MB Go Modern, 150 MB Go Digital, 125 Go Online, dan 100 MB Go Global.

"Dengan kerja sama dari semua pihak, kami optimistis target tersebut dapat tercapai," kata Fajriyah.

Fajriyah menuturkan, program ini akan diberikan kepada mitra binaan yang benar-benar sudah siap mengisi pasar nasional dan atau dunia melalui kegiatan ekspor. Secara garis besar, peserta akan diberi pelatihan pembuatan website, listing di situs e-commerce, pelatihan marketing dan motivasi agar bisa tumbuh dan menginspirasi UMKM lainnya. Lalu, ada pelatihan implementasi aplikasi digital, sosial media, dan otomatisasi produk.

Kemudian, secara lebih spesifik, Pertamina akan mengelompokkan kurikulum untuk masing-masing kelas sesuai roadmap pembinaan. Sebagai contoh, dalam kelompok Go Modern akan ada kurikulum Pelatihan Kemasan, Branding, dan Standarisasi Produk. Atau pada kelompok Go Global terdapat kurikulum Fast Track Pengenalan Ekspor UKM.

"Inti dari tujuan program ini adalah untuk menjadikan UMKM mitra binaan mengalami perubahan kondisi yang lebih baik, dari sebelum mengikuti program dan pascamengikuti program. Tentunya dengan dibuktikannya pencatatan laporan oleh pendamping. Jika tercapai, UMKM tersebut dapat dikatakan sudah naik kelas," tuturnya.

Hadir dalam kick off program Pertamina UMKM Academy pada Selasa (10/11) yakni Tajudin Noor, Corporate Secretary PT Pertamina (Persero); VP Corporate Communication of PT Pertamina (Persero) Fajriyah Usman; Chairman ICSB Indonesia sekaligus Founder & Chairman MarkPlus, Inc Hermawan Kartajaya; dan pihak dari ID SEED.

Dengan naik kelasnya UMKM, diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian ekonomi dan penyediaan lapangan pekerjaan. "Ini sebagai implementasi Goal 8 Sustainable Development Goals (SDGs). Diharapkan dapat membantu masyarakat mendapat pekerjaan yang layak dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional," kata Fajriyah.

Sementara itu, Chairman ICSB Indonesia sekaligus Founder & Chairman MarkPlus, Inc. Hermawan Kartajaya mengatakan, pihaknya cukup bangga menjadi bagian pengembangan UMKM Indonesia menuju pasar internasional. "Digitalisasi yang dilakukan UMKM harus dilakukan secara OMNI, artinya online, offline, dan humanity yang berkesinambungan," katanya.

Selain itu, dalam paparannya, Hermawan menyampaikan bahwa kondisi krisis yang terjadi seperti saat ini harus jadi momentum kebangkitan. Bersama Pertamina, Hermawan yakin UMKM bisa didorong keluar dari krisis ini dan bangkit kembali sehingga bisa kembali menjadi salah satu aset pemerintah dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

"Pemulihan ekonomi tidak boleh lebih dari dua tahun. Untuk itu, perlu ada semangat entrepreneur yang dibarengi dengan semangat marketing agar UMKM saling bersaing untuk mengembangkan bisnisnya," kata Hermawan.

Baca Juga

Tag: PT Pertamina (Persero), Corporate Social Responsibility (CSR), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Kredit Foto: Pertamina

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.93 3,761.03
British Pound GBP 1.00 19,050.85 18,858.47
China Yuan CNY 1.00 2,171.50 2,149.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,247.89 14,106.12
Dolar Australia AUD 1.00 10,556.26 10,449.81
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,837.99 1,819.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,649.44 10,539.54
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,262.74 17,089.56
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,498.13 3,459.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,638.26 13,501.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5822.942 8.955 705
2 Agriculture 1382.205 50.811 24
3 Mining 1746.787 22.472 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.323 -1.116 80
5 Miscellanous Industry 1008.199 -13.656 53
6 Consumer Goods 1877.536 -11.029 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.659 0.493 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 968.238 -1.335 79
9 Finance 1314.749 8.115 93
10 Trade & Service 703.520 -1.339 174
No Code Prev Close Change %
1 POLA 56 75 19 33.93
2 HKMU 84 109 25 29.76
3 WOWS 63 79 16 25.40
4 ABMM 850 1,045 195 22.94
5 BUMI 59 71 12 20.34
6 BAYU 1,020 1,200 180 17.65
7 SSMS 780 915 135 17.31
8 FIRE 700 820 120 17.14
9 MBTO 86 100 14 16.28
10 AISA 298 344 46 15.44
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 200 186 -14 -7.00
2 MPRO 1,730 1,610 -120 -6.94
3 TRIM 116 108 -8 -6.90
4 SINI 378 352 -26 -6.88
5 HITS 500 466 -34 -6.80
6 KIOS 148 138 -10 -6.76
7 INDR 3,120 2,910 -210 -6.73
8 DMAS 268 250 -18 -6.72
9 VICO 90 84 -6 -6.67
10 VRNA 105 98 -7 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 109 108 -1 -0.92
2 ANTM 1,245 1,255 10 0.80
3 AGRO 605 660 55 9.09
4 TINS 1,135 1,225 90 7.93
5 GIAA 416 436 20 4.81
6 WSBP 228 242 14 6.14
7 BBRI 4,300 4,400 100 2.33
8 WSKT 1,135 1,165 30 2.64
9 HKMU 84 109 25 29.76
10 HMSP 1,655 1,665 10 0.60