Portal Berita Ekonomi Rabu, 25 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,39% pada level 26.588.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,58% pada level 2.617.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,50% pada level 26.165.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,34% pada level 3.402.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,15% pada level 2.881.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,62% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yuan pada level 6,5756 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.155 IDR/USD.

Kemelut Dugaan Penipuan Apartemen Cimanggis City: Korban Mau Minum Baygon

Kemelut Dugaan Penipuan Apartemen Cimanggis City: Korban Mau Minum Baygon
WE Online, Jakarta -

Terjadi lagi kasus dugaan penipuan pembelian unit apartemen. Kasus itu berawal sejak Mei 2017, PT Permata Sakti Mandiri (PSM) selaku pengembang apartemen yang kian gencar memasarkan apartment Cimanggis City dengan harga murah berlokasi di Depok kepada konsumen dan menawarkan timbal balik yang menggiurkan juga meyakinkan.

Berdasarkan informasi, Cimanggis City akan dibangun di lahan 1 hektare (ha) dengan lebih dari 40% lahan tersebut difungsikan untuk fasilitas dan kenyamanan penghuni. Proyek ini akan dibangun dua tower dengan luas bangunan sekitar 65.000 meter persegi (m2) dengan kapasitas 1.600 unit apartemen dan kios dengan dua pilihan tipe, yaitu tipe 21 (studio) dan tipe 36 (2 kamar).

Baca Juga: Samara Suites Jadi Apartemen Tersertifikasi Bangunan Hijau EDGE

Pada bulan Juni dan Juli tahun 2018, unit Cimanggis City ditawarkan masih dengan harga terjangkau mulai dari Rp299 jutaan. Harga ini sudah mengalami kenaikan cukup signifikan bila dibandingkan saat ditawarkan pertama kali pada tahun 2017 yaitu sekitar Rp200 jutaan untuk tipe studio.

Cimanggis City juga memberikan promo menarik untuk pembelian unitnya khusus Juni dan Juli 2018 berupa hadiah langsung perhiasan emas ditambah free biaya KPA Bank dengan beraneka ragam cara bayar yang dapat dicicil mulai dari Rp2,5 jutaan per bulan.

Salah satu syarat untuk mempercepat kepemilikan apartemen tentunya peran bank sangat dibutuhkan. Bank BTN bersinergi dengan Cimanggis City melaksanakan KPA massal di Marketing Gallery Cimanggis City pada hari Sabtu-Minggu, 2 dan 3 Juni 2018.

Pada bulan Mei 2018, penjualan unit apartemen ini sudah mencapai lebih dari 50% dari unit tower pertama dengan nilai penjualan lebih dari Rp100 miliar. PT Permata Sakti Mandi selaku pengembang menargetkan bisa menjual 70% dari unit apartemen ini dengan mencatatkan penjualan sekitar Rp200 miliar. Pembangunan proyek ini ditargetkan akan topping-off (tutup atap) pada April-Mei 2019.

Pembeli unit apartemen Cimanggis City, Karen Rasjid, mengatakan bahwa dirinya tertipu oleh informasi yang gencar disebarkan PT Permata Sakti Mandiri, terutama seputar pelaksanaan pembangunan apartemen Cimanggis City yang disebutnya sudah mulai dibangun sejak awal tahun 2018 dan akan selesai akhir tahun 2019. Nyatanya, tak ada sama sekali hingga saat ini.

"Harusnya apartemen sudah ada di akhir tahun 2019, sampe sekarang ternyata apartemennya tidak ada," kata Karen saat dihubungi Warta Ekonomi, Rabu (11/11/2020).

Karen menuturkan, dirinya beserta kuasa hukum dan bersama konsumen lainnya telah melaporkan kasus dugaan penipuan tersebut ke Polres Depok, Jumat (9/10/2020). Laporan itu terkait dengan dugaan penipuan perbankan dan perasuransian yang dilakukan oleh Bank BTN dan PT Asuransi Jasindo kepada Indrawati selaku konsumen Apartemen Cimanggis City yang dipromosikan pengembangan PT Permata Sakti Mandiri.

"Hal itu ditempuh lantaran hingga kini tidak jelasan serah terima pembangunan apartemen tersebut. Ada juga korban yang sudah melapor ke Polda cuma sampai sekarang masih tahap penyidik di Bareskrim," kata Karen, Rabu (11/11/2020).

Pengembang Cimanggis City, PT Permata Sakti Mandiri berencana merekayasa pailit terhadap perusahaannya sendiri dengan tujuan mengamankan kejahatan mereka, yakni menggelapkan ratusan miliar rupiah uang dari pemesan atau pembeli unit apartemen Cimanggis City, Depok, Jawa Barat.

"Daripada mereka memailit perusahaan, kita sebagai konsumen rugi nanti, bisa saja mereka cicil, dua sampai tiga kali, lalu mereka tidak bayar lagi. Sudah tidak percaya lagi soalnya janji manis aja mereka. Ini sudah kemelut begini, saya hampir mau minum Baygon," kata Karen.

Hingga tulisan ini diturunkan, tidak satu pun unit apartemen diserahkan kepada pembeli. Lebih parah lagi, hingga hari ini, tidak satu pun unit apartemen Cimanggis City selesai dibangun oleh PT Permata Sakti Mandiri. Bahkan, tanda-tanda proyek pembangunan apartemen pun tidak ditemukan di lokasi pembangunan.

"Marketing di Cimanggis sudah kabur semua, tinggal office boy, security, dan admin," tutur Karen.

Fakta ini berbeda total dengan informasi dan pemberitaan yang disebarluaskan PT Permata Sakti Mandiri yang menggembar-gemborkan seolah-olah proyek pembangunan apartemen sedang berlangsung.

Pada tanggal 2 Juni 2018, Direktur Utama PSM, Agus Susilo, mengatakan bahwa Cimanggis City telah mengalami kenaikan harga hingga 10% dari harga sebelumnya di bulan Juni 2018.

"Kenaikan harga adalah bagian dari optimisme kami selain juga melihat perkembangan dan kemungkinan kenaikan suku bunga BI yang terjadi. 2018, revenue bagus, target tercapai dan pembangunan on progress," kata Agus, Sabtu (2/6/2018).

Terkait kasus ini, redaksi Warta Ekonomi telah meminta klarifikasi kepada pihak pengembang apartemen Cimanggis City. Akan tetapi, pihak pengembang memutuskan untuk tidak memberi komentar.

Baca Juga

Tag: Apartemen, Cimanggis City, PT Permata Sakti Mandiri (PSM), PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Hukum

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,804.02 3,766.07
British Pound GBP 1.00 19,013.60 18,818.76
China Yuan CNY 1.00 2,167.61 2,145.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,266.98 14,125.02
Dolar Australia AUD 1.00 10,432.02 10,325.39
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,840.50 1,822.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,620.84 10,512.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,899.24 16,725.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,488.26 3,449.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,646.08 13,509.01
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5701.029 48.265 705
2 Agriculture 1243.626 1.307 24
3 Mining 1600.366 -4.672 47
4 Basic Industry and Chemicals 875.363 12.303 80
5 Miscellanous Industry 1022.042 2.778 53
6 Consumer Goods 1879.341 12.169 60
7 Cons., Property & Real Estate 364.382 5.701 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 970.914 11.627 79
9 Finance 1295.026 9.285 93
10 Trade & Service 675.818 9.092 174
No Code Prev Close Change %
1 PANR 124 167 43 34.68
2 PPRO 70 94 24 34.29
3 TIFA 380 474 94 24.74
4 MLPL 54 67 13 24.07
5 SMBR 795 985 190 23.90
6 LRNA 138 168 30 21.74
7 ALMI 238 282 44 18.49
8 LMSH 298 348 50 16.78
9 ELSA 266 306 40 15.04
10 LPCK 1,250 1,430 180 14.40
No Code Prev Close Change %
1 PORT 490 456 -34 -6.94
2 AIMS 145 135 -10 -6.90
3 BALI 1,090 1,015 -75 -6.88
4 IFSH 380 354 -26 -6.84
5 POLU 815 760 -55 -6.75
6 JSPT 965 900 -65 -6.74
7 DPUM 60 56 -4 -6.67
8 RELI 332 310 -22 -6.63
9 EPAC 197 184 -13 -6.60
10 DAYA 456 426 -30 -6.58
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 70 94 24 34.29
2 FREN 70 74 4 5.71
3 SMBR 795 985 190 23.90
4 BBRI 4,080 4,200 120 2.94
5 TOWR 1,070 1,045 -25 -2.34
6 KBAG 60 57 -3 -5.00
7 KRAS 436 444 8 1.83
8 TLKM 3,320 3,350 30 0.90
9 WSBP 216 224 8 3.70
10 AISA 270 294 24 8.89