Portal Berita Ekonomi Jum'at, 27 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,56% pada level 26.819.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,94% pada level 2.625.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,91% pada level 26.537.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,22% pada level 3.369.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,64% pada level 2.851.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,28% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 6,5769 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,31% terhadap Dollar AS pada level 14.100 IDR/USD.

Dengar Nih, Dubes Prancis di Indonesia Bilang Macron Gak Punya Niat Musuhi Islam

Dengar Nih, Dubes Prancis di Indonesia Bilang Macron Gak Punya Niat Musuhi Islam
WE Online, Jakarta -

Duta Besar (Dubes) Prancis untuk Indonesia Olivier Chambard mencoba meredam protes keras umat Muslim di Tanah Air terhadap pernyataan Presidennya, Emmanuel Macron yang dianggap menyudutkan Islam. Antara lain, dibeberkannya, asas Laicite, landasan negaranya untuk memperlakukan sama semua agama.

Soal perlakuan sama diberikan pemerintah Prancis kepala tabloid Charlie Hebdo saat mengkritik agama lain. Chambard menggelar pertemuan dengan sejumlah media di Kedubes Prancis di Jakarta, Senin (9/11/2020).

Baca Juga: Tegas! Janji Prancis yang Tak Akan Berhenti Perangi Islam Radikal

Chambard menyampaikan, pemboikotan terhadap produk Prancis memang berdampak buruk bagi negaranya. Tapi, hal itu juga merugikan perekonomian Indonesia. Kata dia, ada sekitar 50 ribu orang yang bekerja di perusahaan Prancis di Indonesia.

“Dan sudah pasti akan ada banyak orang yang terdampak jika aksi boikot terus dilakukan,” terangnya.

Tak hanya itu. Aksi boikot juga memberikan citra yang buruk bagi Indonesia dalam menarik investor. “Salah satu tugas saya adalah mengajak perusahaan Prancis berinvestasi di negara ini, berinvestasi jangka panjang,” tuturnya.

Dia mencatat, ada lebih dari 200 perusahaan Prancis yang beroperasi di Indonesia. Sebanyak 200 perusahaan itu terdiri dari berbagai ukuran. Dari yang skala kecil hingga raksasa. “Jika Anda bicara Danone, itu adalah perusahaan besar di Prancis, di dunia dengan 30 pabrik di Indonesia,” tuturnya.

Pada pertemuan ini, Chambard meluruskan sikap Presiden Macron yang dianggap menentang Islam. Menurut Dubes yang juga pernah ngepos di Jakarta pada 1997, negaranya tidak menentang Islam.

Sebagai penganut sekularisme, Prancis sangat melindungi semua agama. Terkait kontroversi penerbitan karikatur Nabi Muhammad SAW oleh tabloid Charlie Hebdo, Chambard menilai, terjadi kesalahpahaman.

Umat Muslim berpikir bahwa Prancis melawan Islam karena menganggap mendukung karikatur tersebut. “Jelas, ini bukanlah yang sebenarnya terjadi. Di Prancis ada enam juta warga Muslim yang hidup dengan damai. Tanpa masalah,” kata Chambard.

Dia mengatakan, di Prancis, kritisisme atau membuat lelucon tentang agama tidak dapat dikategorikan kasus penistaan agama. Tidak bisa dianggap sebagai tindak pidana. Apakah ini mengkritik Paus, Nabi Muhammad, atau rabi Yahudi. Bahkan agama mana pun. Dan, Tabloid Charlie Hebdo juga melakukan hal yang sama pada agama lain.

“Mereka melakukan hal yang sama pada agama lain. Termasuk pada pemerintah, bahkan pada orang-orang kaya,” terangnya.

Dia bilang, penuntutan bisa dilakukan jika terdapat pihak atau individu yang menyerukan untuk membunuh dan membenci. Chambard mengerti jika ada pihak yang terluka akibat pener- bitan karikatur Nabi Muhammad. Tapi hukum di Prancis tidak dapat menuntutnya. “Otoritas Prancis tidak pernah mendukung atau mengutuk hal itu,” tegasnya.

Chambard juga menerangkan tentang isu yang menyebut sekularisme Prancis menentang Islam. Dia menegaskan bahwa sekularisme Prancis bermula ketika tidak ada Islam di negaranya. Jadi, pandangan sekularisme Prancis menentang Islam adalah hal yang tidak masuk akal.

“Sekularisme telah terbentuk sejak Revolusi Prancis pada akhir abad ke-18,” imbuhnya.

Awalnya, lanjutnya, Prancis adalah negara penganut Katholisisme. Namun hal tersebut mempersulit agama lainnya. Jadi, dengan menganut sekularisme maka tiap orang bebas untuk memeluk agama apa saja. “Apakah itu Khatolik, Protestan, Islam, Hindu, Yahudi,” kata Chambard.

Dia mengeaskan,sebagai negara sekuler, Prancis tidak melarang praktik keagamaan tertentu. Misalnya, wanita Muslim diizinkan menggunakan hijab atau kerudung. Namun dalam hal pelayanan publik, simbol-simbol agama tidak diperkenankan.

Aparatur sipil tidak diperkenankan mengenakan simbol agama atau keyakinan tertentu. Jika wanita Muslim, maka tidak boleh menggunakan kerudung. Jika Yahudi tidak boleh menggunakan kipah.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Prancis, Emmanuel Macron, Islam, Muslim

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.34 3,748.56
British Pound GBP 1.00 19,013.25 18,821.25
China Yuan CNY 1.00 2,162.10 2,140.42
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,200.65 14,059.35
Dolar Australia AUD 1.00 10,454.52 10,347.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,832.11 1,813.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,610.96 10,499.10
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,932.86 16,762.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.55 3,442.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,612.59 13,470.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5759.916 80.669 705
2 Agriculture 1231.325 -1.049 24
3 Mining 1637.002 32.633 47
4 Basic Industry and Chemicals 895.382 24.112 80
5 Miscellanous Industry 1009.041 15.971 53
6 Consumer Goods 1874.319 16.407 60
7 Cons., Property & Real Estate 368.617 5.657 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 987.173 31.451 79
9 Finance 1307.148 9.800 93
10 Trade & Service 690.456 6.771 174
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 55 74 19 34.55
2 PNSE 790 980 190 24.05
3 KAYU 61 75 14 22.95
4 DAYA 398 488 90 22.61
5 ACST 230 282 52 22.61
6 VIVA 50 61 11 22.00
7 ALKA 252 306 54 21.43
8 TGRA 102 123 21 20.59
9 BCIP 55 66 11 20.00
10 SONA 5,400 6,325 925 17.13
No Code Prev Close Change %
1 FORU 100 93 -7 -7.00
2 EPAC 172 160 -12 -6.98
3 SKLT 1,600 1,490 -110 -6.88
4 TRIM 117 109 -8 -6.84
5 HITS 498 464 -34 -6.83
6 TIFA 442 412 -30 -6.79
7 CBMF 595 555 -40 -6.72
8 NFCX 1,720 1,605 -115 -6.69
9 RONY 240 224 -16 -6.67
10 BKSL 60 56 -4 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,280 3,470 190 5.79
2 IMAS 1,175 1,180 5 0.43
3 DOID 300 342 42 14.00
4 KBAG 54 51 -3 -5.56
5 ACST 230 282 52 22.61
6 TOWR 1,045 1,075 30 2.87
7 BBRI 4,320 4,290 -30 -0.69
8 BUMI 72 76 4 5.56
9 MEDC 474 515 41 8.65
10 PPRO 102 98 -4 -3.92