Portal Berita Ekonomi Minggu, 29 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Orang Kaya Tahan Konsumsi, Bos BCA: Kredit Jadi Labil

Orang Kaya Tahan Konsumsi, Bos BCA: Kredit Jadi Labil
WE Online, Jakarta -

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Jahja Setiaatmadja, mencatat bahwa permintaan kredit masih belum stabil. Hal ini karena pengeluaran atau belanja kelompok menengah atas belum terlalu agresif.

Dengan kata lain, kelompok menengah atas masih menahan laju belanja, sementara kalangan menengah ke bawah masih mengalami stagnasi. Dengan demikian, hal ini menyebabkan melambatnya permintaan kredit di perbankan. Padahal, intensitas belanja masyarakat sangat memengaruhi laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Baca Juga: Bank Go Digital, Bos BCA: Nasabah Jangan Gaptek!

"Credit card lebih parah lagi, masih utama kalau belanja kendaraan drop 22%. Artinya apa? Tidak ada suatu pencairan dana dari orang yang mampu belanja, padahal bisa dorong ekonomi," katanya, Selasa (10/11/2020).

Dalam catatan BCA, pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) masih terganggu. Di mana, per September 2020 nilai KPR yang diperoleh emiten hanya mencapai Rp1 triliun. Padahal, pada kondisi normal manajemen bisa mengantongi nilai sebesar Rp2,5 triliun.

"Karena Covid-19 pertumbuhan kredit terganggu, biasanya kita lepas KPR di zaman normal bisa Rp2,5 triliun, saat ini Rp1 triliun," ujarnya.

Sementara itu, nilai kredit baru kendaraan bermotor (KKB) hanya menyentuh angka Rp90 miliar pada April 2020. Nilai kredit KKB mengalami penurunan signifikan, padahal sebelum pandemi bisa mencapai Rp2,5 triliun. Sementara, pelunasan yang dibayarkan Rp2 triliun.

"Kejadian-kejadian ini betul-betul buat negatif carry, tapi kami tetap berusaha lepaskan kredit. Namun, pengembalian pinjaman itu kurangi outstanding balance yang terjadi di bank, ini perlu penjelasan jelas agar tahu betapa sulitnya," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Perbankan, PT Bank Central Asia Tbk (BCA)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47