Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,90 USD/barel.
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 48,89 USD/barel.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1926 USD/EUR.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Poundsterling pada level 1,3389 USD/GBP.
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Yen pada level 104,36 JPY/USD.
  • 13:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.808 USD/troy ounce.
  • 11:38 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,70% pada penutupan sesi I.

Sukses Bikin Trump Keok, Guru Besar AS Sebut Biden Hadapi Tantangan Mirip dengan Indonesia

Sukses Bikin Trump Keok, Guru Besar AS Sebut Biden Hadapi Tantangan Mirip dengan Indonesia
WE Online, Washington -

"YOU are fired!" Kata-kata andalan Donald Trump ketika masih menjadi pembawa acara realitas The Apprentice kini digunakan sebagian pemilih Amerika Serikat (AS) kepada sang presiden sehingga ia tercatat sebagai salah satu dari sembilan petahana yang ditolak rakyat untuk menjabat pada periode kedua.

Kepergian Trump pada tanggal 20 Januari 2021 nanti, jika transisi kekuasaan berjalan lancar sesuai jadwal, jelas akan meninggalkan banyak tantangan bagi penerusnya, Joe Biden dari Partai Demokrat.

Baca Juga: Sasar Michigan, Tim Kampanye Trump Bakal Ajukan Gugatan Baru

Masyarakat AS mengalami perpecahan yang semakin tajam, terutama sesudah peristiwa kematian warga kulit hitam, George Floyd, di tangan polisi dan masa kampanye sengit untuk memperebutkan tiket ke Gedung Putih.

Hingga kini Presiden Donald Trump dari Partai Republik belum mengakui kekalahan dan justru bertekad melayangkan gugatan hukum terkait proses pemilihan presiden. Sikap seperti itu dikhawatirkan akan semakin memupuk keretakan sosial.

"Meskipun Donald Trump sekarang masih presiden, dia sebentar lagi harus menyerahkan posisinya ke Joe Biden, tetapi dia tidak mau. Dan kalau dia tidak mau, pendukungnya juga tidak mau. Pendukungnya mengira posisinya dia (Trump) diambil darinya secara tidak adil. Nah, mana mungkin hal seperti itu dipulihkan oleh Joe Biden ini," kata Lindy Backues, guru besar di Eastern University, Philadelphia.

Lindy Backues, yang pernah tinggal di Indonesia selama 18 tahun, menyandingkan kondisi di AS saat ini mirip dengan hajatan politik di Indonesia pada 2019 lalu.

Prabowo Subianto, yang saat itu merupakan calon presiden nomor urut dua, sudah mendeklarasikan diri sebagai pemenang pemilihan presiden sebelum hasil resmi diumumkan.

Kemudian, sesudah hasil resmi menyatakan Joko Widodo sebagai pemenang pilpres, kubunya melayangkan gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi, namun gugatan ditolak. Suhu politik dan tensi di masyarakat pun sempat tinggi.

"Orang Indonesia mungkin sangat mengerti posisinya orang Amerika saat ini." Demikian Lindy Backues membandingkan imbas pemilihan presiden Amerika saat ini dan pilpres di Indonesia pada 2019.

Dua kubu yang perlu ditenteramkan

Oleh karenanya, menurut Backues, mengatasi polarisasi masyarakat menjadi salah satu tantangan berat bagi presiden terpilih Joe Biden dan jalannya harus segera dirintis.

Biden sendiri dalam pidato kemenangannya pada Sabtu (7/11/2020) malam di Delaware, berikrar menjaga persatuan seraya meminta para pendukungnya untuk "berhenti memperlakukan lawan kita sebagai musuh".

Adapun Presiden Trump masih bersikukuh dengan tuduhannya, walau tanpa disertai bukti-bukti, bahwa terjadi kecurangan dalam pemilu dan Demokrat mencuri kemenangan dari Republik. Sikap itu kemudian diperkuat oleh tim kampanyenya yang menegaskan "pemilu jauh dari usai".

"Donald Trump tidak akan berubah, dia akan tetap begini.

"Tapi Joe Biden dan timnya harus menenteramkan hati para pendukung Trump dan harus mencari titik temunya di mana mereka bisa tahu atau merasa bahwa posisinya mereka tidak dibajak, posisinya mereka tidak dicuri, bahwa mereka akan didengarkan, mereka akan dirangkul dan mereka tidak perlu khawatir bahwa kepentingan mereka akan diabaikan," tambah Lindy Backues.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Pilpres AS, Joe Biden, Kamala Harris

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Foto: Reuters

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.34 3,748.56
British Pound GBP 1.00 19,013.25 18,821.25
China Yuan CNY 1.00 2,162.10 2,140.42
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,200.65 14,059.35
Dolar Australia AUD 1.00 10,454.52 10,347.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,832.11 1,813.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,610.96 10,499.10
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,932.86 16,762.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.55 3,442.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,612.59 13,470.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5679.247 -21.782 705
2 Agriculture 1232.374 -11.252 24
3 Mining 1604.369 4.003 47
4 Basic Industry and Chemicals 871.270 -4.093 80
5 Miscellanous Industry 993.070 -28.972 53
6 Consumer Goods 1857.912 -21.429 60
7 Cons., Property & Real Estate 362.960 -1.422 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 955.722 -15.192 79
9 Finance 1297.348 2.322 93
10 Trade & Service 683.685 7.867 174
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 57 72 15 26.32
2 IMAS 940 1,175 235 25.00
3 BKSL 50 60 10 20.00
4 JSKY 224 268 44 19.64
5 YULE 318 380 62 19.50
6 HRME 58 69 11 18.97
7 IMJS 304 360 56 18.42
8 GGRP 400 470 70 17.50
9 DADA 60 70 10 16.67
10 ENRG 75 87 12 16.00
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 200 186 -14 -7.00
2 KONI 430 400 -30 -6.98
3 YPAS 382 356 -26 -6.81
4 INCF 74 69 -5 -6.76
5 TIFA 474 442 -32 -6.75
6 PAMG 119 111 -8 -6.72
7 KOTA 210 196 -14 -6.67
8 ALKA 270 252 -18 -6.67
9 DAYA 426 398 -28 -6.57
10 LRNA 168 157 -11 -6.55
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 94 102 8 8.51
2 BBCA 32,825 32,050 -775 -2.36
3 BBRI 4,200 4,320 120 2.86
4 BKSL 50 60 10 20.00
5 TLKM 3,350 3,280 -70 -2.09
6 BUMI 57 72 15 26.32
7 SMBR 985 985 0 0.00
8 ASII 5,800 5,550 -250 -4.31
9 TOWR 1,045 1,045 0 0.00
10 BBNI 5,950 6,050 100 1.68