Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:10 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,03 USD/barel.
  • 16:10 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 47,92 USD/barel.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,01% terhadap Euro pada level 1,1918 USD/EUR.
  • 16:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Poundsterling pada level 1,3368 USD/GBP.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,56% pada level 26.819.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,94% pada level 2.625.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,91% pada level 26.537.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,22% pada level 3.369.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,64% pada level 2.851.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,28% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 6,5769 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,31% terhadap Dollar AS pada level 14.100 IDR/USD.
  • 16:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,21% terhadap Yen pada level 104,24 JPY/USD.
  • 16:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.816 USD/troy ounce.
  • 15:05 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,42% pada penutupan sesi II.

Gandeng Cisco, Indosat Ooredoo Siap Bangun SDN & SRv6

Gandeng Cisco, Indosat Ooredoo Siap Bangun SDN & SRv6
WE Online, Jakarta -

Indosat Ooredoo mengumumkan kesiapannya untuk membangun jaringan transport yang siap untuk 5G yang didukung teknologi dari Cisco, yaitu arsitektur jaringan Software-defined Networking (SDN) terkonvergensi dan Segment Routing IPv6 (SRv6).

Indosat Ooredoo dan Cisco melanjutkan kerja sama yang telah berlangsung selama beberapa dekade di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Dengan hal ini, akan terwujud simplifikasi jaringan dengan biaya optimal untuk memberikan layanan on-demand yang berkualitas tinggi dan latensi rendah untuk mendukung 5G, cloud computing, dan IoT, untuk pelanggan segmen bisnis dan ritel di seluruh Indonesia," kata Medhat Elhusseiny, Chief Technology and Information Officer Indosat Ooredoo dalam siaran pers, Rabu (11/11/2020).

Baca Juga: Kasnya Memang Makin Gemuk, Malangnya Kerugian Indosat Gak Kira-kira

Transformasi menuju jaringan transport SDN terkonvergensi akan mewujudkan simplifikasi jaringan, mengoptimalkan kapasitas dan meningkatkan skalabilitas jaringan, dengan menjaga latensi jaringan secara konsisten. Jaringan transport SDN tersebut secara bersamaan akan dapat mendukung layanan perusahaan dan bisnis, serta layanan fixed dan mobile broadband

Jaringan baru ini secara menyeluruh didukung segment routing IPv6, yang menyajikan arsitektur jaringan terpadu dan policy-aware, dengan integrasi yang mulus antara domain transport dan domain data-center.

Segment routing juga mewujudkan kemampuan pemisahan jaringan dengan biaya yang efektif dan latensi rendah, yang merupakan salah satu prasyarat utama untuk layanan 5G.

"Fokus kami adalah untuk memastikan Indosat Ooredoo memiliki pondasi yang kuat untuk menumbuhkan pendapatan, mengoptimasi biaya dan memitigasi risiko," kata Sanjay Kaul, President, Asia-Pacific and Japan, Cisco Service Provider Business.

Baca Juga

Tag: PT Indosat Ooredoo Tbk (ISAT)

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Rosmayanti

Foto: Twitter/Sofya Strunskaya

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.34 3,748.56
British Pound GBP 1.00 19,013.25 18,821.25
China Yuan CNY 1.00 2,162.10 2,140.42
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,200.65 14,059.35
Dolar Australia AUD 1.00 10,454.52 10,347.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,832.11 1,813.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,610.96 10,499.10
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,932.86 16,762.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.55 3,442.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,612.59 13,470.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5679.247 -21.782 705
2 Agriculture 1232.374 -11.252 24
3 Mining 1604.369 4.003 47
4 Basic Industry and Chemicals 871.270 -4.093 80
5 Miscellanous Industry 993.070 -28.972 53
6 Consumer Goods 1857.912 -21.429 60
7 Cons., Property & Real Estate 362.960 -1.422 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 955.722 -15.192 79
9 Finance 1297.348 2.322 93
10 Trade & Service 683.685 7.867 174
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 57 72 15 26.32
2 IMAS 940 1,175 235 25.00
3 BKSL 50 60 10 20.00
4 JSKY 224 268 44 19.64
5 YULE 318 380 62 19.50
6 HRME 58 69 11 18.97
7 IMJS 304 360 56 18.42
8 GGRP 400 470 70 17.50
9 DADA 60 70 10 16.67
10 ENRG 75 87 12 16.00
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 200 186 -14 -7.00
2 KONI 430 400 -30 -6.98
3 YPAS 382 356 -26 -6.81
4 INCF 74 69 -5 -6.76
5 TIFA 474 442 -32 -6.75
6 PAMG 119 111 -8 -6.72
7 KOTA 210 196 -14 -6.67
8 ALKA 270 252 -18 -6.67
9 DAYA 426 398 -28 -6.57
10 LRNA 168 157 -11 -6.55
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 94 102 8 8.51
2 BBCA 32,825 32,050 -775 -2.36
3 BBRI 4,200 4,320 120 2.86
4 BKSL 50 60 10 20.00
5 TLKM 3,350 3,280 -70 -2.09
6 BUMI 57 72 15 26.32
7 SMBR 985 985 0 0.00
8 ASII 5,800 5,550 -250 -4.31
9 TOWR 1,045 1,045 0 0.00
10 BBNI 5,950 6,050 100 1.68