Portal Berita Ekonomi Senin, 30 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:26 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng dibuka negatif 0,13% pada level 26.860.
  • 09:26 WIB. Bursa - Indeks Shanghai dibuka menguat 1,04% pada level 3.443.
  • 09:25 WIB. Bursa - Indeks Straits Times dibuka melemah 0,16% pada level 2.851.
  • 09:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yuan pada level 6,5785 CNY/USD.
  • 09:24 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,14% terhadap Dollar AS pada level 14.070 IDR/USD.
  • 08:56 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,06% pada pembukaan sesi I.
  • 08:11 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,14 USD/barel.
  • 08:10 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 47,59 USD/barel.
  • 08:09 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1973 USD/EUR.
  • 08:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Poundsterling pada level 1,3334 USD/GBP.
  • 08:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 0,33% pada level 2.624.
  • 08:06 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka melemah 0,06% pada level 26.629.
  • 08:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,20% terhadap Yen pada level 103,88 JPY/USD.
  • 08:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.784 USD/troy ounce.

Organisasi Israel Ungkap Netanyahu Cuma Manfaatkan Trump buat Perluasan Permukiman Ilegal

Organisasi Israel Ungkap Netanyahu Cuma Manfaatkan Trump buat Perluasan Permukiman Ilegal
WE Online, Tel Aviv -

LSM sayap kiri Israel, Peace Now, mengkritik pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terkait perluasan pemukiman ilegal negara Zionis itu di wilayah Palestina yang diduduki. Lembaga nir laba itu menambahkan bahwa keputusan itu telah menghancurkan solusi dua negara.

"Tidak seperti pemerintahan Amerika sebelumnya, Pemerintahan Trump hampir sepenuhnya menahan diri untuk tidak mengkritik kebijakan permukiman Israel dan bahkan telah mendukung pernyataan dan tindakan yang mengembangkan permukiman lebih lanjut," kata laporan itu.

Baca Juga: Soal Timteng, Begini Rupanya Ikatan Sejarah Joe Biden dengan Israel

"Dalam empat tahun masa jabatan Presiden Donald J. Trump, telah terjadi perubahan besar dalam posisi Amerika di permukiman Israel yang telah menghancurkan konsensus internasional seputar solusi dua negara, dan yang telah mempromosikan aneksasi di semua bagian tertentu tetapi tidak diakui secara resmi," sambung laporan itu seperti dilansir dari Middle East Monitor, Rabu (11/11/2020).

Peace Now menjelaskan: "Aneksasi de facto telah memanifestasikan dirinya dalam persetujuan unit permukiman tingkat tinggi, pelanggaran garis merah internasional informal di daerah yang sangat sensitif seperti lingkungan Yerusalem dan Hebron, dan pembangunan lebih dari 30 pos baru."

Mengkritik kebijakan ini, Peace Now mengatakan: "Pemerintahan Trump meminjamkan kekuatan Amerika Serikat untuk kepentingan sempit kelompok kecil pemukim radikal, dan telah melakukan kerusakan besar pada Israel."

Organisasi itu mengatakan pihaknya berharap pemerintahan Presiden Terpilih AS Joe Biden yang akan datang akan memperhatikan mayoritas pencari perdamaian di Israel dan mengembalikan Amerika Serikat ke statusnya sebagai perantara konstruktif untuk solusi dua negara.

Menurut Peace Now, jumlah unit permukiman yang dibangun selama era Trump adalah dua setengah kali lebih banyak dari pada masa presiden sebelumnya yaitu 26.331 unit rumah dipromosikan di permukiman pada tahun 2017-2020, dibandingkan dengan 10.331 perumahan unit di tahun 2013-2016.

"Jumlah tender di pemukiman dua kali lipat - tender diterbitkan untuk 2.425 unit rumah di pemukiman, dibandingkan dengan 1.164 unit rumah pada empat tahun sebelumnya," kata Peace Now.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Israel, Benjamin Netanyahu, Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Timur Tengah

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Reuters/Mohamad Torokman

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47