Portal Berita Ekonomi Kamis, 03 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,13% pada level 26.532.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,05% pada level 26.800. 
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,07% pada level 3.449.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,18% pada level 2.809.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.388.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yuan pada level 6,5672 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.125 IDR/USD.

Bikin Silau! Dalam 5 Tahun Pengembangan Bisnis Waskita Capai Rp92 Triliun

Bikin Silau! Dalam 5 Tahun Pengembangan Bisnis Waskita Capai Rp92 Triliun
WE Online, Jakarta -

PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) memproyeksikan potensi pengembangan bisnis dalam beberapa tahun kedepan mencapai Rp92 triliun. Direktur Utama Waskita Karya, Destiawan Soewardjono, mengatakan potensi pengembangan bisnis dalam lima tahun ke depan tersebut meliputi proyek di Jawa yakni infrastruktur, konektivitas, dan pipanisasi senilai Rp49 triliun. 

Selanjutnya, potensi proyek di Kalimantan Timur dan Sulawesi untuk infrastruktur konektivitas dan EPC senilai Rp20 triliun. Serta, nilai proyek yang dikembangkan oleh entitas anak usaha, PT Waskita Realty yakni Waskita Modern Realti (Jawa Barat). Dalam hal ini Waskita Realty bermitra dengan Grup Modern Land akan mengembangkan kawasan seluas 600 hektare yang akan diperuntukan sebagai hunian dan commercial center. 

Baca Juga: Jual 5 Ruas Tol, Utang Waskita Bakal Susut Hingga Rp20 Triliun

Waskita yang tergabung dalam konsorsium bersama dengan BUMN lain yaitu Jasa Marga, Adhi Karya, Pembangunan Perumahan, dan Brantas Abipraya juga direncanakan melakukan penandatanganan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol Yogyakarta - Bawen. Proyek tol sepanjang 75,8 KM ini memiliki nilai investasi sebesar Rp14 Triliun. 

“Kemudian untuk total potensi proyek pengembangan bisnis Rp 92 triliun,” kata Destiawan di Jakarta, Kamis (12/11/2020).

Sementara potensi ekspansi ke pasar luar negeri diproyeksikan mencapai senilai Rp 71 triliun antara lain ke Timur Tengah, Afrika serta, potensi pasar Asia Tenggara dan Asia Selatan.

Baca Juga: Waskita Karya Optimis Kinerja Bakal Moncer Setelah Pandemi Berakhir

Adapun untuk tahun ini, Waskita menargetkan nilai kontrak baru sebesar Rp26,8 triliun. Hingga Oktober raihan kontrak baru mencapai Rp 15 triliun. Raihan nilai kontrak baru paling besar berasal dari pembangunan tol, bendungan, irigasi, perkuatan pantai di DKI, Sewerage di Jambi dan gedung.

Dalam proses pengerjaan beberapa proyek tersebut, Waskita melakukan sinergi dengan anak perusahaan yaitu Waskita Precast, yang merupakan salah satu manufaktur terbesar di Indonesia dalam menyuplai produk precast dan readymix berkualitas. Sinergi ini didukung dengan lokasi 9 Plant dan Batching Plant Waskita Precast yang tersebar di Sumatera, Jawa, hingga Sulawesi sehingga proses pengiriman produk lebih mudah dan cepat.

Perlu diketahui, Waskita memiliki enam lini bisnis yaitu konstruksi, bidang investasi yang terdiri dari jalan tol, realty dan infrastruktur non jalan tol. Serta dibidang industri yaitu beton precast dan pabrikasi baja. Keenam lini bisnis tersebut didukung oleh anak-anak perusahaan seperti Waskita Toll Road, Waskita Karya Realty, Wasita Beton Precast dan Waskita Karya Infrastruktur.

Baca Juga

Tag: PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Infrastruktur

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Annisa Nurfitriyani

Kredit Foto: Ist

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,795.45 3,757.48
British Pound GBP 1.00 19,107.40 18,911.64
China Yuan CNY 1.00 2,170.90 2,149.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,234.82 14,093.18
Dolar Australia AUD 1.00 10,501.03 10,393.72
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.11 1,817.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,647.63 10,535.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,191.39 17,018.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,497.50 3,458.45
Yen Jepang JPY 100.00 13,637.50 13,500.51
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5813.987 89.245 705
2 Agriculture 1331.394 5.180 24
3 Mining 1724.315 44.614 47
4 Basic Industry and Chemicals 905.439 14.754 80
5 Miscellanous Industry 1021.855 26.155 53
6 Consumer Goods 1888.565 30.435 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.166 7.988 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 969.573 20.160 79
9 Finance 1306.634 11.861 93
10 Trade & Service 704.859 12.368 174
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 560 700 140 25.00
2 PDES 384 468 84 21.88
3 BBKP 280 340 60 21.43
4 ABMM 705 850 145 20.57
5 TECH 121 145 24 19.83
6 GMFI 128 152 24 18.75
7 LRNA 160 189 29 18.12
8 GDST 91 106 15 16.48
9 VICO 78 90 12 15.38
10 BOLT 685 790 105 15.33
No Code Prev Close Change %
1 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
2 UNIT 190 177 -13 -6.84
3 SONA 6,225 5,800 -425 -6.83
4 PCAR 440 410 -30 -6.82
5 CLAY 1,640 1,530 -110 -6.71
6 SOTS 194 181 -13 -6.70
7 OASA 420 392 -28 -6.67
8 TAMA 165 154 -11 -6.67
9 TRIN 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 BBKP 280 340 60 21.43
2 PPRO 100 109 9 9.00
3 ANTM 1,155 1,245 90 7.79
4 HMSP 1,565 1,655 90 5.75
5 GIAA 410 416 6 1.46
6 BBRI 4,240 4,300 60 1.42
7 ELSA 314 342 28 8.92
8 TLKM 3,240 3,330 90 2.78
9 GMFI 128 152 24 18.75
10 PGAS 1,390 1,440 50 3.60