Portal Berita Ekonomi Minggu, 29 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

PLN dan BTN Dorong Pengembang Perumahan Lirik Kompor Induksi

PLN dan BTN Dorong Pengembang Perumahan Lirik Kompor Induksi
WE Online, Jakarta -

Dukung kemandirian dan ketahanan energi nasional, PLN terus mendorong konversi 1 juta kompor Liquified Petrolium Gas (LPG) menjadi kompor induksi. Keseriusannya kali ini dibuktikan melalui penandatanganan nota kesepahaman Kerjasama Dalam Rangka Mendukung Gerakan Konversi 1 Juta Kompor LPG ke Kompor Induksi serta Pemanfaatan Jasa dan Layanan Perbankan antara PLN dengan Bank Tabungan Negara (BTN).

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan langsung oleh Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, dan Direktur Utama Bank BTN, Pahala N. Mansury, melalui video conference di Jakarta, Rabu (11/11/2020).

Baca Juga: Program Diskon PLN untuk UMKM & IKM Diperpanjang hingga...

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, mengatakan bahwa PLN terus mengajak berbagai pihak berkolaborasi dalam memasyarakatkan kompor induksi untuk memastikan kesiapan semua ekosistem di antaranya dari akademisi, produsen kompor induksi, distribution channel, marketplace, dan juga pihak perbankan.

"Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dimaksudkan untuk memanfaatkan kemampuan, pengalaman, sumber daya, dan fungsi yang dimiliki oleh PLN dan BTN guna kepentingan bersama yang dilandasi atas keinginan untuk saling membantu dan memberikan dukungan pada pelaksanaan program yang meningkatkan penggunaan kompor induksi di sektor rumah tangga," kata Zulkifli dalam keterangan pers, Rabu (11/11/2020).

Melalui kolaborasi ini, PLN akan memberikan kemudahan kepada para mitra kerja BTN, khususnya para pengembang perumahan yang hendak menerapkan konversi kompor LPG ke kompor induksi. Kerja sama ini juga dapat mendorong jaringan mitra kerja Bank BTN yaitu pengembang untuk menggunakan kompor induksi pada proyek perumahannya di mana PLN akan memberikan kemudahan kepada mitra kerja Bank BTN yang menerapkan program konversi kompor LPG ke kompor induksi tersebut.

"Kerja sama ini merupakan langkah awal dari inovasi yang dapat diperluas dengan memanfaatkan potensi bisnis dari kedua BUMN tersebut. Sejalan dengan pilar Innovative dalam bertransformasi, PLN terus berinovasi menghadirkan beragam program sesuai dengan kebutuhan pelanggan," kata Zulkifli.

Selain itu, gerakan konversi ke kompor induksi juga sejalan dengan pilar Green dalam transformasi PLN, mengingat penggunaan kompor induksi dinilai lebih ramah lingkungan dibanding kompor LPG. Sementara itu, Direktur Utama Bank BTN, Pahala N. Mansury, mengatakan bahwa BTN siap mendukung gerakan satu juta kompor induksi yang diinisiasi oleh PLN.

"Bank BTN turut mendukung kepemilikan kompor induksi dengan menawarkan program kredit bagi nasabah KPR aktif dan mendorong para pengembang untuk menyediakan kompor induksi pada rumah yang akan dibangun. Ini juga merupakan komitmen kami untuk mengurangi impor LPG dan subsidi gas. Ini sebagai bentuk dukungan kami terhadap penggunaan energi yang ramah lingkungan," kata Pahala, Rabu (11/11/2020).

Dilansir dari situs resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), konversi 1 juta kompor LPG ke kompor induksi berpotensi mengurangi subsidi gas sebesar Rp4,8 triliun dalam waktu 5 (lima) tahun. Berprinsip saling memberikan manfaat, PLN senantiasa menyambut baik tiap sinergitas, baik lintas BUMN maupun lembaga.

Baca Juga

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), energi, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN)

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Kredit Foto: PLN

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47