Portal Berita Ekonomi Kamis, 03 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:21 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,37 USD/barel.
  • 16:21 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 48,45 USD/barel.
  • 16:20 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Euro pada level 1,2113 USD/EUR.
  • 16:20 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,31% terhadap Poundsterling pada level 1,3407 USD/GBP.
  • 16:19 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,74% pada level 26.728.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,76% pada level 2.696.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,03% pada level 26.809.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,21% pada level 3.442.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,28% pada level 2.818.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.466.
  • 16:16 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 6,5590 CNY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,11% terhadap Dollar AS pada level 14.140 IDR/USD.
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yen pada level 104,26 JPY/USD.
  • 16:14 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.840 USD/troy ounce.
  • 15:05 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,15% pada penutupan sesi II.

Ikut Suaminya, Melania Trump Masih Ogah Undang Jill Biden ke Gedung Putih karena...

Ikut Suaminya, Melania Trump Masih Ogah Undang Jill Biden ke Gedung Putih karena...
WE Online, Washington -

Ibu negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump, sejauh ini masih belum menghubungi Jill Biden, istri Presiden terpilih AS, Joe Biden. Padahal menurut tradisi, sedianya dia mengundang istri Presiden terpilih AS untuk tradisi jamuan minum teh. Hal ini sebagai bagian masa transisi kepresidenan.

Sumber dekat Melania mengatakan kepada CNN pada Selasa (10/11/2020), dia masih mengikuti kemauan sang suami, yang ogah mengakui kekalahannya pada Pemilihan Presiden (Pilpres) lalu.

Baca Juga: Gak Bakal Kaget, Donald Trump Katanya Mau Maju Lagi di Pilpres 2024

Padahal, 4 tahun lalu, Melania diundang minum teh di Gedung Putih dan diajak melakukan tur di kediaman eksekutif, atas undangan Michelle Obama. Namun kali ini agaknya berbeda.

Sebaliknya, sumber lain yang mengetahui jadwal harian Melania Trump mengatakan, hanya ada sedikit perubahan yang terjadi. Sebagian besar jadwal masih fokus di kantor ibu negara, untuk pertemuan harian.

Sumber tersebut mengatakan, meskipun Melania ingin memulai proses transisi, ibu negara tersebut masih terkendala oleh penolakan tak berdasar oleh Presiden Trump.

"Saya tidak yakin adil bagi siapapun untuk mengharapkan mereka memulai transisi, ketika Presiden (Trump) belum mengakui (kekalahannya)," kata sumber itu.

Anita McBride, yang menjabat sebagai Kepala Staf Laura Bush, mencatat, Melania Trump kadang-kadang bertindak atau mengungkapkan pendapat yang berbeda dari suaminya.

"Momen ini lebih rumit. Tindakannya jika belum diakui oleh presiden Trump, bisa diartikan melawan presiden dan pemerintahnya," ujar McBride.

Sumber yang mengenal pemikiran Melania Trump, mengatakan bahwa ketika sudah ada persetujuan, ibu negara ini akan mengikuti. Saat ini, para staf Gedung Putih berada pada situasi yang sulit. Ada pekerjaan untuk mempersiapkan diri untuk keluarga presiden yang baru, tapi di sisi lain presiden sebelumnya tidak menyerah untuk bertahan.

"Transisi ini akan menjadi tugas yang menakutkan, meskipun Biden (sudah) sangat akrab dengan Gedung Putih dan sangat cakap," kata Capricia Penavic Marshall. Marshall adalah Asisten Khusus Hillary Clinton, ketika dia menjadi ibu negara. Ia kemudian menjadi Sekretaris Sosial Gedung Putih Hillary, dan penulis "Protocol: The Power of Diplomacy."

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Melania Trump, Donald Trump, Joe Biden

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Reuters/Jonathan Ernst

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.93 3,761.03
British Pound GBP 1.00 19,050.85 18,858.47
China Yuan CNY 1.00 2,171.50 2,149.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,247.89 14,106.12
Dolar Australia AUD 1.00 10,556.26 10,449.81
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,837.99 1,819.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,649.44 10,539.54
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,262.74 17,089.56
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,498.13 3,459.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,638.26 13,501.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5813.987 89.245 705
2 Agriculture 1331.394 5.180 24
3 Mining 1724.315 44.614 47
4 Basic Industry and Chemicals 905.439 14.754 80
5 Miscellanous Industry 1021.855 26.155 53
6 Consumer Goods 1888.565 30.435 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.166 7.988 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 969.573 20.160 79
9 Finance 1306.634 11.861 93
10 Trade & Service 704.859 12.368 174
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 560 700 140 25.00
2 PDES 384 468 84 21.88
3 BBKP 280 340 60 21.43
4 ABMM 705 850 145 20.57
5 TECH 121 145 24 19.83
6 GMFI 128 152 24 18.75
7 LRNA 160 189 29 18.12
8 GDST 91 106 15 16.48
9 VICO 78 90 12 15.38
10 BOLT 685 790 105 15.33
No Code Prev Close Change %
1 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
2 UNIT 190 177 -13 -6.84
3 SONA 6,225 5,800 -425 -6.83
4 PCAR 440 410 -30 -6.82
5 CLAY 1,640 1,530 -110 -6.71
6 SOTS 194 181 -13 -6.70
7 OASA 420 392 -28 -6.67
8 TAMA 165 154 -11 -6.67
9 TRIN 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 BBKP 280 340 60 21.43
2 PPRO 100 109 9 9.00
3 ANTM 1,155 1,245 90 7.79
4 HMSP 1,565 1,655 90 5.75
5 GIAA 410 416 6 1.46
6 BBRI 4,240 4,300 60 1.42
7 ELSA 314 342 28 8.92
8 TLKM 3,240 3,330 90 2.78
9 GMFI 128 152 24 18.75
10 PGAS 1,390 1,440 50 3.60