Portal Berita Ekonomi Jum'at, 04 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:19 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,74% pada level 26.728.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,76% pada level 2.696.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,03% pada level 26.809.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,21% pada level 3.442.
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,28% pada level 2.818.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.466.
  • 16:16 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 6,5590 CNY/USD.
  • 16:15 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,11% terhadap Dollar AS pada level 14.140 IDR/USD.

Jelang HUT Ke-63, Pertamina Persembahkan 188 Titik BBM Satu Harga

Jelang HUT Ke-63, Pertamina Persembahkan 188 Titik BBM Satu Harga
WE Online, Jakarta -

Menjelang hari jadinya yang ke-63, Pertamina terus meningkatkan pemerataan energi di pelosok negeri melalui Program BBM Satu Harga. Penyediaan BBM di wilayah Tertinggal, Terdepan dan Terluar atau biasa disebut wilayah 3T di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ini sebagai wujud pengabdian Pertamina untuk memberikan keadilan energi sekaligus menjaga ketahanan dan kedaulatan energi di sepanjang wilayah terdepan Indonesia.

Senior Vice President Corporate Communication Pertamina, Agus Suprijanto mengatakan sejak mendapat penugasan dari pemerintah pada 2017 hingga 2019, Pertamina telah membangun 160 titik BBM Satu Harga.

Sementara itu, sepanjang 2020, Pertamina telah membangun dan mengoperasikan 28 titik dan sebanyak 55 titik sedang dalam proses pembangunan. Targetnya hingga akhir tahun Pertamina akan menambah BBM Satu Harga sebanyak 83 titik sehingga total berjumlah 243 titik.

Baca Juga: Pertamina Hulu Mahakam Berhasil Pertahankan Kinerja Produksi di Tengah Pandemi

“"BBM Satu Harga menjadi salah satu program penting Pertamina dalam rangka mendukung pembangunan ekonomi di wilayah 3T. Harapannya ekonomi masyarakat bisa tumbuh dan masyarakat menjadi lebih produktif dengan tersedianya BBM yang terjangkau di wilayah yang selama ini sulit dijangkau," kata Agus dalam keterangan pers, Kamis (12/11/2020).

Agus mengatakan, titik BBM Satu Harga yang telah beroperasi pada 2020 antara lain tersebar di Sulawesi Tengah (2 titik), Sulawesi Selatan (2 titik), Kalimantan Barat (1 titik), Maluku & Maluku Utara (4 titik), Kalimantan Selatan (2 titik), Sumatera Utara (4 titik), Sumatera Selatan (3 titik) Lampung (3 titik) NTB (1 titik) dan Papua (6 titik).

"Ketersediaan BBM menjadi energi penting yang mendorong kemajuan suatu wilayah, karena itu Pertamina terus meningkatkan pembangunan berbagai infrastruktur distribusi energi untuk mendukung kelancaran Program BBM Satu Harga," katanya.

Sesuai road map, hingga 2024, Pertamina menargetkan pembangunan BBM Satu Harga mencapai 500 titik. Hal ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pertamina untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan energi berkeadilan.

"Sebagai BUMN, Pertamina akan terus mengabdi untuk negeri, memberikan pelayanan yang terbaik, menyediakan energi untuk kemajuan ibu pertiwi. Dengan dukungan stakeholder, Pertamina akan tumbuh menjadi perusahaan migas nasional berkelas dunia yang terus melekat di hati masyarakat," kata Agus.

Baca Juga

Tag: PT Pertamina (Persero), Bahan Bakar Minyak (BBM)

Penulis: Mochamad Rizky Fauzan

Editor: Rosmayanti

Kredit Foto: Antara/Reno Esnir

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,798.93 3,761.03
British Pound GBP 1.00 19,050.85 18,858.47
China Yuan CNY 1.00 2,171.50 2,149.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,247.89 14,106.12
Dolar Australia AUD 1.00 10,556.26 10,449.81
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,837.99 1,819.65
Dolar Singapura SGD 1.00 10,649.44 10,539.54
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,262.74 17,089.56
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,498.13 3,459.93
Yen Jepang JPY 100.00 13,638.26 13,501.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5822.942 8.955 705
2 Agriculture 1382.205 50.811 24
3 Mining 1746.787 22.472 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.323 -1.116 80
5 Miscellanous Industry 1008.199 -13.656 53
6 Consumer Goods 1877.536 -11.029 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.659 0.493 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 968.238 -1.335 79
9 Finance 1314.749 8.115 93
10 Trade & Service 703.520 -1.339 174
No Code Prev Close Change %
1 POLA 56 75 19 33.93
2 HKMU 84 109 25 29.76
3 WOWS 63 79 16 25.40
4 ABMM 850 1,045 195 22.94
5 BUMI 59 71 12 20.34
6 BAYU 1,020 1,200 180 17.65
7 SSMS 780 915 135 17.31
8 FIRE 700 820 120 17.14
9 MBTO 86 100 14 16.28
10 AISA 298 344 46 15.44
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 200 186 -14 -7.00
2 MPRO 1,730 1,610 -120 -6.94
3 TRIM 116 108 -8 -6.90
4 SINI 378 352 -26 -6.88
5 HITS 500 466 -34 -6.80
6 KIOS 148 138 -10 -6.76
7 INDR 3,120 2,910 -210 -6.73
8 DMAS 268 250 -18 -6.72
9 VICO 90 84 -6 -6.67
10 VRNA 105 98 -7 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 109 108 -1 -0.92
2 ANTM 1,245 1,255 10 0.80
3 AGRO 605 660 55 9.09
4 TINS 1,135 1,225 90 7.93
5 GIAA 416 436 20 4.81
6 WSBP 228 242 14 6.14
7 BBRI 4,300 4,400 100 2.33
8 WSKT 1,135 1,165 30 2.64
9 HKMU 84 109 25 29.76
10 HMSP 1,655 1,665 10 0.60