Portal Berita Ekonomi Senin, 30 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Bertahun-tahun Dingin, Biden Panaskan Hubungan dengan Sekutu AS di Asia

Bertahun-tahun Dingin, Biden Panaskan Hubungan dengan Sekutu AS di Asia
WE Online, Washington -

Bertahun-tahun Bertahun-tahun hubungan antara Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di Asia sempat kacau dan dingin di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Kini, Presiden terpilih AS, Joe Biden, ingin semua kembali hangat.

Dia bahkan sudah menghubungi para pemimpin Jepang, Korea Selatan, dan Australia lewat telepon. Bahkan, Biden juga menegaskan kembali rencananya mengatasi perubahan iklim hingga keamanan regional.

Baca Juga: Mark Zuckerberg Akhirnya Buka Suara Atas Kemenangan Biden, Apa Katanya?

Tiga pemimpin sekutu utama AS di kawasan Asia, yakni Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga, Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in dan Perdana Menteri Australia Scott Morrison bergabung dengan para pemimpin global lainnya memberi selamat atas proyeksi kemenangan Biden pada Pemilu AS. Tim kantor Biden menyatakan, mereka bertekad memperkuat hubungan bilateral dan mengatasi masalah global, seperti pandemi Corona dan perubahan iklim.

Suga mengatakan, dia berbicara dengan Biden melalui telepon dan mengonfirmasi penting- nya hubungan bilateral.

“Presiden yang diproyeksi memenangi Pemilu AS, Biden mengatakan, dia berharap dapat memperkuat aliansi AS-Jepang dan bekerja sama untuk mencapai Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” katanya kepada wartawan, dalam komentar terpisah yang dibuat di Kantor Perdana Menteri.

Berbicara kepada Presiden Korea Selatan, Biden menegaskan kembali komitmen AS untuk membela Korsel. Dia juga menyoroti sekutu di Asia itu sebagai kunci keamanan dan kemakmuran kawasan Indo-Pasifik.

“Presiden Moon meminta kerja sama yang erat untuk pengembangan aliansi bilateral berwa- wasan ke depan, dan denuklirisasi serta perdamaian di semenanjung Korea,” kata Juru Bicara Presiden Moon, Kang Min-seok. ‘

’Biden mengatakan, dia akan bekerja sama untuk menyelesaikan masalah nuklir Korea Utara,’’ tambahnya.

Pejabat Korea Selatan juga berharap, Biden akan segera menyelesaikan perselisihan bernilai miliaran dolar terkait biaya ribuan pasukan AS di semenanjung itu.

Selain itu, penanganan pandemi Covid-19 dan perubahan iklim adalah tema utama dalam pembicaraan via telepon Biden dengan ketiga pemimpin tersebut.

Sedangkan Morrison mengatakan, dia berbicara dengan Biden tentang teknologi pengurangan emisi. Meski target nol emisi bersih pada 2050 tidak dibahas.

“Saya mengemukakan kesamaan pandangan dengan presiden yang diproyeksikan menang Pemilu AS, terkait kebijakan mengenai teknologi pengurangan emisi yang kami butuhkan, dan berharap akan ada kerja sama dalam masalah tersebut,” kata Morrison kepada wartawan di Canberra.

Baik Moon dan Suga mengatakan, mereka setuju mengatur pertemuan dengan Biden, tak lama bila dia resmi dilantik pada Januari 2021. Biden juga akan menghadapi tantangan untuk mengelola perselisihan politik dan ekonomi yang belum terselesaikan antara Korsel dan Jepang, yang telah mengancam pengaturan pembagian intelijen militer dan mempersulit upaya AS untuk melawan China.

Selain masalah keamanan kawasan, Suga mengatakan, dia juga berencana bekerja sama dengan Biden untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan menangani perubahan iklim.

Partner Sindikasi Konten: Rakyat Merdeka

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Joe Biden, Asia Tenggara, Asia Pasifik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Antara/REUTERS/Jonathan Ernst

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47