Portal Berita Ekonomi Rabu, 02 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,13% pada level 26.532.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,05% pada level 26.800. 
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,07% pada level 3.449.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,18% pada level 2.809.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.388.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yuan pada level 6,5672 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.125 IDR/USD.

Menggali Rencana Ambisius Joe Biden buat Atasi Perubahan Iklim

Menggali Rencana Ambisius Joe Biden buat Atasi Perubahan Iklim
WE Online, Washington -

Rencana Joe Biden untuk mengatasi perubahan iklim disebut sebagai yang paling ambisius dari seorang kandidat presiden AS. Koresponden lingkungan BBC News Matt McGrath mempertimbangkan tujuan Biden, serta langkah-langkah yang bisa ia ambil untuk mewujudkannya.

Akan ada banyak tanggapan tentang janji Joe Biden untuk bergabung kembali dengan Perjanjian Iklim Paris, pakta internasional yang dimaksudkan untuk mencegah pemanasan global yang berbahaya bagi Bumi.

Baca Juga: Banyak Negara Kecewa atas Mundurnya AS dari Perjanjian Iklim, Kenapa?

Presiden Donad Trump menarik AS dari Perjanjian Paris setelah pemerintahan Obama menandatanganinya pada 2016. Namun, selama penghitungan suara dalam pemilihan presiden pekan lalu berlangsung, Biden menegaskan bahwa membalikkan keputusan tersebut akan menjadi salah satu tindakan pertamanya sebagai presiden.

Namun kunci dari kredibilitasnya di panggung internasional adalah kebijakan domestik tentang pemangkasan emisi karbon.

Politikus Demokrat yang lebih bersemangat, seperti anggota Kongres, Alexandria Ocasio Cortez, telah mengajukan proposal yang disebut Green New Deal, yang akan mengeliminasi emisi karbon dari sebagian besar sumber dalam satu dekade. Rencana iklim Biden cenderung moderat.

Meski begitu, jika dilaksanakan, ia tetap akan menjadi strategi iklim paling progresif yang pernah dilakukan AS.

'Net zero' pada 2050

Biden berencana untuk membuat produksi energi AS bebas-karbon pada 2035 dan mendorong negeri itu mencapai net nol (net zero) emisi pada pertengahan abad.

Untuk mencapai net nol, setiap emisi karbon harus diimbangi dengan penyerapan jumlah yang setara dari atmosfer dengan, salah satunya, menanam pohon.

Setelah menjabat, Joe Biden ingin membelanjakan $2 triliun selama empat tahun untuk menurunkan emisi dengan memutakhirkan empat juta gedung untuk membuat mereka lebih efisien energi.

Ia ingin menghabiskan banyak anggaran untuk transportasi publik, berinvestasi di manufaktur kendaraan listrik serta tempat pengisian daya, dan memberi konsumen insentif finansial untuk menukar kendaraan berbahan bakar fosil dengan mobil yang `lebih bersih`.

Semua opsi ini memuat satu komponen tambahan selain memangkas karbon: mereka menyediakan lapangan kerja bagi banyak orang.

Andrew Light, mantan pejabat iklim senior di pemerintahan Obama, mengatakan Biden fokus pada solusi yang dapat menurunkan emisi sekaligus meningkatkan lapangan kerja.

"Akan ada dorongan besar untuk kendaraan listrik, dorongan besar untuk bangunan efisien, baik tempat tinggal maupun kantor, dorongan besar untuk menciptakan satuan konservasi jenis baru yang beranggotakan warga sipil serta melakukan banyak solusi berbasis-alam untuk perubahan iklim.

"Anda punya menu yang sangat bagus untuk dipilih dari semua sektor ini."

Biden juga berkata ia tidak akan mengizinkan fracking di lahan federal. Fracking adalah proses pengeboran yang menyuntikkan zat kimia ke dalam batuan untuk melepaskan gas alam dan minyak; metode ini kontroversial karena dampak lingkungannya.

Bagaimanapun, karena sekitar 90% fracking terjadi di lahan negara bagian atau pribadi, mayoritasnya tidak akan terdampak kebijakan ini.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Joe Biden, Perubahan Iklim, Pemanasan Global

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Sindonews

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,795.45 3,757.48
British Pound GBP 1.00 19,107.40 18,911.64
China Yuan CNY 1.00 2,170.90 2,149.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,234.82 14,093.18
Dolar Australia AUD 1.00 10,501.03 10,393.72
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.11 1,817.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,647.63 10,535.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,191.39 17,018.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,497.50 3,458.45
Yen Jepang JPY 100.00 13,637.50 13,500.51
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5813.987 89.245 705
2 Agriculture 1331.394 5.180 24
3 Mining 1724.315 44.614 47
4 Basic Industry and Chemicals 905.439 14.754 80
5 Miscellanous Industry 1021.855 26.155 53
6 Consumer Goods 1888.565 30.435 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.166 7.988 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 969.573 20.160 79
9 Finance 1306.634 11.861 93
10 Trade & Service 704.859 12.368 174
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 560 700 140 25.00
2 PDES 384 468 84 21.88
3 BBKP 280 340 60 21.43
4 ABMM 705 850 145 20.57
5 TECH 121 145 24 19.83
6 GMFI 128 152 24 18.75
7 LRNA 160 189 29 18.12
8 GDST 91 106 15 16.48
9 VICO 78 90 12 15.38
10 BOLT 685 790 105 15.33
No Code Prev Close Change %
1 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
2 UNIT 190 177 -13 -6.84
3 SONA 6,225 5,800 -425 -6.83
4 PCAR 440 410 -30 -6.82
5 CLAY 1,640 1,530 -110 -6.71
6 SOTS 194 181 -13 -6.70
7 OASA 420 392 -28 -6.67
8 TAMA 165 154 -11 -6.67
9 TRIN 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 BBKP 280 340 60 21.43
2 PPRO 100 109 9 9.00
3 ANTM 1,155 1,245 90 7.79
4 HMSP 1,565 1,655 90 5.75
5 GIAA 410 416 6 1.46
6 BBRI 4,240 4,300 60 1.42
7 ELSA 314 342 28 8.92
8 TLKM 3,240 3,330 90 2.78
9 GMFI 128 152 24 18.75
10 PGAS 1,390 1,440 50 3.60