Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,56% pada level 26.819.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,94% pada level 2.625.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,91% pada level 26.537.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,22% pada level 3.369.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,64% pada level 2.851.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,28% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 6,5769 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,31% terhadap Dollar AS pada level 14.100 IDR/USD.

Kisah di Balik Startup: Begini Cerita Bisnis Unicorn Indonesia, Ada yang Sempat Mau Bangkrut!

Kisah di Balik Startup: Begini Cerita Bisnis Unicorn Indonesia, Ada yang Sempat Mau Bangkrut!
WE Online, Jakarta -

Dari seluruh negara di Asia Tenggara, Indonesia merupakan rumah bagi lima startup dengan valuasi lebih dari 1 miliar dolar AS (sekitar Rp14,2 triliun). Sudahkah Anda mengenal mereka?

Menurut CB Insights, sebagaimana Warta Ekonomi lansir dari KrAsia, Jumat (13/11/2020), lima unicorn itu ialah Gojek, Traveloka, Ovo, Tokopedia, dan Bukalapak.

Kelima perusahaan itu punya valuasi dan kisah yang berbeda. Cari tahu selengkapnya di artikel ini, yuk!

Baca Juga: Hore! Rilis iPhone 12 di Indonesia Makin Dekat, Sudah Kantongi Izin Kemenkominfo Nih

Baca Juga: Cara Buat Password Aman dan Kuat, Biar Terhindar dari Hacker!

Gojek

Valuasi: 10 miliar dolar AS

Gojek memulai operasional bisnis dengan layanan ojek online (ojol) pada 2010. Saat itu, Gojek baru memiliki 20 mitra ojol. 

Bisnis perusahaan itu tak kunjung 'lepas landas' hingga akhirnya Uber dan Grab memboyong layanan berbagi tumpangan serupa ke Indonesia.

Melihat potensi Gojek, para investor pun berlomba menawarkan suntikan modal ke perusahaan besutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim itu.

Karena sektor transportasi daring tak begitu menguntungkan, akhirnya Gojek mengembangkan layanannya ke berbagai sektor, seperti keuangan digital dan pemesanan-pengantaran makanan. Hasilnya, kini Gojek memiliki sekitar 18 layanan dalam aplikasi.

Tokopedia 

Valuasi: 7 miliar dolar AS

Tokopedia meluncur pada 2009, menawarkan platform bagi para individu ataupun bisnis yang ingin menjual produk di saluran daring (online).

Pada 2017, Alibaba mengucurkan dana senilai 1,1 miliar dolar AS (sekitar Rp15,7 triliun) untuk situs e-commerce tersebut.

Setahun setelahnya, pendanaan dengan nilai Rp14,2 triliun, dengan SoftBank dan Alibaba sebagai pemimpin putaran itu. Di tahun yang sama, Tokopedia merilis layanan Mitra Tokopedia untuk para toko kelontong.

Pada 2019, studi memproyeksikan, Tokopedia berhasil berkontribusi 12 miliar dolar AS (sekitar Rp...) untuk ekonomi Indonesia. Perusahaan itu juga membuka 857 ribu lapangan pekerjaan baru.

Traveloka

Valuasi: 3 miliar dolar AS

Berdiri pada 2012, Traveloka kini beroperasi di Indonesia, Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Perusahaan mengklaim, aplikasinya sudah mengumpulkan unduhan lebih dari 40 juta kali.

Tak sampai di situ, Traveloka juga mengaku telah menggandeng lebih dari 100 maskapai penerbangan, baik domestik maupun internasional yang menjangkau 200 ribu rute secara global.

Di luar bisnis utamanya, Traveloka merilis submerek bernama Traveloka Experience, yang berfokus pada layanan tiket travel dan gaya hidup.

Lebih lanjut, di tengah pandemi COVID-19, Traveloka mencatatkan penurunan aktivitas bisnis dengan para partner dari layanan hospitality. Kini, dengan melonggarnya pembatasan antarnegara, bisnis mereka mulai pulih kembali.

Ovo

Valuasi: 2,9 miliar dolar AS

Ovo merupakan unicorn terbaru dari Indonesia. Pengumuman resmi soal status unicorn Ovo baru mengudara pada awal 2019.

Unit bisnis dari konglomerat Lippo Group itu merupakan dompet digital terbesar kedua setelah Gopay, berdasarkan jumlah pengguna bulanan.

Pada 2019, Ovo memiliki lebih dari 110 juta pengguna yang tersebar di 300 kota di Indonesia. Perusahaan itu mengandalkan konsep kolaborasi, menawarkan dompet digitalnya di Grab dan Tokopedia.

CEO Ovo, Jason Thompson mengatakan, pengguna baru Ovo bertumbuh 267% daripada sebelum PSBB.

Bukalapak

Valuasi: 2,5 miliar dolar AS

Bukalapak berdiri pada 2010 dan mengawali bisnis yang goyah. Meski mengumpulkan jutaan kunjungan bulanan, perusahaan belum berhasil mengumpulkan pendapatan yang cukup.

Pada 2011, Bukalapak hampir bangkrut. Sebelum akhirnya selamat berkat suntikan modal 2 miliar dolar AS dari pemodal ventura Jepang, Takeshi Ebihara.

Akhirnya, Bukalapak menerapkan strategi pemasaran dengan menjangkau komunitas sosial dan forum di masyarakat. Pada 2013, Bukalapak memiliki lebih dari 80 ribu penjual dengan rata-rata transaksi 143.700 dolar AS per bulan.

Pada 2017, perusahaan merilis Mitra Bukalapak; yang kini memiliki lebih dari 1,5 juta warung sebagai partner dan 3,5 juta penjual.

Belum meraih keuntungan, saat ini Bukalapak masih berfokus mencetak pendapatan dari iklan dan partner logistiknya. 

Baca Juga

Tag: Unicorn, Startup, PT Go-Jek Indonesia, PT Tokopedia, Startup Story, Bukalapak, PT Traveloka Indonesia, OVO

Penulis/Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Unsplash/Annie Spratt

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.34 3,748.56
British Pound GBP 1.00 19,013.25 18,821.25
China Yuan CNY 1.00 2,162.10 2,140.42
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,200.65 14,059.35
Dolar Australia AUD 1.00 10,454.52 10,347.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,832.11 1,813.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,610.96 10,499.10
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,932.86 16,762.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.55 3,442.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,612.59 13,470.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5759.916 80.669 705
2 Agriculture 1231.325 -1.049 24
3 Mining 1637.002 32.633 47
4 Basic Industry and Chemicals 895.382 24.112 80
5 Miscellanous Industry 1009.041 15.971 53
6 Consumer Goods 1874.319 16.407 60
7 Cons., Property & Real Estate 368.617 5.657 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 987.173 31.451 79
9 Finance 1307.148 9.800 93
10 Trade & Service 690.456 6.771 174
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 55 74 19 34.55
2 PNSE 790 980 190 24.05
3 KAYU 61 75 14 22.95
4 DAYA 398 488 90 22.61
5 ACST 230 282 52 22.61
6 VIVA 50 61 11 22.00
7 ALKA 252 306 54 21.43
8 TGRA 102 123 21 20.59
9 BCIP 55 66 11 20.00
10 SONA 5,400 6,325 925 17.13
No Code Prev Close Change %
1 FORU 100 93 -7 -7.00
2 EPAC 172 160 -12 -6.98
3 SKLT 1,600 1,490 -110 -6.88
4 TRIM 117 109 -8 -6.84
5 HITS 498 464 -34 -6.83
6 TIFA 442 412 -30 -6.79
7 CBMF 595 555 -40 -6.72
8 NFCX 1,720 1,605 -115 -6.69
9 RONY 240 224 -16 -6.67
10 BKSL 60 56 -4 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,280 3,470 190 5.79
2 IMAS 1,175 1,180 5 0.43
3 DOID 300 342 42 14.00
4 KBAG 54 51 -3 -5.56
5 ACST 230 282 52 22.61
6 TOWR 1,045 1,075 30 2.87
7 BBRI 4,320 4,290 -30 -0.69
8 BUMI 72 76 4 5.56
9 MEDC 474 515 41 8.65
10 PPRO 102 98 -4 -3.92