Portal Berita Ekonomi Jum'at, 27 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,56% pada level 26.819.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,94% pada level 2.625.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,91% pada level 26.537.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,22% pada level 3.369.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,64% pada level 2.851.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,28% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 6,5769 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,31% terhadap Dollar AS pada level 14.100 IDR/USD.

Aduh, Kemenangan Joe Biden Bakal Bikin AS Gagal Kalahkan China

Aduh, Kemenangan Joe Biden Bakal Bikin AS Gagal Kalahkan China
WE Online, Jakarta -

Bagi sebagian orang terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-46 dipercaya akan membawa Negeri Paman Sam menuju babak baru. Akan tetapi di sisi lain, kemenangan Biden justru mengancam rencana Angkatan Laut AS (US Navy) untuk memperkuat armada perangnya.

Menurut data yang diperoleh dari Washington Post, Biden berhasil memenangkan Pemilihan Umum Presiden AS yang digelar pada 3 November 2020 lalu. Biden mengantongi 290 suara elektoral, mengalahkan petahana Presiden AS, Donald Trump, yang hanya mengumpulkan 232 suara elektoral.

Di sisi lain, terpilihnya Biden justru mengancam rencana Angkatan Laut AS. Pasalnya, rencana pembangunan 500 unit kapal perang yang sebelumnya dicanangkan oleh eks Menteri Pertahanan AS, Mark Esper, terancam gagal total. Sebab, Biden diperkirakan hanya akan menambah jumlah kapal perang hanya sampai di angka 355 unit.

Baca Juga: Sejauh Mana Dampak Kemenangan Biden untuk Timur Tengah?

Ketua Komite Angkatan Bersenjata AS, Adam Smith, membeberkan jika sebagian anggota sayap kiri Partai Demokrat menginginkan pemotongan anggaran pertananan. 

Smith menyatakan bahwa jumlah unit kapal perang bukanlah solusi untuk menghadapi ancaman dari China atau Rusia. Smith menyebut bahwa Partai Demokrat lebih percaya jika Angkatan Laut AS seharusnya mampu meningkatkan kemampuan, dan memaksimalkan kekuatan yang ada saat ini.

Baca Juga: Bertahun-tahun Dingin, Biden Panaskan Hubungan dengan Sekutu AS di Asia

"Saya bukan pendukung 355 kapal Angkatan Laut. Karena apa artinya itu? Yang perlu kita fokuskan adalah kemampuan. Apa yang kami coba capai?" ucap Smith dikutip dari The Epoch Times.

"Jika kita ingin terlihat tangguh, ya, 500 (unit kapal Angkatan Laut) lebih dari 355 (unit). Jadi, merujuk ke definisi itu sangat sulit bukan? Tidak, kemampuan adalah yang terpenting. Apa yang ingin Anda capai?

Saat ini, Angkatan Laut AS memiliki 293 unit kapal perang yang aktif dalam masa dinas. Ternyata, armada tempur Angkatan Laut Amerika kalah jauh dari Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China, yang punya 350 unit kapal perang. Tak hanya itu, China berencana untuk menambah kekuatannya hingga mencapai 425 unit kapal perang pada 2030.

Partner Sindikasi Konten: Viva

Baca Juga

Tag: Joe Biden, Amerika Serikat (AS), China (Tiongkok)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/REUTERS/Jonathan Ernst

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.34 3,748.56
British Pound GBP 1.00 19,013.25 18,821.25
China Yuan CNY 1.00 2,162.10 2,140.42
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,200.65 14,059.35
Dolar Australia AUD 1.00 10,454.52 10,347.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,832.11 1,813.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,610.96 10,499.10
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,932.86 16,762.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.55 3,442.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,612.59 13,470.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5759.916 80.669 705
2 Agriculture 1231.325 -1.049 24
3 Mining 1637.002 32.633 47
4 Basic Industry and Chemicals 895.382 24.112 80
5 Miscellanous Industry 1009.041 15.971 53
6 Consumer Goods 1874.319 16.407 60
7 Cons., Property & Real Estate 368.617 5.657 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 987.173 31.451 79
9 Finance 1307.148 9.800 93
10 Trade & Service 690.456 6.771 174
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 55 74 19 34.55
2 PNSE 790 980 190 24.05
3 KAYU 61 75 14 22.95
4 DAYA 398 488 90 22.61
5 ACST 230 282 52 22.61
6 VIVA 50 61 11 22.00
7 ALKA 252 306 54 21.43
8 TGRA 102 123 21 20.59
9 BCIP 55 66 11 20.00
10 SONA 5,400 6,325 925 17.13
No Code Prev Close Change %
1 FORU 100 93 -7 -7.00
2 EPAC 172 160 -12 -6.98
3 SKLT 1,600 1,490 -110 -6.88
4 TRIM 117 109 -8 -6.84
5 HITS 498 464 -34 -6.83
6 TIFA 442 412 -30 -6.79
7 CBMF 595 555 -40 -6.72
8 NFCX 1,720 1,605 -115 -6.69
9 RONY 240 224 -16 -6.67
10 BKSL 60 56 -4 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,280 3,470 190 5.79
2 IMAS 1,175 1,180 5 0.43
3 DOID 300 342 42 14.00
4 KBAG 54 51 -3 -5.56
5 ACST 230 282 52 22.61
6 TOWR 1,045 1,075 30 2.87
7 BBRI 4,320 4,290 -30 -0.69
8 BUMI 72 76 4 5.56
9 MEDC 474 515 41 8.65
10 PPRO 102 98 -4 -3.92