Portal Berita Ekonomi Rabu, 25 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,39% pada level 26.588.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,58% pada level 2.617.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,50% pada level 26.165.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,34% pada level 3.402.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,15% pada level 2.881.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,62% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yuan pada level 6,5756 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.155 IDR/USD.

Astaga! Ada 1.900 Dokumentasi Kekerasan Aparat Selama Aksi Cipta Kerja

Astaga! Ada 1.900 Dokumentasi Kekerasan Aparat Selama Aksi Cipta Kerja
WE Online, Jakarta -

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengklaim telah menerima 1.900 dokumentasi dalam bentuk foto dan video terkait tindak kekerasan aparat kepolisian selama menangani aksi massa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja tanggal 6-8 Oktober 2020.

"Berbagai dokumentasi yang kami terima menunjukkan praktik kekerasan oleh aparat kepolisian," kata KontraS sebagaimana disampaikan Peneliti KontraS, Rivanlee Ananda, melalui keterangannya pada Sabtu (14/11/2020). Baca Juga: Senggol Omnibus Law, Habib Rizieq: Bikin Undang-Undang Apa Kuitansi Warkop?

Praktik kekerasan itu di antaranya mengintimidasi dan merepresi massa aksi dengan memaki, menyemprotkan water cannon, menembakkan gas air mata, memukul, menendang, dan berbagai tindakan tidak manusiawi lainnya secara berulang-ulang. 

Korban brutalitas aparat itu, menurut KontraS berasal dari berbagai macam kalangan, mulai dari mahasiswa, aktivis, buruh, jurnalis hingga warga yang tidak ada kaitannya dengan aksi massa. Baca Juga: Tak Ada Minimal Modal untuk Dirikan PT dalam UU Cipta Kerja

KontraS juga menemukan lola yang sam tahun lalu dalam peristiwa aksi May Day di Bandung, aksi di sekitar Bawaslu Mei 2019, sampai aksi #ReformasiDikorupsi. Pola yang dimaksud yakni adanya penggunaan kekuatan secara eksesif, tindak penghukuman tidak manusiawi, penghalangan akses bantuan hukum, dan tidak adanya pengusutan dan proses hukum yang serius kepada aparat kepolisian pelaku kekerasan sebagai bentuk koreksi terhadap kinerja lembaga kepolisian.

"Peristiwa ini menunjukkan adanya pembiaran oleh Presiden Joko Widodo terhadap tindakan sewenang-wenang dan penggunaan kekuatan secara serampangan oleh anggota kepolisian yang melanggar HAM," ujar Rivanlee.

Berdasarkan hal tersebut, KontraS mendesak Presiden Joko Widodo untuk menginstruksikan pembenahan di tubuh Polri, dimulai dari instruksi kepada Polri untuk melakukan penegakan hukum terhadap seluruh peristiwa kekerasan dan pelanggaran HAM oleh aparat kepolisian dengan melibatkan lembaga pengawas eksternal, masyarakat sipil, secara independen.

Jokowi juga diminta menginstruksikan dilakukannya penegakan hukum serta memaksimalkan mekanisme koreksi baik internal maupun eksternal pada setiap Kepolisian Daerah untuk mengusut tuntas seluruh kasus kekerasan oleh kepolisian. Lalu, Jokowi harus mengevaluasi kinerja Kapolri Idham Azis perihal brutalitas aparat kepolisian dalam menangani aksi massa.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: UU Cipta Kerja, Omnibus Law, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Kepolisian

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,804.02 3,766.07
British Pound GBP 1.00 19,013.60 18,818.76
China Yuan CNY 1.00 2,167.61 2,145.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,266.98 14,125.02
Dolar Australia AUD 1.00 10,432.02 10,325.39
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,840.50 1,822.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,620.84 10,512.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,899.24 16,725.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,488.26 3,449.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,646.08 13,509.01
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5701.029 48.265 705
2 Agriculture 1243.626 1.307 24
3 Mining 1600.366 -4.672 47
4 Basic Industry and Chemicals 875.363 12.303 80
5 Miscellanous Industry 1022.042 2.778 53
6 Consumer Goods 1879.341 12.169 60
7 Cons., Property & Real Estate 364.382 5.701 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 970.914 11.627 79
9 Finance 1295.026 9.285 93
10 Trade & Service 675.818 9.092 174
No Code Prev Close Change %
1 PANR 124 167 43 34.68
2 PPRO 70 94 24 34.29
3 TIFA 380 474 94 24.74
4 MLPL 54 67 13 24.07
5 SMBR 795 985 190 23.90
6 LRNA 138 168 30 21.74
7 ALMI 238 282 44 18.49
8 LMSH 298 348 50 16.78
9 ELSA 266 306 40 15.04
10 LPCK 1,250 1,430 180 14.40
No Code Prev Close Change %
1 PORT 490 456 -34 -6.94
2 AIMS 145 135 -10 -6.90
3 BALI 1,090 1,015 -75 -6.88
4 IFSH 380 354 -26 -6.84
5 POLU 815 760 -55 -6.75
6 JSPT 965 900 -65 -6.74
7 DPUM 60 56 -4 -6.67
8 RELI 332 310 -22 -6.63
9 EPAC 197 184 -13 -6.60
10 DAYA 456 426 -30 -6.58
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 70 94 24 34.29
2 FREN 70 74 4 5.71
3 SMBR 795 985 190 23.90
4 BBRI 4,080 4,200 120 2.94
5 TOWR 1,070 1,045 -25 -2.34
6 KBAG 60 57 -3 -5.00
7 KRAS 436 444 8 1.83
8 TLKM 3,320 3,350 30 0.90
9 WSBP 216 224 8 3.70
10 AISA 270 294 24 8.89