Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:08 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 43,31 USD/barel.
  • 16:07 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 46,27 USD/barel.
  • 16:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,28% terhadap Euro pada level 1,1874 USD/EUR.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,41% terhadap Poundsterling pada level 1,3376 USD/GBP.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,39% pada level 26.588.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,58% pada level 2.617.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,50% pada level 26.165.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,34% pada level 3.402.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,15% pada level 2.881.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,62% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yuan pada level 6,5756 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.155 IDR/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,22% terhadap Yen pada level 104,29 JPY/USD.
  • 16:01 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.824 USD/troy ounce.

Wakil Ketua MPR: Pancasila Teruji Ampuh Hadapi Tantangan Zaman

Wakil Ketua MPR: Pancasila Teruji Ampuh Hadapi Tantangan Zaman
WE Online, Jakarta -

Apa pendapatmu tentang Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, sesuatu yang menjadi keputusan para pendiri bangsa?

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid bercerita, Pancasila tak berasal dari pemikiran Bung Karno saja. Di dalamnya, ada berbagai nilai-nilai yang sudah Bung Karno gali dari masyarakat.

"Karena itu Pancasila bisa diterima seluruh rakyat Indonesia, dan  tidak ada satu sila pun  yang bertentangan dengan nilai-nilai yang tumbuh serta berkembang dalam masyarakat. Pancasila bukan agama, tetapi tidak ada satupun agama yang bertentangan dengan Pancasila," kata Hidayat secara daring pada acara Temu Tokoh Nasional/Kebangsaan, kerja sama MPR dengan Garuda Keadilan Provinsi Lampung.

Baca Juga: Demi Stabilitas Pangan, Kementan Dukung Pertanian di Wilayah Ini

Baca Juga: Begini Kata Akademisi Soal Perkembangan Pertanian Indonesia!

Acara tersebut berlangsung di Gedung Ragom Sejahtera , Jl. Untung Suropati Bandar Lampung, Minggu (15/11/2020). Ikut hadir pada acara tersebut Ketua Garuda Keadilan Provinsi  Lampung Agus Sholihin. 

Selain Hidayat, acara tersebut juga menghadirkan satu narasumber pendamping, yaitu DR Zulkarnain, pakar Hukum Tatanegara dan dosen Fakultas Hukum Unila. Tema yang dibahas dalam acara tersebut adalah Pemuda Terdepan Dalam Mengawal Kemajuan, Keamanan dan Kecintaan kepada NKRI.

Sejak ditetapkan pada 18 Agustus 1945, berbarengan dengan penetapan konstitusi, tidak  ada satu kelompok masyarakat pun yang menolak keberadaan Pancasila. Bahkan ketika Bung Karno dan para pendiri bangsa lainnya meninggal, Pancasila tetap tegak berdiri, tidak ada penolakan dari masyarakat manapun.

Berbeda dengan Yugoslavia, negara di Kawasan Balkan yang didirikan Josip Bros Tito, itu akhirnya terpecah setelah pendirinya mangkat. Yugoslavia terbagi menjadi negara-negara kecil sesuai etnis dan suku bangsa yang hidup di daerah tersebut. Beberapa negara muncul sebagai pengganti Yugoslavia, antara lain: Serbia, Kroasia, Slovenia dan Bosnia-Herzegovina.

"Sementara itu, Uni Soviet, negara yang sudah tidak ada  dalam peta dunia, itu mengalami perpecahan setelah pemerintah berkuasa memaksakan Kebijakan Glasnost (keterbukaan) dan Perestroika (restrukturisasi). Kebijakan tersebut dipaksakan oleh penguasa dan hendak menggantikan ideologi komunis yang sudah lama hidup di tengah masyarakat Uni Soviet. Sejarah Yugoslavia dan Uni Soviet bisa menjadi pelajaran bagi Indonesia dalam mengelola bangsa dan negara," kata Hidayat menambahkan. 

Selain menerima dan mensyukuri dasar serta Ideologi Pancasila, kata Hidayat Generasi muda juga harus mendukung pilihan terhadap bentuk negara kesatuan, dalam bingkai NKRI. Pilihan tersebut sangat sesuai dengan wilayah Indonesia yang terdiri dari pulau-pulau diserta keberagaman suku, bangsa, bahasa, adat budaya serta agama. 

Pilihan tersebut kata Hidayat membuat Indonesia tetap kokoh, meskipun pada 1998, terjadi gerakan Reformasi. Kala itu, banyak pengamat meramalkan bahwa Indonesia akan terpecah belah setelah era reformasi. Nyatanya ramalan itu tidak terjadi. Seluruh bangsa Indonesia menghendaki tetap berada dalam satu gerbong NKRI. Meskipun Reformasi menyebabkan banyak perubahan, termasuk amandemen UUD 1945,  tetapi dasar dan ideologi Pancasila serta Bentuk Negara NKRI, tak mengalami perubahan apapun.

Baca Juga

Tag: Lampung, Pancasila, Hidayat Nur Wahid, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Tanayastri Dini Isna

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,804.02 3,766.07
British Pound GBP 1.00 19,013.60 18,818.76
China Yuan CNY 1.00 2,167.61 2,145.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,266.98 14,125.02
Dolar Australia AUD 1.00 10,432.02 10,325.39
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,840.50 1,822.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,620.84 10,512.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,899.24 16,725.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,488.26 3,449.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,646.08 13,509.01
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5701.029 48.265 705
2 Agriculture 1243.626 1.307 24
3 Mining 1600.366 -4.672 47
4 Basic Industry and Chemicals 875.363 12.303 80
5 Miscellanous Industry 1022.042 2.778 53
6 Consumer Goods 1879.341 12.169 60
7 Cons., Property & Real Estate 364.382 5.701 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 970.914 11.627 79
9 Finance 1295.026 9.285 93
10 Trade & Service 675.818 9.092 174
No Code Prev Close Change %
1 PANR 124 167 43 34.68
2 PPRO 70 94 24 34.29
3 TIFA 380 474 94 24.74
4 MLPL 54 67 13 24.07
5 SMBR 795 985 190 23.90
6 LRNA 138 168 30 21.74
7 ALMI 238 282 44 18.49
8 LMSH 298 348 50 16.78
9 ELSA 266 306 40 15.04
10 LPCK 1,250 1,430 180 14.40
No Code Prev Close Change %
1 PORT 490 456 -34 -6.94
2 AIMS 145 135 -10 -6.90
3 BALI 1,090 1,015 -75 -6.88
4 IFSH 380 354 -26 -6.84
5 POLU 815 760 -55 -6.75
6 JSPT 965 900 -65 -6.74
7 DPUM 60 56 -4 -6.67
8 RELI 332 310 -22 -6.63
9 EPAC 197 184 -13 -6.60
10 DAYA 456 426 -30 -6.58
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 70 94 24 34.29
2 FREN 70 74 4 5.71
3 SMBR 795 985 190 23.90
4 BBRI 4,080 4,200 120 2.94
5 TOWR 1,070 1,045 -25 -2.34
6 KBAG 60 57 -3 -5.00
7 KRAS 436 444 8 1.83
8 TLKM 3,320 3,350 30 0.90
9 WSBP 216 224 8 3.70
10 AISA 270 294 24 8.89