Portal Berita Ekonomi Jum'at, 27 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,56% pada level 26.819.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,94% pada level 2.625.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,91% pada level 26.537.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,22% pada level 3.369.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,64% pada level 2.851.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,28% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 6,5769 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,31% terhadap Dollar AS pada level 14.100 IDR/USD.

Produk Skincare Berbahan Alami Kian Diminati

Produk Skincare Berbahan Alami Kian Diminati
WE Online, Jakarta -

Indonesia merupakan salah satu pasar produk kosmetik yang cukup potensial sehingga usaha ini dapat menjanjikan bagi produsen yang ingin mengembangkannya. Hal ini pula yang mendorong CV. Skin Solution Beauty Care Indonesia untuk terus meningkatkan layanannya.

Terbaru, produsen perawatan tubuh itu meluncurkan produk yang diberi nama BeautieSS Skincare. Owner CV. Skin Solution Beauty, Care Rizki Ananda Musa, mengatakan bahwa dengan populasi penduduk Indonesia yang sangat banyak, menjadikan Indonesia sebagai pasar menggiurkan untuk produk kosmetik.

Baca Juga: Beautiess Skincare Salurkan Bantuan ke Pondok Pesantren Darul Inayah

"BeautieSS ini hadir karena besarnya permintaan akan produk skincare di Indonesia. Walaupun kita awalnya perusahaan makloon kosmetik, tetapi itu bukan menjadi kendala untuk menciptakan sebuah produk," kata Rizki dalam "Gathering Reseller BeautieSS Skin Solution" pada Minggu (15/11/2020) di NaraPark Bandung.

Dengan pengalaman di bidang kosmetik yang cukup lama, Rizki pun meyakini akan kualitas dari Beautiess ini tidak kalah dengan produk impor yang ada di pasaran. "Pengalaman kita di bidang kosmetik sudah 10 tahun. Jadi, untuk komposisi dari BeautieSS ini dijamin aman serta sehat karena menggunakan bahan herbal dan juga halal karena sudah ada sertifikat halalnya," ucapnya.

Berdasarkan data, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan pertumbuhan industri kosmetik mencapai 9% pada tahun ini. Untuk meningkatkan penjualan, perusahaan kosmetik di Indonesia gencar menggunakan produk berbahan alami.

Sementara itu, Manager BeautieSS Skincare Arda menambahkan, kehadiran BeautieSS skincare diharapkan dapat membantu perkenomian keluarga. Ia mengatakan dengan bergabung menjadi reseller bisa menguntungkan dan membantu perekonomian keluarga karena syaratnya mudah menjadi reseller, yaitu dengan pembelian lip matte sebanyak 3 pcs di harga Rp297.000 dan akan mendapatkan berbagai macam keuntungan setelah bergabung.

"Kita akan bantu yang mau bergabung baik menjadi reseller maupun distributor dengan memberikan edukasi cara penjualanya baik secara online maupun offline karena motto kita adalah gaya, kaya, jaya," ujarnya.

Sampai saat ini, kata dia, sudah ada  50 yang tergabung di BeautieSS baik itu menjadi reseller maupun distributor yang tersebar di Indonesia. Arda pun optimisi tahun depan Beautiss akan berkembang karena pangsa pasar skincare Indonesia diyakini masih berpotensi untuk tumbuh.

"Target kita tahun depan, BeautieSS bisa masuk ke pasar Asia sehingga bisa membuktikan bahwa produk lokal pun bisa menguasai pasar kosmetik Asia," tutup Arda.

Baca Juga

Tag: Beautiess Skincare, Kecantikan, industri kosmetik nasional

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: BeautieSS Skincare

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.34 3,748.56
British Pound GBP 1.00 19,013.25 18,821.25
China Yuan CNY 1.00 2,162.10 2,140.42
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,200.65 14,059.35
Dolar Australia AUD 1.00 10,454.52 10,347.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,832.11 1,813.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,610.96 10,499.10
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,932.86 16,762.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.55 3,442.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,612.59 13,470.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5759.916 80.669 705
2 Agriculture 1231.325 -1.049 24
3 Mining 1637.002 32.633 47
4 Basic Industry and Chemicals 895.382 24.112 80
5 Miscellanous Industry 1009.041 15.971 53
6 Consumer Goods 1874.319 16.407 60
7 Cons., Property & Real Estate 368.617 5.657 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 987.173 31.451 79
9 Finance 1307.148 9.800 93
10 Trade & Service 690.456 6.771 174
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 55 74 19 34.55
2 PNSE 790 980 190 24.05
3 KAYU 61 75 14 22.95
4 DAYA 398 488 90 22.61
5 ACST 230 282 52 22.61
6 VIVA 50 61 11 22.00
7 ALKA 252 306 54 21.43
8 TGRA 102 123 21 20.59
9 BCIP 55 66 11 20.00
10 SONA 5,400 6,325 925 17.13
No Code Prev Close Change %
1 FORU 100 93 -7 -7.00
2 EPAC 172 160 -12 -6.98
3 SKLT 1,600 1,490 -110 -6.88
4 TRIM 117 109 -8 -6.84
5 HITS 498 464 -34 -6.83
6 TIFA 442 412 -30 -6.79
7 CBMF 595 555 -40 -6.72
8 NFCX 1,720 1,605 -115 -6.69
9 RONY 240 224 -16 -6.67
10 BKSL 60 56 -4 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,280 3,470 190 5.79
2 IMAS 1,175 1,180 5 0.43
3 DOID 300 342 42 14.00
4 KBAG 54 51 -3 -5.56
5 ACST 230 282 52 22.61
6 TOWR 1,045 1,075 30 2.87
7 BBRI 4,320 4,290 -30 -0.69
8 BUMI 72 76 4 5.56
9 MEDC 474 515 41 8.65
10 PPRO 102 98 -4 -3.92