Portal Berita Ekonomi Kamis, 03 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,13% pada level 26.532.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,05% pada level 26.800. 
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,07% pada level 3.449.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,18% pada level 2.809.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.388.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yuan pada level 6,5672 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.125 IDR/USD.

Jika F-20 China Bentrok, Ini yang Terjadi pada F-35 dan F-22 Kebanggaan AS

Jika F-20 China Bentrok, Ini yang Terjadi pada F-35 dan F-22 Kebanggaan AS
WE Online, Washington -

Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) China menawarkan Chengdu J-20 sebagai salah satu jet tempur militer intinya. Kepala desainer jet tempur siluman J-20 generasi kelima, Yang Wei, telah menjelaskan kemampuan pesawat J-20 yang luas dan tak tertandingi.

J-20 telah digambarkan sebagai jet tempur generasi berikutnya yang revolusioner dan merongrong kognisi, karakteristiknya untuk misi jarak jauh, kemampuan tinggi dalam penetrasi, kesadaran, daya tembak, dan pengambilan keputusan yang cepat. 

Baca Juga: Pertama di Luar AS, Israel Terima Pesawat Uji Coba F-35I ADIR

Para analis percaya bahwa dengan kemampuan pencegat jarak jauhnya, J-20 dapat digunakan untuk menembak jatuh tanker Amerika dan pesawat pengintai lainnya. Kemampuan itulah yang membuat jet tempur China itu memiliki peluang untuk mengalahkan jet tempur siluman F-35 dan F-22 Raptor.

Menurut Justin Bronk, seorang analis dari Royal United Service Institute (RUSI) yang berbasis di London, J-20 adalah desain pesawat tempur terbesar—yang dapat diamati rendah—yang saat ini dalam produksi atau pengujian yang diketahui, dengan kapasitas bahan bakar internal yang mengesankan dan kemampuan untuk membawa hingga empat tangki bahan bakar eksternal pada tiang di bawah sayap yang dapat dilepas.

“Ini akan memungkinkan J-20 untuk bertindak sebagai pencegat jarak jauh, memburu tanker Amerika dan orbit enabler sayap besar (pesawat intelijen, surveillance dan pengintaian/ISR) jauh dari daratan—tugas penting jika China ingin menghadapi kekuatan udara taktis Amerika yang bergantung pada pesawat tanker sangat dekat dalam suatu konflik," tulis Bronk dalam laporannya bulan Oktober.

Namun, ia menambahkan bahwa J-20 memiliki beberapa kekurangan termasuk bobot dan kelincahannya yang kurang. Itulah sebabnya J-20 tidak memiliki peluang di depan F-22, karena memiliki kinerja dan kelincahan yang ekstrem. 

Namun, para ahli China mengklaim bahwa J-20, yang dikembangkan lebih lambat dari F-22 memiliki banyak keunggulan dibandingkan jet tempur Raptor. Mereka percaya bahwa beberapa fitur F-22 lebih cocok untuk Eropa daripada Asia-Pasifik.

F-22 hanya memiliki jangkauan tempur sekitar 500 mil, yang mungkin baik-baik saja untuk wilayah terbatas Eropa Timur, tetapi kurang untuk wilayah Asia-Pasifik yang luas. Jarak tempur 700 mil J-20 memberi jet siluman China itu jangkauan yang lebih jauh di atas titik-titik nyala seperti Laut China Selatan.

David Axe dari Forbes menggemakan sentimen serupa yang mengatakan bahwa karena kurangnya jangkauan, F-22 Raptor akan mengandalkan tanker untuk menahan mereka dalam pertarungan.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: China (Tiongkok), Militer China, Jet Tempur Siluman Chengdu J-20, Jet Tempur Siluman F-35, Amerika Serikat (AS), Militer AS

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Wikimedia Commons

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,795.45 3,757.48
British Pound GBP 1.00 19,107.40 18,911.64
China Yuan CNY 1.00 2,170.90 2,149.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,234.82 14,093.18
Dolar Australia AUD 1.00 10,501.03 10,393.72
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.11 1,817.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,647.63 10,535.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,191.39 17,018.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,497.50 3,458.45
Yen Jepang JPY 100.00 13,637.50 13,500.51
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5813.987 89.245 705
2 Agriculture 1331.394 5.180 24
3 Mining 1724.315 44.614 47
4 Basic Industry and Chemicals 905.439 14.754 80
5 Miscellanous Industry 1021.855 26.155 53
6 Consumer Goods 1888.565 30.435 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.166 7.988 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 969.573 20.160 79
9 Finance 1306.634 11.861 93
10 Trade & Service 704.859 12.368 174
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 560 700 140 25.00
2 PDES 384 468 84 21.88
3 BBKP 280 340 60 21.43
4 ABMM 705 850 145 20.57
5 TECH 121 145 24 19.83
6 GMFI 128 152 24 18.75
7 LRNA 160 189 29 18.12
8 GDST 91 106 15 16.48
9 VICO 78 90 12 15.38
10 BOLT 685 790 105 15.33
No Code Prev Close Change %
1 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
2 UNIT 190 177 -13 -6.84
3 SONA 6,225 5,800 -425 -6.83
4 PCAR 440 410 -30 -6.82
5 CLAY 1,640 1,530 -110 -6.71
6 SOTS 194 181 -13 -6.70
7 OASA 420 392 -28 -6.67
8 TAMA 165 154 -11 -6.67
9 TRIN 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 BBKP 280 340 60 21.43
2 PPRO 100 109 9 9.00
3 ANTM 1,155 1,245 90 7.79
4 HMSP 1,565 1,655 90 5.75
5 GIAA 410 416 6 1.46
6 BBRI 4,240 4,300 60 1.42
7 ELSA 314 342 28 8.92
8 TLKM 3,240 3,330 90 2.78
9 GMFI 128 152 24 18.75
10 PGAS 1,390 1,440 50 3.60