Portal Berita Ekonomi Rabu, 02 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,13% pada level 26.532.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,05% pada level 26.800. 
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,07% pada level 3.449.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,18% pada level 2.809.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.388.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yuan pada level 6,5672 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.125 IDR/USD.

Rapatkan Barisan, Donald Trump Beli Jaringan Televisi

Rapatkan Barisan, Donald Trump Beli Jaringan Televisi
WE Online, Washington -

Presiden Donald Trump terus mencari cara agar Trump “selalu menang”. Baru-baru ini, para sekutu Trump dikabarkan akan membeli jaringan televisi konservatif Newsmax TV.  Alasan pembelian disebut-sebut karena televisi ini dianggap “memenangkan” dirinya dan tidak menganggap Joe Biden sebagai pemenang.

The Wall Street Journal melaporkan Hicks Equity Firm, perusahaan ekuitas swasta yang terkait dengan salah satu ketua Komite Nasional Republik, telah menyatakan minatnya pada Newsmax sebagai pesaing Fox News.

Baca Juga: Akhirnya, Kemenangan Joe Biden Diakui Donald Trump tapi...

Newsmax diketahui telah melihat peningkatan jumlah penonton sejak Hari Pemilihan, ketika beberapa konservatif dan loyalis Trump menjadi kesal karena Fox News dan media serupa lainnya menyebut Joe Biden sebagai presiden terpilih.

Berbasis di West Palm Beach, Florida, tepat dengan keberadaan Trump International Golf Course, Newsmax telah mendukung klaim tidak berdasar Trump atas kecurangan pemilu.

Namun The Journal melaporkan belum jelas sejauh mana diskusi yang terjadi antara Hicks Equity dan Newsmax. Sementara itu, Kepala Eksekutif Media Newsmax Chris Ruddy mengatakan belum ada kesepakatan yang dibuat.

“Newsmax tidak pernah memiliki kesepakatan apa pun dengan grup Hicks, dan jika benar mereka menggunakan nama kami untuk tujuan penggalangan dana, itu sama sekali tidak pantas,” kata Ruddy kepada The Journal. Dia menambahkan jika Newsmax telah mengadakan beberapa diskusi selama bertahun-tahun terkait hal itu.

Diketahui, Trump terus merusak hubungannya dengan Fox News. Hubungan Trump dengan Fox News selama empat tahun berlangsung naik turun. Keduanya kerap “saling bersahutan” di Twitter. Hubungan yang berawal dari kekaguman publik ini sekarang berubah menjadi semacam “bahan saran” bagi Trump, tergantung pada bagaimana liputan itu terjadi.

Di sisi lain,ada laporan jika Trump mempertimbangkan untuk membuat jaringannya sendiri. Namun hal ini belum dikonfirmasi karena Trump fokus pada kemungkinan untuk membalikkan hasil pemilu.

Pakar industri mengatakan jika Trump dapat menemukan pasar yang layak jika dia ingin mengejar usaha tersebut, namun tidak pada skala jaringan TV.

“Saya pikir untuk seseorang seperti Trump, itu mudah sekali,” kata Chris Balfe, seorang mitra di perusahaan konsultan media digital Red Seat Ventures.

Nantinya jaringan milik Trump ini dinilai bisa bersaing dengan layanan streaming Fox News, Fox Nation. 

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Pilpres AS, Donald Trump

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Antara/REUTERS/Carlos Barria

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,795.45 3,757.48
British Pound GBP 1.00 19,107.40 18,911.64
China Yuan CNY 1.00 2,170.90 2,149.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,234.82 14,093.18
Dolar Australia AUD 1.00 10,501.03 10,393.72
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.11 1,817.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,647.63 10,535.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,191.39 17,018.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,497.50 3,458.45
Yen Jepang JPY 100.00 13,637.50 13,500.51
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5813.987 89.245 705
2 Agriculture 1331.394 5.180 24
3 Mining 1724.315 44.614 47
4 Basic Industry and Chemicals 905.439 14.754 80
5 Miscellanous Industry 1021.855 26.155 53
6 Consumer Goods 1888.565 30.435 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.166 7.988 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 969.573 20.160 79
9 Finance 1306.634 11.861 93
10 Trade & Service 704.859 12.368 174
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 560 700 140 25.00
2 PDES 384 468 84 21.88
3 BBKP 280 340 60 21.43
4 ABMM 705 850 145 20.57
5 TECH 121 145 24 19.83
6 GMFI 128 152 24 18.75
7 LRNA 160 189 29 18.12
8 GDST 91 106 15 16.48
9 VICO 78 90 12 15.38
10 BOLT 685 790 105 15.33
No Code Prev Close Change %
1 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
2 UNIT 190 177 -13 -6.84
3 SONA 6,225 5,800 -425 -6.83
4 PCAR 440 410 -30 -6.82
5 CLAY 1,640 1,530 -110 -6.71
6 SOTS 194 181 -13 -6.70
7 OASA 420 392 -28 -6.67
8 TAMA 165 154 -11 -6.67
9 TRIN 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 BBKP 280 340 60 21.43
2 PPRO 100 109 9 9.00
3 ANTM 1,155 1,245 90 7.79
4 HMSP 1,565 1,655 90 5.75
5 GIAA 410 416 6 1.46
6 BBRI 4,240 4,300 60 1.42
7 ELSA 314 342 28 8.92
8 TLKM 3,240 3,330 90 2.78
9 GMFI 128 152 24 18.75
10 PGAS 1,390 1,440 50 3.60