Portal Berita Ekonomi Rabu, 02 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,86% pada level 26.567.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,66% pada level 2.634.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,34% pada level 26.787.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,77% pada level 3.451.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,14% pada level 2.809.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,46% pada level 6.357.
  • 16:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,5700 CNY/USD.
  • 15:59 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.130 IDR/USD.

Raup Cuan 5,6 Juta Dolar AS, Horor Freaky Puncaki Box Office

Raup Cuan 5,6 Juta Dolar AS, Horor Freaky Puncaki Box Office
WE Online, Jakarta -

Film horor Freaky berhasil mengantongi 3,7 juta dolar AS atau sekitar Rp 52 miliar selama akhir pekan. Pandemi yang membuat hampir semua film besar ditunda perilisannya, di lain sisi telah mempermudah film ini untuk memuncaki box office AS.

Film dari Universal Pictures dan Blumhouse Productions ini diputar di 2.472 layar bioskop di Amerika Utara. Di luar Amerika, Freaky meraup 1,9 juta dolar AS dari 20 pasar internasional, sehingga total penjualan global mencapai 5,6 juta dolar AS atau sekitar Rp 79 miliar.

Baca Juga: Bukan Kaleng-kaleng, Suicide Squad 2 Diperkuat Aktor Senior Sylvester Stallone

Freaky dibintangi oleh Vince Vaughn sebagai pembunuh berantai yang biadab dan Kathryn Newton sebagai remaja sekolah menengah. Keduanya secara tidak sengaja bertukar jiwa pada hari Jumat tanggal 13.

Christopher Landon menyutradarai film thriller berperingkat-R tersebut. Film yang menerima ulasan positif itu menghabiskan biaya produksi hingga 6 juta dolar AS.

“Ini akan sangat menguntungkan. Dengan pandemi yang melonjak dan bioskop tambahan AS ditutup, ini adalah pembukaan yang bagus," kata analis David A Gross yang menjalankan perusahaan konsultan film Franchise Entertainment Research.

Jim Orr, presiden distribusi domestik Universal, mengatakan Freaky seharusnya memiliki umur yang panjang di bioskop karena tidak memiliki pesaing berat.

“Ini akan menjadi film genre horor yang memiliki umur yang jauh lebih panjang dari biasanya," kata Orr seperti dilansir Reuters.

Orr juga memuji kolaborasi studio Blumhouse, yang dikenal karena membuat thriller dengan anggaran yang bertanggung jawab. Ia menyebut, Landon memiliki sentuhan luar biasa untuk film-film ini.

"Dia bisa memadukan horor dan komedi, tidak seperti yang lain," kata Orr.

Dibandingkan dengan studio saingannya, Universal telah aktif merilis film selama pandemi, terutama karena kesepakatan yang dibuatnya dengan AMC Theatres. Biasanya, film diputar di layar lebar selama 75 hingga 90 hari sebelum pindah ke layanan digital.

Namun, di bawah perjanjian baru Universal dan AMC, studio dapat menempatkan film baru pada video-on-demand premium dalam waktu 17 hari sejak debut mereka di bioskop. Sebagai gantinya, AMC yang merupakan jaringan bioskop terbesar di dunia, berjanji untuk tidak memboikot film Universal dan juga mendapat potongan dari keuntungan digital.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Film, Film Hollywood

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Unsplash/Daniel Jensen

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,799.20 3,761.09
British Pound GBP 1.00 19,030.82 18,834.40
China Yuan CNY 1.00 2,164.93 2,142.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,248.89 14,107.11
Dolar Australia AUD 1.00 10,485.76 10,378.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.02 1,819.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,643.83 10,533.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,034.55 16,863.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,494.09 3,455.08
Yen Jepang JPY 100.00 13,654.90 13,517.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5724.742 112.327 705
2 Agriculture 1326.214 9.156 24
3 Mining 1679.701 5.613 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.685 27.399 80
5 Miscellanous Industry 995.700 37.425 53
6 Consumer Goods 1858.130 18.754 60
7 Cons., Property & Real Estate 377.178 4.780 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 949.413 4.405 79
9 Finance 1294.773 35.602 93
10 Trade & Service 692.491 11.382 174
No Code Prev Close Change %
1 GMFI 98 128 30 30.61
2 FIRE 448 560 112 25.00
3 UNIT 153 190 37 24.18
4 TGRA 109 133 24 22.02
5 BIKA 162 196 34 20.99
6 PORT 406 482 76 18.72
7 LMSH 310 368 58 18.71
8 TOBA 494 580 86 17.41
9 SSMS 690 780 90 13.04
10 AGRO 540 610 70 12.96
No Code Prev Close Change %
1 SKLT 1,725 1,605 -120 -6.96
2 YPAS 462 430 -32 -6.93
3 TFAS 160 149 -11 -6.88
4 IBST 8,000 7,450 -550 -6.88
5 TEBE 660 615 -45 -6.82
6 YULE 352 328 -24 -6.82
7 KONI 470 438 -32 -6.81
8 DADA 59 55 -4 -6.78
9 HRME 59 55 -4 -6.78
10 SOTS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 GIAA 378 410 32 8.47
2 TLKM 3,230 3,240 10 0.31
3 BBRI 4,090 4,240 150 3.67
4 DOID 410 412 2 0.49
5 PPRO 92 100 8 8.70
6 PGAS 1,390 1,390 0 0.00
7 BBNI 6,000 6,250 250 4.17
8 AGRO 540 610 70 12.96
9 BRIS 1,430 1,455 25 1.75
10 ANTM 1,145 1,155 10 0.87