Portal Berita Ekonomi Jum'at, 27 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,56% pada level 26.819.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,94% pada level 2.625.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,91% pada level 26.537.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,22% pada level 3.369.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,64% pada level 2.851.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,28% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Yuan pada level 6,5769 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,31% terhadap Dollar AS pada level 14.100 IDR/USD.

Huru-Hara Anies Baswedan-Habib Rizieq, Rocky Gerung: Mahfud yang Punya Gara-Gara

Huru-Hara Anies Baswedan-Habib Rizieq, Rocky Gerung: Mahfud yang Punya Gara-Gara
WE Online, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akhirnya diperiksa Polda Metro Jaya. Selama hampir 10 jam Anies harus menjawab 33 pertanyaan soal kerumunan massa yang timbul akibat kepulangan Habib Rizieq Shihab, khususnya acara pernikahan putri Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut.

Pengamat dan aktivis sosial politik Rocky Gerung menilai pemeriksaan selama itu tampak sekali dipaksakan. Tidak jelas untuk apa tujuan pemeriksaan tersebut. Sebaliknya, kesan yang muncul justru hanya untuk memuaskan penguasa.

Baca Juga: Rocky Beraksi: Muak dengan Istana Orang-Orang Pergi ke Habib Rizieq

Dia mempertanyakan pelanggaran apa yang dilakukan Anies terhadap UU Karantina Kesehatan. Sebab, UU ini tak pernah diterapkan dalam pandemi Covid-19 karena Presiden Jokowi sendiri memilih Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Polisi terpaksa memperpanjang pemeriksaan itu karena berupaya untuk memenuhi keinginan istana yang berharap Anies kena delik. Padahal, polisi mengerti bahwa tidak mungkin diberikan delik pada sifat UU yang tidak mempunyai kekuatan hukum," kata dia dalam video Gagal Jerat Anies, Operasi Intelijen Istana Berantakan di saluran youtube Rocky Gerung Official, Rabu (18/11/2020).

Rocky menganggap bahwa seluruh kejadian mulai kedatangan Habib Rizieq hingga Anies Baswedan terjadi karena pemerintah tidak memiliki informasi yang akurat. Istana, kata Rocky, tidak punya tim yang bisa mengolah informasi secara presisi.

Yang diandalkan hanya opini publik melalui konferensi pers. Menurut dia, dua ujung tombak pembentuk opini andalan istana adalah buzzer atau influencer plus para komisaris BUMN dari para relawan.

"Semuanya tidak punya kemampuan untuk membuat analisis keadaan. Masak, Mahfud sendiri tidak punya pengetahuan bahwa UU Karantina itu tidak diberlakukan justru karena presiden ingin PSBB. Polisi juga akan kesulitan. Jadi, presiden juga akan tertipu oleh pembantu-pembantunya sendiri," kata Rocky dalam video wawancara dengan Hersuberno Arief tersebut.

Dampaknya, kata Rocky, selalu muncul blunder dalam sikap dan kebijakan pemerintah. Alih-alih menurunkan citra Anies melalui pemeriksaan polisi, yang terjadi malah sebaliknya banyak orang menjadi berpihak lagi kepada Anies.

"Jadi ini semua Mahfud yang punya gara-gara karena nggak ada koordinasi. Lho Mahfud kan Menkopolhukam yang membawahi semua informasi publik, informasi BIN, intelijen TNI, informasi polisi. Dia nggak bisa olah karena dia menunggangi dukungan palsu dari relawan. Dia pikir buzzer memberi informasi lebih baik dari intelijen, dari polisi. Itu kesalahan Pak Mahfud, padahal dia punya kapasitas dan portofolio untuk mengumpulkan informasi sebelum teledor memberikan informasi kepada publik," kata Rocky.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Rocky Gerung, Mahfud MD, Anies Baswedan, Muhammad Rizieq Shihab (Habib Rizieq)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: Antara/Harry T

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.34 3,748.56
British Pound GBP 1.00 19,013.25 18,821.25
China Yuan CNY 1.00 2,162.10 2,140.42
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,200.65 14,059.35
Dolar Australia AUD 1.00 10,454.52 10,347.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,832.11 1,813.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,610.96 10,499.10
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,932.86 16,762.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.55 3,442.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,612.59 13,470.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5759.916 80.669 705
2 Agriculture 1231.325 -1.049 24
3 Mining 1637.002 32.633 47
4 Basic Industry and Chemicals 895.382 24.112 80
5 Miscellanous Industry 1009.041 15.971 53
6 Consumer Goods 1874.319 16.407 60
7 Cons., Property & Real Estate 368.617 5.657 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 987.173 31.451 79
9 Finance 1307.148 9.800 93
10 Trade & Service 690.456 6.771 174
No Code Prev Close Change %
1 ABBA 55 74 19 34.55
2 PNSE 790 980 190 24.05
3 KAYU 61 75 14 22.95
4 DAYA 398 488 90 22.61
5 ACST 230 282 52 22.61
6 VIVA 50 61 11 22.00
7 ALKA 252 306 54 21.43
8 TGRA 102 123 21 20.59
9 BCIP 55 66 11 20.00
10 SONA 5,400 6,325 925 17.13
No Code Prev Close Change %
1 FORU 100 93 -7 -7.00
2 EPAC 172 160 -12 -6.98
3 SKLT 1,600 1,490 -110 -6.88
4 TRIM 117 109 -8 -6.84
5 HITS 498 464 -34 -6.83
6 TIFA 442 412 -30 -6.79
7 CBMF 595 555 -40 -6.72
8 NFCX 1,720 1,605 -115 -6.69
9 RONY 240 224 -16 -6.67
10 BKSL 60 56 -4 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,280 3,470 190 5.79
2 IMAS 1,175 1,180 5 0.43
3 DOID 300 342 42 14.00
4 KBAG 54 51 -3 -5.56
5 ACST 230 282 52 22.61
6 TOWR 1,045 1,075 30 2.87
7 BBRI 4,320 4,290 -30 -0.69
8 BUMI 72 76 4 5.56
9 MEDC 474 515 41 8.65
10 PPRO 102 98 -4 -3.92