Portal Berita Ekonomi Rabu, 02 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:24 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 44,59 USD/barel.
  • 16:23 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 47,47 USD/barel.
  • 16:22 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,2061 USD/EUR.
  • 16:21 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,43% pada level 1,3362 USD/GBP.
  • 16:20 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,13% pada level 26.532.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,05% pada level 26.800. 
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,07% pada level 3.449.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,18% pada level 2.809.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.388.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yuan pada level 6,5672 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.125 IDR/USD.
  • 16:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,29% terhadap Yen pada level 104,63 JPY/USD.
  • 16:03 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.824 USD/troy ounce.

Heboh Data Pengguna Dijual ke Militer AS, Siapa Sosok Pendiri Muslim Pro?

Heboh Data Pengguna Dijual ke Militer AS, Siapa Sosok Pendiri Muslim Pro?
WE Online, Jakarta -

Belakangan ini beredar kabar bahwa aplikasi Muslim Pro telah menjual data pengguna ke pihak militer Amerika Serikat (AS). Pihak Muslim Pro pun telah membantah tuduhan tersebut dan menyampaikan bahwa penggunaan aplikasi Muslim Pro tidak membutuhkan data pengguna sehingga kabar tersebut dikatakan tidak benar.

Aplikasi Muslim Pro ini didirikan pada April 2008 oleh Erwan Mace yang bertujuan untuk membantu komunitas Muslim dalam beribadah. Beragam fitur Islam Muslim Pro ditujukan untuk mempermudah umat Muslim beribadah.

Sejak berdiri pada 2008 hingga empat tahun setelahnya, aplikasi Muslim Pro telah diunduh lebih dari 10 juta pengguna di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Saat ini, aplikasi tersebut telah diundur sebanyak 100 juta pengguna Android dan iOS.

Baca Juga: Aplikasi Nafas Sebut Sejumlah Daerah Ini Rawan Polutan Udara

Tujuan awal Erwan Mace saat pertama kali mendirikan Muslim Pro adalah karena ia melihat banyaknya aplikasi serupa tetapi tidak selengkap yang ia harapkan. Alhasil, ia pun menciptakan muslim pro yang memiliki wanti adzan sesuai negara, audio Al-Qur'an, restoran halal, lokasi masjid terdekat, arah kiblat, kalender hijriah, doa-doa dan lain sebagainya. 

Kini, Muslim Pro sudah menjamah hampir di seluruh dunia termasuk Uni Eropa, Timur Tengah dan Asia Pasifik. Negara-negara seperti Inggris, Perancis, Kanada, Amerika, Malaysia, Indonesia, Singapura, Arab Saudi, Iraq, Uni Emirat Arab menjadi negara dengan unduhan terbanyak saat ini.

Sebelum mendirikan Muslim Pro, Erwan Mace juga pernah bekerja sebagai Chief Technology Officer (CTO) perusahaan Soundbuzz, konsultan perusahaan Web Application Firewall Akamai, Chief Technology Officer (CTO) dari Viven hingga jabatan Developer Relation dari Google kawasan Asia Tenggara.

Berdasarkan situs resmi Bitsmedia, pencapaian Muslim Pro pada tahun 2020 adalah berhasil mendapatkan 10 juta pengguna. Lalu, di pertengahann 2015 menjadi 20 juta pengguna aktif di Android dan iOS hingga kini mencapai 100 juta pengguna.

Baca Juga

Tag: Erwan Mace, Muslim Pro

Penulis/Editor: Fajria Anindya Utami

Kredit Foto: Twitter/found8sg

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,795.45 3,757.48
British Pound GBP 1.00 19,107.40 18,911.64
China Yuan CNY 1.00 2,170.90 2,149.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,234.82 14,093.18
Dolar Australia AUD 1.00 10,501.03 10,393.72
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.11 1,817.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,647.63 10,535.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,191.39 17,018.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,497.50 3,458.45
Yen Jepang JPY 100.00 13,637.50 13,500.51
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5813.987 89.245 705
2 Agriculture 1331.394 5.180 24
3 Mining 1724.315 44.614 47
4 Basic Industry and Chemicals 905.439 14.754 80
5 Miscellanous Industry 1021.855 26.155 53
6 Consumer Goods 1888.565 30.435 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.166 7.988 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 969.573 20.160 79
9 Finance 1306.634 11.861 93
10 Trade & Service 704.859 12.368 174
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 560 700 140 25.00
2 PDES 384 468 84 21.88
3 BBKP 280 340 60 21.43
4 ABMM 705 850 145 20.57
5 TECH 121 145 24 19.83
6 GMFI 128 152 24 18.75
7 LRNA 160 189 29 18.12
8 GDST 91 106 15 16.48
9 VICO 78 90 12 15.38
10 BOLT 685 790 105 15.33
No Code Prev Close Change %
1 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
2 UNIT 190 177 -13 -6.84
3 SONA 6,225 5,800 -425 -6.83
4 PCAR 440 410 -30 -6.82
5 CLAY 1,640 1,530 -110 -6.71
6 SOTS 194 181 -13 -6.70
7 OASA 420 392 -28 -6.67
8 TAMA 165 154 -11 -6.67
9 TRIN 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 BBKP 280 340 60 21.43
2 PPRO 100 109 9 9.00
3 ANTM 1,155 1,245 90 7.79
4 HMSP 1,565 1,655 90 5.75
5 GIAA 410 416 6 1.46
6 BBRI 4,240 4,300 60 1.42
7 ELSA 314 342 28 8.92
8 TLKM 3,240 3,330 90 2.78
9 GMFI 128 152 24 18.75
10 PGAS 1,390 1,440 50 3.60