Portal Berita Ekonomi Rabu, 02 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,86% pada level 26.567.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,66% pada level 2.634.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,34% pada level 26.787.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,77% pada level 3.451.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,14% pada level 2.809.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,46% pada level 6.357.
  • 16:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,5700 CNY/USD.
  • 15:59 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.130 IDR/USD.

PSBB Paksa Orang di Rumah, Laba Alfamidi Minus 2,82%

PSBB Paksa Orang di Rumah, Laba Alfamidi Minus 2,82%
WE Online, Jakarta -

PT Midi Utama Indonesia Tbk (MIDI), perusahaan pengelola toko ritel Alfamidi, tidak terkecuali juga terdampak pandemi Covid-19. Dunia usaha menghadapi tahun terberat akibat pembatasan aktivitas di tengah wabah corona yang juga menekan laba Alfamidi hingga minus 2,82%.

Namun pada kuartal III, pendapatan Alfamidi tumbuh sebesar 9,59% menjadi sebesar Rp9,51 triliun dibandingkan periode yang sama tahun 2019 lalu, yakni Rp8,68 Triliun. Coorporate Secretary PT Midi Utama Indonesia Tbk, Suantopo Po, menerangkan bahwa meski naik, jumlah pengunjung dan pembeli yang masuk ke toko Alfamidi menurun cukup signifikan.

Baca Juga: Laba Bank BUMN Keok, BCA Top

"Sayangnya, kenaikan pendapatan tersebut berbanding terbalik dengan laba perseroan yang minus sebesar 2,82% dari periode yang sama tahun 2019," kata Suantopo di Alfa Tower, Alam Sutera, Rabu (18/11/2020).

Pada akhir kuartal 3 tahun 2020, perseroan mencatat pembukuan laba sebesar Rp137,47 miliar. Sementara, pada periode yang sama di tahun 2019, laba perseroan Rp141,46 miliar.

"Sampai dengan kuartal 3 tahun 2020, jumlah gerai Alfamidi adalah 1.746 yang terdiri dari 1.725 gerai reguler dan 21 gerai Alfamidi Supermarket. Angka ini naik 191 gerai dari jumlah di akhir 2019, yakni 1.555," ungkapnya.

Hingga akhir tahun 2020 ini, pihak Alfamidi menargetkan pendirian sebanyak 250 gerai. Masa pandemi Covid-19 yang panjang dan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat target sulit tercapai.

"Target perseroan, terlambatnya pembukaan gerai baru. Kemudian, memengaruhi pendapatan kita. Saat ini, kita masih tumbuh 9,6% dari pendapatan, tapi pertumbuhan gerai kita 12%, jadi ada minus 3-4%," jelasnya.

Berbeda dengan banyak perusahaan besar lain yang malah gulung tikar dan melakukan PHK massal, Alfamidi malah menambah karyawan seiring dengan pembukaan gerai.

"Kita tidak ada pengurangan, yang ada kita menambah. Satu gerai 12 orang, tinggal dikali 187 gerai. Cuma memang itu menyebar di seluruh Indonesia. Konsentrasi kita 25% di Pulau Jawa, 75% di luar Jawa," sambungnya.

Dengan kondisi pandemi ini, pihak Alfamidi untuk tahun 2021 tidak memiliki target jelas. Tidak ada pembukaan cabang baru dan untuk pembukaan gerai sama dengan 2020.

"Banyak kesulitan yang kita hadapi saat ini. Tetapi kita akan usahakan minimal sama dengan tahun ini. Target pendapatan, masih dalam pembahasan internal, kita usahakan sama dengan pemerintah, naik 5%," tukasnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Saham, Bursa, laba, Alfamidi, PT Midi Utama Indonesia Tbk

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Kredit Foto: Antara/Reno Esnir

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,799.20 3,761.09
British Pound GBP 1.00 19,030.82 18,834.40
China Yuan CNY 1.00 2,164.93 2,142.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,248.89 14,107.11
Dolar Australia AUD 1.00 10,485.76 10,378.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.02 1,819.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,643.83 10,533.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,034.55 16,863.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,494.09 3,455.08
Yen Jepang JPY 100.00 13,654.90 13,517.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5724.742 112.327 705
2 Agriculture 1326.214 9.156 24
3 Mining 1679.701 5.613 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.685 27.399 80
5 Miscellanous Industry 995.700 37.425 53
6 Consumer Goods 1858.130 18.754 60
7 Cons., Property & Real Estate 377.178 4.780 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 949.413 4.405 79
9 Finance 1294.773 35.602 93
10 Trade & Service 692.491 11.382 174
No Code Prev Close Change %
1 GMFI 98 128 30 30.61
2 FIRE 448 560 112 25.00
3 UNIT 153 190 37 24.18
4 TGRA 109 133 24 22.02
5 BIKA 162 196 34 20.99
6 PORT 406 482 76 18.72
7 LMSH 310 368 58 18.71
8 TOBA 494 580 86 17.41
9 SSMS 690 780 90 13.04
10 AGRO 540 610 70 12.96
No Code Prev Close Change %
1 SKLT 1,725 1,605 -120 -6.96
2 YPAS 462 430 -32 -6.93
3 TFAS 160 149 -11 -6.88
4 IBST 8,000 7,450 -550 -6.88
5 TEBE 660 615 -45 -6.82
6 YULE 352 328 -24 -6.82
7 KONI 470 438 -32 -6.81
8 DADA 59 55 -4 -6.78
9 HRME 59 55 -4 -6.78
10 SOTS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 GIAA 378 410 32 8.47
2 TLKM 3,230 3,240 10 0.31
3 BBRI 4,090 4,240 150 3.67
4 DOID 410 412 2 0.49
5 PPRO 92 100 8 8.70
6 PGAS 1,390 1,390 0 0.00
7 BBNI 6,000 6,250 250 4.17
8 AGRO 540 610 70 12.96
9 BRIS 1,430 1,455 25 1.75
10 ANTM 1,145 1,155 10 0.87