Portal Berita Ekonomi Rabu, 02 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:20 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,13% pada level 26.532.
  • 16:18 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,05% pada level 26.800. 
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,07% pada level 3.449.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,18% pada level 2.809.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,06% pada level 6.388.
  • 16:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Yuan pada level 6,5672 CNY/USD.
  • 16:06 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.125 IDR/USD.

Syarief Hasan: Kesehatan dan Ekonomi Harus Tetap Berjalan

Syarief Hasan: Kesehatan dan Ekonomi Harus Tetap Berjalan
WE Online, Jakarta -

Di hadapan anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Bogor, Wakil Ketua MPR RI Dr. H. Sjariefudin Hasan, MM, MBA (atau Syarief Hasan) mengatakan, bangsa Indonesia harus optimis menghadapi usia ulang tahun ke-100 kemerdekaan pada 2045. Karena pada tahun itu, sekitar 70 persen penduduk Indonesia berada pada usia produktif. Hanya 30 persen saja yang tidak produktif.

Hal ini berbeda dengan kebanyakan negara-negara lain yang memiliki penduduk tidak produktif lebih banyak dibanding penduduk berusia produktif. Itu artinya, potensi Indonesa untuk menyusul bangsa-bangsa lain yang lebih dahulu maju terbuka lebar. Tinggal bagaimana para pemuda pandai-pandai memanfaatkan segala potensi yang dimiliki.

Baca Juga: Syarief Hasan: Pondok Pesantren adalah Potret Kebhinnekaan Bangsa Indonesia

"Melihat semangat dan kerja keras yang ditunjukkan teman-teman Hipmi, saya sangat optimis pada saat bonus demografi terjadi, kita akan mampu bersaing untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain yang sudah lebih dahulu maju. Terus belajar dan berjuang, jangan mudah putus asa, sebar serta tularkan virus semangat kerja kerasmu kepada pemuda-pemuda Indonesia lainnya," kata Syarief Hasan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Optimisme itu diungkapkan Syarief Hasan saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR di hadapan anggota Hipmi Kota Bogor. Acara tersebut berlangsung di Rumah Makan Bumi Aki, Jalan Raya Padjajaran No. 51, Bantarjati, Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu (18/11/2020). Ikut hadir pada acara tersebut Ketua Hipmi Kota Bogor, A. Zulfikar Priyatna.

Saat pandemi Covid-19 seperti sekarang belum berkesudahan, Syarief Hasan mengajak para pengusaha senantiasa meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Jangan membiarkan diri sendiri dan orang-orang sekitar terpapar Covid-19. Atau, membiarkan ekonomi makin lesu karena berkonsentrasi menjaga kesehatan sehingga melupakan dunia usaha.

"Yang ideal, tetap berkegiatan ekonomi, tapi mengetatkan protokol kesehatan. Kalau hari biasa level menjaga kesehatannya tujuh, pada kondisi Covid -19, levelnya harus dinaikkan jadi 10. Jadi, tidak perlu mendikotomikan kesehatan atau ekonomi karena keduanya harus tetap dilaksanakan dengan penyesuaian protokol kesehatan," kata Syarief Hasan lagi.

Sampai vaksin Covid-19 ditemukan dan disuntikkan kepada seluruh masyarakat, Syarief Hasan mengajak disiplin kesehatan harus tetap menjadi prioritas. Meskipun, tingkat penularan dan kematian akibat corona makin berkurang.

Baca Juga

Tag: Syarief Hasan, Covid-19, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Kredit Foto: MPR

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,795.45 3,757.48
British Pound GBP 1.00 19,107.40 18,911.64
China Yuan CNY 1.00 2,170.90 2,149.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,234.82 14,093.18
Dolar Australia AUD 1.00 10,501.03 10,393.72
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.11 1,817.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,647.63 10,535.38
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,191.39 17,018.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,497.50 3,458.45
Yen Jepang JPY 100.00 13,637.50 13,500.51
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5813.987 89.245 705
2 Agriculture 1331.394 5.180 24
3 Mining 1724.315 44.614 47
4 Basic Industry and Chemicals 905.439 14.754 80
5 Miscellanous Industry 1021.855 26.155 53
6 Consumer Goods 1888.565 30.435 60
7 Cons., Property & Real Estate 385.166 7.988 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 969.573 20.160 79
9 Finance 1306.634 11.861 93
10 Trade & Service 704.859 12.368 174
No Code Prev Close Change %
1 FIRE 560 700 140 25.00
2 PDES 384 468 84 21.88
3 BBKP 280 340 60 21.43
4 ABMM 705 850 145 20.57
5 TECH 121 145 24 19.83
6 GMFI 128 152 24 18.75
7 LRNA 160 189 29 18.12
8 GDST 91 106 15 16.48
9 VICO 78 90 12 15.38
10 BOLT 685 790 105 15.33
No Code Prev Close Change %
1 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
2 UNIT 190 177 -13 -6.84
3 SONA 6,225 5,800 -425 -6.83
4 PCAR 440 410 -30 -6.82
5 CLAY 1,640 1,530 -110 -6.71
6 SOTS 194 181 -13 -6.70
7 OASA 420 392 -28 -6.67
8 TAMA 165 154 -11 -6.67
9 TRIN 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 BBKP 280 340 60 21.43
2 PPRO 100 109 9 9.00
3 ANTM 1,155 1,245 90 7.79
4 HMSP 1,565 1,655 90 5.75
5 GIAA 410 416 6 1.46
6 BBRI 4,240 4,300 60 1.42
7 ELSA 314 342 28 8.92
8 TLKM 3,240 3,330 90 2.78
9 GMFI 128 152 24 18.75
10 PGAS 1,390 1,440 50 3.60