Portal Berita Ekonomi Kamis, 26 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 45,90 USD/barel.
  • 13:03 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 48,89 USD/barel.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1926 USD/EUR.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,07% terhadap Poundsterling pada level 1,3389 USD/GBP.
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,10% terhadap Yen pada level 104,36 JPY/USD.
  • 13:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.808 USD/troy ounce.
  • 11:38 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,70% pada penutupan sesi I.

Genjot Kualitas Pendidikan Vokasi, Jabar Gaet City of Glasgow

Genjot Kualitas Pendidikan Vokasi, Jabar Gaet City of Glasgow
WE Online, Bandung -

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berupaya meningkatkan kualitas pendidikan kejuruan/vokasi. Salah satunya dengan menggandeng City of Glasgow College, Britania Raya untuk mengembangkan pendidikan di bidang kemaritiman.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan letter of intent (LoI) yang dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) yang disaksikan langsung Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins melalui tayangan virtual, Rabu sore (18/11/2020). Baca Juga: Ridwan Kamil Juara, Kalahkan Anies Baswedan hingga Ganjar Pranowo

Emil mengatakan, pihaknya serius dalam merevitalisasi SMK di Jawa Barat dengan mengembangkan kurikulum untuk menyelaraskan antara industri dengan sekolah menengah kejuruan (SMK). Pasalnya, selama ini SMK mengalami berbagai persoalan yang kompleks, terutama menyangkut keprofesionalan dari lulusan yang dirasa masih kurang sehingga belum maksimal dalam menjamin masa depan.

Hal ini terihat dari banyaknya lulusan SMK yang terserap di industri namun kurang mampu beradaptasi dengan lingkungan dan sarana prasarana yang ada di industri.

"Sehingga tidak dapat menyelesaikan permasalahan yang sedang dihadapi industri yang selaras dengan bidangnya, bahkan kurang tepat dalam mengoperasikan sarana yang sewajarnya dikuasai," ungkapnya.

Emil menilai sektor kemaritiman memiliki potensi yang besar jika ditunjang oleh kualitas sumber daya manusia yang baik. Pemilihan sektor ini pun sesuai dengan sejumlah pembangunan strategis yang ada di Jawa Barat.

Kerja sama di bidang vokasi kemaritiman bersama City of Glasgow College juga dilakukan untuk menyokong kesiapan terhadap Rebana Metropolitan, kawasan masa depan ekonomi di Jabar. 

Nantinya, salah satu dari 13 kota baru di Rebana Metropolitan adalah Patimban Maritime City, yang juga akan didukung oleh hadirnya Pelabuhan Patimban di kawasan tersebut. Kang Emil pun berjanji akan mencarikan lokasi terbaik bagi City of Glasgow College di Patimban City. 

"Pengembangan pelabuhan Patimban dan masa depan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Rebana Metropolitan di Jawa Barat membuka kesempatan besar bagi pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sumber daya manusia di Jawa Barat," katany

Dia menjelaskan, Rebana Metropolitan menjadi kawasan metropolitan ketiga setelah kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi) dan Bandung Raya. Rebana Metropolitan diproyeksikan akan menyerap 4,3 juta tenaga kerja yang sangat diharapkan khususnya warga terdampak covid-19. Bahkan, Rebana Metropolitan sudah menjadi perhatian Presiden Joko Widodo.

"Kalau lancar, Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Jabar sudah mencatat Rebana akan menyerap 4,3 juta lapanga kerja," katanya seraya menyebut.

Untuk itu, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas untuk menunjang operasionalisasi kawasan tersebut. "Sehingga kami memilih bekerjasama dengan City of Glasgow College untuk pengembangan SDM sektor kemaritiman," katanya.

Baca Juga

Tag: Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,786.34 3,748.56
British Pound GBP 1.00 19,013.25 18,821.25
China Yuan CNY 1.00 2,162.10 2,140.42
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,200.65 14,059.35
Dolar Australia AUD 1.00 10,454.52 10,347.68
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,832.11 1,813.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,610.96 10,499.10
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,932.86 16,762.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,480.55 3,442.54
Yen Jepang JPY 100.00 13,612.59 13,470.68
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5679.247 -21.782 705
2 Agriculture 1232.374 -11.252 24
3 Mining 1604.369 4.003 47
4 Basic Industry and Chemicals 871.270 -4.093 80
5 Miscellanous Industry 993.070 -28.972 53
6 Consumer Goods 1857.912 -21.429 60
7 Cons., Property & Real Estate 362.960 -1.422 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 955.722 -15.192 79
9 Finance 1297.348 2.322 93
10 Trade & Service 683.685 7.867 174
No Code Prev Close Change %
1 BUMI 57 72 15 26.32
2 IMAS 940 1,175 235 25.00
3 BKSL 50 60 10 20.00
4 JSKY 224 268 44 19.64
5 YULE 318 380 62 19.50
6 HRME 58 69 11 18.97
7 IMJS 304 360 56 18.42
8 GGRP 400 470 70 17.50
9 DADA 60 70 10 16.67
10 ENRG 75 87 12 16.00
No Code Prev Close Change %
1 PPGL 200 186 -14 -7.00
2 KONI 430 400 -30 -6.98
3 YPAS 382 356 -26 -6.81
4 INCF 74 69 -5 -6.76
5 TIFA 474 442 -32 -6.75
6 PAMG 119 111 -8 -6.72
7 KOTA 210 196 -14 -6.67
8 ALKA 270 252 -18 -6.67
9 DAYA 426 398 -28 -6.57
10 LRNA 168 157 -11 -6.55
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 94 102 8 8.51
2 BBCA 32,825 32,050 -775 -2.36
3 BBRI 4,200 4,320 120 2.86
4 BKSL 50 60 10 20.00
5 TLKM 3,350 3,280 -70 -2.09
6 BUMI 57 72 15 26.32
7 SMBR 985 985 0 0.00
8 ASII 5,800 5,550 -250 -4.31
9 TOWR 1,045 1,045 0 0.00
10 BBNI 5,950 6,050 100 1.68