Portal Berita Ekonomi Sabtu, 05 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:41 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,40% pada level 26.835.
  • 16:40 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,31% pada level 2.731.
  • 16:40 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,22% pada level 26.751.
  • 16:40 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,07% pada level 3.444.
  • 16:39 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,62% pada level 2.839.
  • 16:39 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,72% pada level 6.536.
  • 16:38 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,15% terhadap Yuan pada level 6,5331 CNY/USD.
  • 16:38 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,25% terhadap Dollar AS pada level 14.105 IDR/USD.

Eks Tangan Kanan Trump Bongkar Daftar Musuh, Kelakuannya Bikin Berang?

Eks Tangan Kanan Trump Bongkar Daftar Musuh, Kelakuannya Bikin Berang?
WE Online, Washington -

Mantan penasihat keamaman nasional Presiden Donald Trump, John Bolton, khawatir jika mantan bosnya itu akan kembali memecat pejabat. Bolton sendiri dipecat oleh Presiden Amerika Serikat (AS) itu pada bulan September 2019 lalu setelah berulang kali terlibat perselisihan terkait cara terbaik untuk menangani perubahan kebijakan luar negeri, sebagian besar berkaitan dengan Iran dan Korea Utara (Korut).

Bolton mengatakan akan lebih banyak "slip merah muda" yang dikeluarkan dalam beberapa bulan mendatang. Hal itu diungkapkannya dalam sebuah wawancara Rabu dengan Washington Post sehubungan dengan pemecatan pejabat yang dilakukan oleh Trump baru-baru ini.

Baca Juga: Uang Jutaan Dolar Trump Melayang Cuma buat Penghitungan Suara Ulang

“Yang saya takuti adalah ada daftar musuh di Gedung Putih yang masih harus dipecat, dan masih banyak lagi yang akan datang,” kata Bolton.

“Mungkin ada (daftar) di kepala Donald Trump. Saya ragu dia menuliskannya," imbuhnya seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (19/11/2020).

Bolton juga menyebut Trump telah melakukan kesalahan yang buruk dengan memecat Direktur Keamanan Siber, Christopher Krebs.

Krebs diberi "slip merah jambu" pada hari Selasa, dengan Trump menjelaskan melalui Twitter bahwa pejabat keamanan dunia maya AS itu telah memberikan pernyataan sangat tidak akurat mengenai keamanan pemilihan presiden (pilpres) AS.

Ia juga menuduh ada ketidakwajaran dan kecurangan besar-besaran. Sebelumnya pada hari itu, Krebs telah membantah klaim kecurangan dan mengatakan tidak ada bukti campur tangan pemilu.

“Sama sekali tidak ada pembenaran untuk memecat Krebs,” Bolton menekankan, juga mengatakan bahwa tidak ada pembenaran untuk memecat mantan Menteri Pertahanan AS Mark Esper.

“Tidak ada alasan untuk memenggal kepala tim keamanan nasional Anda dengan waktu kurang dari 10 minggu sebelum transisi. Itu mau tidak mau akan menimbulkan gangguan di instansi itu sendiri, apalagi kemampuan mereka untuk menyerahkan dengan lancar,” tambahnya.

Mengulangi pendiriannya, Bolton lebih lanjut berkomentar bahwa tuduhan Trump atas kecurangan pemilu menunjukkan bahwa sang presiden sedang hidup di "dunia fantasi."

“Bahwa ada konspirasi yang begitu luas dan sukses sehingga berjalan tanpa meninggalkan bukti apa pun, dan di bawah teori semacam itu, Anda dapat mengandaikan kejahatan selamanya,” katanya.

Analisis oleh kelompok penelitian Brookings Institution baru-baru ini menemukan bahwa tingkat perputaran di antara pejabat paling senior pemerintahan Trump kira-kira 91%. Pada 9 November, grup tersebut menghitung total ada 65 pengocokan pejabat pemerintah.

Sebelum pemilihan pada 3 November, Trump dan sekutunya berulang kali mempertanyakan keabsahan surat suara. Lewat Twitter, Trump kerap kali mendiskreditkan opsi pemungutan suara lewat pos dan mendesak pendukungnya untuk menyerahkan surat suara mereka secara langsung di tengah pandemi Covid-19.

Menyusul hasil yang diproyeksikan dari pemilihan presiden (pilpres) 2020, Trump melipatgandakan tudingannya dengan mengklaim bahwa telah terjadi kecurangan dan beberapa surat suara bahkan telah dibuang setelah ditandai sebagai dukungannya.

Dalam contoh lain, Trump mendorong klaim bahwa di Detroit, Michigan, surat suara diserahkan atas nama orang yang telah meninggal. Tuduhan serupa juga dijajakan tentang Georgia, di mana tim kampanye Trump mengklaim bahwa surat suara diajukan oleh seorang wanita bernama Deborah Jean Christiansen, yang mereka duga meninggal pada Mei 2019. Namun, itu tidak benar.

Dalam upaya lebih jauh untuk memperkuat klaim kecurangan dalam pilpres, kampanye Trump meluncurkan hotline kecurangan pilpres di mana orang Amerika dapat mengirimkan laporan tentang apa yang mereka anggap sebagai tindakan kecurangan.

Dalam beberapa saat setelah aktivasi hotline, panggilan itu dibanjiri dengan panggilan iseng, sebuah langkah yang pada akhirnya membuatnya bertransisi ke forum online, menurut Business Insider.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Amerika Serikat (AS), Donald Trump

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: AP/Evan Vucci

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,800.27 3,762.36
British Pound GBP 1.00 19,180.14 18,985.06
China Yuan CNY 1.00 2,176.95 2,154.30
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,252.91 14,111.09
Dolar Australia AUD 1.00 10,591.34 10,484.54
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.73 1,820.41
Dolar Singapura SGD 1.00 10,686.74 10,574.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,308.73 17,133.69
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,505.39 3,466.25
Yen Jepang JPY 100.00 13,729.80 13,586.65
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5810.483 -12.459 705
2 Agriculture 1349.078 -33.127 24
3 Mining 1757.336 10.549 47
4 Basic Industry and Chemicals 905.302 0.979 80
5 Miscellanous Industry 1017.388 9.189 53
6 Consumer Goods 1875.745 -1.791 60
7 Cons., Property & Real Estate 381.217 -4.442 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 963.016 -5.222 79
9 Finance 1308.754 -5.995 93
10 Trade & Service 705.473 1.953 174
No Code Prev Close Change %
1 POLA 75 101 26 34.67
2 SMMT 90 121 31 34.44
3 ICON 54 72 18 33.33
4 FIRE 820 1,025 205 25.00
5 IRRA 925 1,155 230 24.86
6 PCAR 390 486 96 24.62
7 CASS 222 276 54 24.32
8 ARTO 3,300 4,050 750 22.73
9 FITT 58 70 12 20.69
10 SOCI 145 174 29 20.00
No Code Prev Close Change %
1 KOTA 186 173 -13 -6.99
2 BOLT 790 735 -55 -6.96
3 RELI 434 404 -30 -6.91
4 JSKY 264 246 -18 -6.82
5 PTIS 162 151 -11 -6.79
6 DIVA 2,210 2,060 -150 -6.79
7 ARII 444 414 -30 -6.76
8 DFAM 240 224 -16 -6.67
9 ARGO 1,800 1,680 -120 -6.67
10 CBMF 600 560 -40 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 ADRO 1,375 1,435 60 4.36
2 BBRI 4,400 4,300 -100 -2.27
3 TLKM 3,300 3,250 -50 -1.52
4 ELSA 364 370 6 1.65
5 TRIN 212 222 10 4.72
6 KAEF 3,500 3,550 50 1.43
7 IRRA 925 1,155 230 24.86
8 PPRO 108 105 -3 -2.78
9 BBKP 332 332 0 0.00
10 BUMI 71 68 -3 -4.23