Portal Berita Ekonomi Selasa, 01 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,06% pada level 26.341.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 1,60% pada level 2.591.
  • 16:16 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup melemah 0,79% pada level 26.433.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,49% pada level 3.391.
  • 16:15 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 1,96% pada level 2.799.
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,29% pada level 6.385.
  • 16:14 WIB. Valas - Dollar AS tertahan terhadap Yuan pada level 6,5781 CNY/USD.
  • 16:14 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,21% terhadap Dollar AS pada level 14.120 IDR/USD.

Bikin Kesal, Kenapa Sih Suku Bunga Kredit Bank Lambat Turunnya?

Bikin Kesal, Kenapa Sih Suku Bunga Kredit Bank Lambat Turunnya?
WE Online, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) kembali menurunkan suku bunga acuannya BI-7day Reverse Repo Rate sebanyak 25 bps menjadi 3,75%. Tercatat, sepanjang tahun ini saja, bank sentral telah memangkas suku bunga acuannya sebanyak 125 bps. Bahkan bila dihitung sejak Juli 2019, bank sentral telah menurunkan suku bunga acuannya sebanyak 225 bps.

Namun, seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya, industri perbankan biasanya sangat lambat meresponnya dengan melakukan penurunan suku bunga kreditnya juga.

Misalnya pada Januari 2020 hingga September 2020, rata-rata tertimbang suku bunga kredit cuma turun 62 bps dari 10,47% menjadi 9,85%.

Gubernur BI Perry Warjiyo membeberkan, ada tiga faktor yang mempengaruhi suku bunga kredit yakni suku bunga dana (Cost of Fund/ CoF), biaya administrasi, dan premi risiko kredit.

Baca Juga: Suku Bunga Acuan Turun, BI Minta Perbankan Turunkan juga Suku Bunga Kredit

Namun faktor pertama dan kedua, yakni suku bunga dana dan biaya administrasi, seharusnya tidak menjadi penghalang lantaran BI sudah berkali-kali menurunkan suku bunga acuan.

"CoF menurun dengan penurunan suku bunga acuan BI. Bila dihitung Juli tahun lalu sudah turun sebanyak 225 bps dan ini sudah mendorong menurunnya suku bunga dana, dan suku bunga PUAB itu sudah menurun, jadi faktor pertama mestinya ini bisa turunkan suku bunga kredit. Faktor kedua, biaya admin, dengan adanya kondisi covid-19, dan meningkatnya digitalisasi banking tentunya biaya admin menurut asesmen kami juga menurun," ujar Perry di Jakarta, Kamis (19/11/2020).

Namun pada faktor ketiga yakni persepsi risiko kredit bank inilah yang mempengaruhi lambatnya penurunan suku bunga kredit bank.

Risiko ini membuat bank meningkatkan kebutuhan pencadangan dalam bentuk Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN).

"Terutama karena persepsi risiko kredit perbankan belum turun. Krn ttntu saja dgn menurunnya aktivitas ekonomi, persepsi risiko kredit mningkat dan sejumlah bank juga mningkatkan kebutuhan pencadangan terhadap risiko kredit tadi," pungkas Perry.

Baca Juga

Tag: Bank Indonesia (BI), Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK), Suku Bunga

Penulis/Editor: Fajar Sulaiman

Kredit Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,785.80 3,748.03
British Pound GBP 1.00 18,939.57 18,749.71
China Yuan CNY 1.00 2,156.80 2,135.08
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,198.64 14,057.36
Dolar Australia AUD 1.00 10,501.31 10,395.42
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,831.92 1,813.67
Dolar Singapura SGD 1.00 10,618.19 10,511.75
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,000.03 16,825.25
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,491.61 3,453.05
Yen Jepang JPY 100.00 13,670.94 13,531.00
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5612.415 -170.920 705
2 Agriculture 1317.058 28.447 24
3 Mining 1674.088 -3.374 47
4 Basic Industry and Chemicals 863.286 -28.789 80
5 Miscellanous Industry 958.275 -39.047 53
6 Consumer Goods 1839.376 -49.225 60
7 Cons., Property & Real Estate 372.398 -6.104 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 945.008 -49.687 79
9 Finance 1259.171 -43.051 93
10 Trade & Service 681.109 -16.238 174
No Code Prev Close Change %
1 TOBA 400 494 94 23.50
2 HRUM 2,290 2,780 490 21.40
3 YPAS 396 462 66 16.67
4 CLAY 1,450 1,690 240 16.55
5 FIRE 386 448 62 16.06
6 DOID 354 410 56 15.82
7 ARGO 1,730 1,990 260 15.03
8 BOSS 143 163 20 13.99
9 HITS 448 510 62 13.84
10 LPKR 206 234 28 13.59
No Code Prev Close Change %
1 CSAP 372 346 -26 -6.99
2 LPPF 1,360 1,265 -95 -6.99
3 UNTR 24,725 23,000 -1,725 -6.98
4 INKP 9,325 8,675 -650 -6.97
5 BBSS 115 107 -8 -6.96
6 BMTR 288 268 -20 -6.94
7 MAPI 865 805 -60 -6.94
8 LINK 2,600 2,420 -180 -6.92
9 ADMG 159 148 -11 -6.92
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91
No Code Prev Close Change %
1 TLKM 3,460 3,230 -230 -6.65
2 ASII 5,550 5,300 -250 -4.50
3 BBRI 4,270 4,090 -180 -4.22
4 BRIS 1,470 1,430 -40 -2.72
5 DOID 354 410 56 15.82
6 TOWR 1,125 1,095 -30 -2.67
7 BBNI 6,350 6,000 -350 -5.51
8 PGAS 1,490 1,390 -100 -6.71
9 AGRO 570 540 -30 -5.26
10 ANTM 1,230 1,145 -85 -6.91