Portal Berita Ekonomi Rabu, 02 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,86% pada level 26.567.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,66% pada level 2.634.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,34% pada level 26.787.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,77% pada level 3.451.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,14% pada level 2.809.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,46% pada level 6.357.
  • 16:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,5700 CNY/USD.
  • 15:59 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.130 IDR/USD.

Di Tengah Pandemi Covid-19, Media Dianggap Bisa Selamatkan Nyawa karena...

Di Tengah Pandemi Covid-19, Media Dianggap Bisa Selamatkan Nyawa karena...
WE Online, London -

Saat dunia melawan Covid-19, kehadiran media massa dianggap bisa menyelamatkan nyawa. Media berperan sebagai“pengawas” dari jalannya pemerintahan, yakni menganalisa, mengevaluasi, dan menginformasikan kepada publik tentang tugas, tantangan dan langkah-langkah yang diambil pemerintah untuk mengatasi pandemi.

Untuk memainkan peran ini, media harus diberikan kebebasan agar masyarakat percaya terhadap pemberitaan media. Kedua, media mengemban tanggung jawab publik yang tinggi terhadap kesehatan masyarakat. Media bertugas memberikan pesan dan mendukung praktik kesehatan publik yang akan menyelamatkan nyawa.

Baca Juga: Gegara Jegalan Trump, Biden Jadi Sulit Tangani Corona di AS

Lalu media harus berusaha dan waspada terhadap informasi yang salah, agar terhindar dari clickbait yang menyesatkan hingga dengan sengaja menyebarkan “berita palsu”. Termasuk di masalah vaksin Covid-19.

Tugas-tugas ini biasanya sulit untuk dilakukan, dan menjadi lebih sulit ditambah dengan adanya pandemi. Di masa pandemi ini, tugas jurnalis yang kerap membutuhkan mobilitas tinggi sangat sulit dilakukan saat wilayah berada dalam penguncian (lockdown). Padahal, biasanya jurnalis harus menghadiri sejumlah acara dan mewawancarai narasumber di lapangan serta memverifikasi laporan.

Tantangan lainnya termasuk mengatasi diskriminasi dan stigmatisasi korban COVID-19. Termasuk menangani masalah sosial baru yang timbul dari pandemi, seperti tantangan ekonomi akibat pengangguran, peningkatan kekerasan dalam rumah tangga yang dilaporkan serta menangani berita palsu dan disinformasi tentang virus dan bagaimana penyebarannya.

Setidaknya itulah hasil Konferensi Kebebasan Media Global ke-2 yang diselenggarakan secara virtual pada 16 November lalu, yang diselenggarakan Kanada dan Botswana. Ini adalah tindak lanjut dari konferensi London pertama yang diadakan pada Juli 2019.

Konferensi ini menyoroti tantangan-tantangan yang dihadapi oleh jurnalis selama pandemi COVID-19, dan bagaiman hal ini telah mengubah cara kerja jurnalis, menjadikan peran jurnalis jauh lebih penting dari sebelumnya

“Media yang bebas, mandiri dan bertanggung jawab adalah senjata ampuh dalam memerangi Covid-19. Kebebasan media adalah sumber kehidupan demokrasi dan melindungi hak asasi manusia, dan selama pandemi ini, kebebasan media adalah fondasi penting untuk keberhasilan kampanye kesehatan dan keselamatan publik. Terlepas dari adanya pandemi Covid-19 saat ini, kampanye pemerintah Inggris untuk kebebasan media terus dilanjutkan,” ungkap Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor Leste Owen Jenkins, melalui siaran pers dari Kedutaan Inggris di Jakarta.

“Inggris tetap berkomitmen untuk bekerja sama dengan Indonesia untuk mempertahankan kebebasan media dan meningkatkan keselamatan jurnalis. Kami berharap dapat segera meluncurkan serangkaian kegiatan Webinar yang akan membahas topik-topik utama seperti, bagaimana media mendukung langkah-langkah kesehatan masyarakat dan peluncuran vaksin, serta bagaimanamedia bisa memastikan pihak berwenang untuk selalu meningkatkan kualitas kerja dan tanggungjawab mereka untuk melindungi masyarakat dari virus Covid-19,” tambahnya.

Inggris, sebagai pelopor konferensi Kebebasan Media Global pertama di dunia tahun lalu, dan menduduki posisi sebagai pemimpin Koalisi Kebebasan Media bersama Kanada, telah menyoroti isu kebebasan mediadi masa pandemi selama Konferensi Global Kebebasan Media yang diadakan pada 16 November lalu.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab juga ikut ambil bagian dalam acara tersebut dan mengumumkan pemenang Penghargaan Kebebasan Media bersama Inggris-Kanada yang pertama diberikan kepada Asosiasi Jurnalis Belarusia. Asosiasi Jurnalis Belarusia (BAJ) telah bekerja selama 25 tahun, dan merupakan satu-satunya serikat jurnalis independen di negara tersebut.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Media Massa, Jurnalisme, Covid-19, Virus Corona

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Muhammad Syahrianto

Kredit Foto: Antara/Destyan Sujarwoko

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,799.20 3,761.09
British Pound GBP 1.00 19,030.82 18,834.40
China Yuan CNY 1.00 2,164.93 2,142.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,248.89 14,107.11
Dolar Australia AUD 1.00 10,485.76 10,378.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.02 1,819.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,643.83 10,533.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,034.55 16,863.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,494.09 3,455.08
Yen Jepang JPY 100.00 13,654.90 13,517.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5724.742 112.327 705
2 Agriculture 1326.214 9.156 24
3 Mining 1679.701 5.613 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.685 27.399 80
5 Miscellanous Industry 995.700 37.425 53
6 Consumer Goods 1858.130 18.754 60
7 Cons., Property & Real Estate 377.178 4.780 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 949.413 4.405 79
9 Finance 1294.773 35.602 93
10 Trade & Service 692.491 11.382 174
No Code Prev Close Change %
1 GMFI 98 128 30 30.61
2 FIRE 448 560 112 25.00
3 UNIT 153 190 37 24.18
4 TGRA 109 133 24 22.02
5 BIKA 162 196 34 20.99
6 PORT 406 482 76 18.72
7 LMSH 310 368 58 18.71
8 TOBA 494 580 86 17.41
9 SSMS 690 780 90 13.04
10 AGRO 540 610 70 12.96
No Code Prev Close Change %
1 SKLT 1,725 1,605 -120 -6.96
2 YPAS 462 430 -32 -6.93
3 TFAS 160 149 -11 -6.88
4 IBST 8,000 7,450 -550 -6.88
5 TEBE 660 615 -45 -6.82
6 YULE 352 328 -24 -6.82
7 KONI 470 438 -32 -6.81
8 DADA 59 55 -4 -6.78
9 HRME 59 55 -4 -6.78
10 SOTS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 GIAA 378 410 32 8.47
2 TLKM 3,230 3,240 10 0.31
3 BBRI 4,090 4,240 150 3.67
4 DOID 410 412 2 0.49
5 PPRO 92 100 8 8.70
6 PGAS 1,390 1,390 0 0.00
7 BBNI 6,000 6,250 250 4.17
8 AGRO 540 610 70 12.96
9 BRIS 1,430 1,455 25 1.75
10 ANTM 1,145 1,155 10 0.87