Portal Berita Ekonomi Rabu, 02 Desember 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 1,86% pada level 26.567.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,66% pada level 2.634.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,34% pada level 26.787.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 1,77% pada level 3.451.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 0,14% pada level 2.809.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 1,46% pada level 6.357.
  • 16:00 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Yuan pada level 6,5700 CNY/USD.
  • 15:59 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,07% terhadap Dollar AS pada level 14.130 IDR/USD.

Lima Hal Ini Bisa Dilakukan Bisnis Telko untuk Meningkatkan Nilai Tambah

Lima Hal Ini Bisa Dilakukan Bisnis Telko untuk Meningkatkan Nilai Tambah
WE Online, Jakarta -

Nokia Deepfield hari ini merilis Network Intelligence Report, yang menganalisis trafik jaringan pada service providers dan tren konsumsi internet pada 2020. Hasil analisis menunjukkan bahwa jaringan mampu bertahan di tahun yang mengalami tren naik dan turun bagi bisnis internet.

"Data dan wawasan yang kami ambil untuk laporan ini juga menunjukkan bagaimana kontinuitas layanan dapat dipastikan untuk menciptakan manfaat bagi pelanggan mereka," kata Manish Gulyani, General Manager and Head of Nokia Deepfield dalam siaran pers, Jumat (20/11/2020).

Laporan tersebut mengkaji perubahan keseluruhan dalam pola trafik internet dalam dekade terakhir dan pada 2020, dengan fokus pada area aplikasi utama seperti streaming video, conference video, game, dan keamanan Denials of Service (DDoS).

Baca Juga: Pakar: Bitcoin Bisa Tembus Rp2,4 Miliar dalam 2 Tahun

Setelah memantau trafik jaringan selama periode delapan bulan, Nokia Deepfield mengidentifikasi lima hal penting yang dapat diambil oleh service providers untuk digunakan dalam merencanakan kapasitas jaringan di masa mendatang dan layanan bernilai tambah bagi pelanggan mereka.

1. Jaringan dibuat untuk mampu menghadapi situasi kritis

Walaupun jaringan sempat tertahan selama puncak permintaan terbesar, data dari September 2020 menunjukkan bahwa tingkat trafik tetap tinggi bahkan saat lockdown wilayah mulai dilonggarkan. Artinya, service providers perlu terus merancang pengembangan jaringan untuk kemungkinan bisnis di masa depan.

2. Content delivery chains terus berkembang

Permintaan untuk streaming video, game cloud latensi rendah, dan konferensi video, serta akses cepat ke aplikasi dan layanan cloud, semuanya memberikan tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya pada rantai pengiriman layanan internet.

Sama seperti Content Delivery Networks (CDN) yang tumbuh dalam dekade terakhir, hal yang sama diharapkan akan terjadi dengan edge/far edge cloud dalam dekade berikutnya, mendekatkan konten dan komputasi ke end users.

3. Jaringan broadband perumahan telah menjadi infrastruktur penting

Dengan peningkatan kebutuhan (trafik upstream naik lebih dari 30%), percepatan peluncuran teknologi baru, seperti 5G dan FTTH generasi berikutnya, akan membantu meningkatkan akses dan konektivitas di daerah pedesaan, terpencil, dan kurang terlayani. Wawasan analitis yang lebih baik memungkinkan penyedia layanan untuk terus berinovasi dan memberikan layanan dan pengalaman pelanggan yang membangun loyalitas.

Baca Juga

Tag: Teknologi

Penulis: Bernadinus Adi Pramudita

Editor: Rosmayanti

Kredit Foto: VMWare

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,799.20 3,761.09
British Pound GBP 1.00 19,030.82 18,834.40
China Yuan CNY 1.00 2,164.93 2,142.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,248.89 14,107.11
Dolar Australia AUD 1.00 10,485.76 10,378.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,838.02 1,819.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,643.83 10,533.98
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,034.55 16,863.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,494.09 3,455.08
Yen Jepang JPY 100.00 13,654.90 13,517.74
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5724.742 112.327 705
2 Agriculture 1326.214 9.156 24
3 Mining 1679.701 5.613 47
4 Basic Industry and Chemicals 890.685 27.399 80
5 Miscellanous Industry 995.700 37.425 53
6 Consumer Goods 1858.130 18.754 60
7 Cons., Property & Real Estate 377.178 4.780 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 949.413 4.405 79
9 Finance 1294.773 35.602 93
10 Trade & Service 692.491 11.382 174
No Code Prev Close Change %
1 GMFI 98 128 30 30.61
2 FIRE 448 560 112 25.00
3 UNIT 153 190 37 24.18
4 TGRA 109 133 24 22.02
5 BIKA 162 196 34 20.99
6 PORT 406 482 76 18.72
7 LMSH 310 368 58 18.71
8 TOBA 494 580 86 17.41
9 SSMS 690 780 90 13.04
10 AGRO 540 610 70 12.96
No Code Prev Close Change %
1 SKLT 1,725 1,605 -120 -6.96
2 YPAS 462 430 -32 -6.93
3 TFAS 160 149 -11 -6.88
4 IBST 8,000 7,450 -550 -6.88
5 TEBE 660 615 -45 -6.82
6 YULE 352 328 -24 -6.82
7 KONI 470 438 -32 -6.81
8 DADA 59 55 -4 -6.78
9 HRME 59 55 -4 -6.78
10 SOTS 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 GIAA 378 410 32 8.47
2 TLKM 3,230 3,240 10 0.31
3 BBRI 4,090 4,240 150 3.67
4 DOID 410 412 2 0.49
5 PPRO 92 100 8 8.70
6 PGAS 1,390 1,390 0 0.00
7 BBNI 6,000 6,250 250 4.17
8 AGRO 540 610 70 12.96
9 BRIS 1,430 1,455 25 1.75
10 ANTM 1,145 1,155 10 0.87