Portal Berita Ekonomi Selasa, 24 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 0,39% pada level 26.588.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,58% pada level 2.617.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 2,50% pada level 26.165.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,34% pada level 3.402.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,15% pada level 2.881.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,62% pada level 6.373.
  • 16:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,16% terhadap Yuan pada level 6,5756 CNY/USD.
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,04% terhadap Dollar AS pada level 14.155 IDR/USD.

SUN Energy Sediakan Paket Pembiayaan Pemasangan Panel Surya

SUN Energy Sediakan Paket Pembiayaan Pemasangan Panel Surya
WE Online, Jakarta -

Tren permintaan pemasangan panel surya terus meningkat. PT Surya Utama Nuansa (SUN Energy), perusahaan pengembang panel surya (solar panel) asal Indonesia, pun secara serius membidik segmen residensial (perumahan) untuk mendorong pertumbuhan pelanggan.

Caranya, bekerja sama dengan sejumlah developer perumahan. Chief Commercial Officer SUN, Energy Dion Jefferson, mengatakan bahwa masih banyak masyarakat belum teredukasi tentang manfaat dari solar panel. Untuk itu, perusahaan bekerja sama dengan sejumlah asosiasi untuk menyosialisasikan fungsi solar panel itu.

Baca Juga: Permintaan Melonjak, Sun Energy Pacu Instalasi Panel Surya

"Kami terus melakukan edukasi ke pelanggan-pelanggan baru, dalam hal ini residensial. Kami sedang gencar masuk ke residensial karena residensial itu potensialnya sangat besar. Kami juga melakukan MoU dengan  beberapa property devlioper untuk masuk ke bisnis residensial," kata Dion dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (20/11/2020).

Namun demikian, perusahaan kata Dion tetap melayani permintaan pemasangan dari berbagai pihak di antaranya lembaga pemerintah, segmen industri dan komersial, serta lembaga pendidikan tinggi.

"Tidak ada sasaran khusus karena segala sektor bisa kami layani sesuai permintaan, dan terlebih demi meningkatkan pelayanan dan inovasi kepada para pelanggan di sektor perumahan, perusahaan kami kini memiliki lini bisnis baru yang bernama SUNterra," ucapnya.

Terkait harga pemasangan solar panel, Dion mengungkapkan sebenarnya biaya yang dikeluarkan relatif, tergantung dari banyak faktor. Di antaranya lokasi pemasangan dan juga kualitas teknologi yang digunakan.

Untuk itu, SUN Energy pun berupaya untuk memberikan solusi dengan dukungan sistem finansial no capex. Artinya, menyediakan 100% upfront capital investment untuk jasa pemasangan teknologi PLTS Atap. Dengan demikian, pelanggan bisa menikmati penghematan dari energi listrik yang dihasilkan mulai dari hari pertama dan mulai dari tanpa biaya.

"Dengan menggunakan PLTS atap, bisa menghemat pengeluaran lisrik PLN. Untuk sistem on grid yang kini bisa menggunakan meteran ekspor-impor untuk menjual kembali listrik yang dihasilkan oleh panel surya kepada PLN sehingga total pengeluran biaya listrik dapat terpangkas pada akhir bulan. Pengalaman dari klien, menunjukkan efisiensi bisa mencapai 30% biaya daripada pengeluaran sebelum menggunakan energi surya," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Panel Surya, Energi Listrik, PT Surya Utama Nuansa (SUN Energy)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Foto: SUN Energy

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,804.02 3,766.07
British Pound GBP 1.00 19,013.60 18,818.76
China Yuan CNY 1.00 2,167.61 2,145.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,266.98 14,125.02
Dolar Australia AUD 1.00 10,432.02 10,325.39
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,840.50 1,822.16
Dolar Singapura SGD 1.00 10,620.84 10,512.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,899.24 16,725.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,488.26 3,449.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,646.08 13,509.01
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5701.029 48.265 705
2 Agriculture 1243.626 1.307 24
3 Mining 1600.366 -4.672 47
4 Basic Industry and Chemicals 875.363 12.303 80
5 Miscellanous Industry 1022.042 2.778 53
6 Consumer Goods 1879.341 12.169 60
7 Cons., Property & Real Estate 364.382 5.701 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 970.914 11.627 79
9 Finance 1295.026 9.285 93
10 Trade & Service 675.818 9.092 174
No Code Prev Close Change %
1 PANR 124 167 43 34.68
2 PPRO 70 94 24 34.29
3 TIFA 380 474 94 24.74
4 MLPL 54 67 13 24.07
5 SMBR 795 985 190 23.90
6 LRNA 138 168 30 21.74
7 ALMI 238 282 44 18.49
8 LMSH 298 348 50 16.78
9 ELSA 266 306 40 15.04
10 LPCK 1,250 1,430 180 14.40
No Code Prev Close Change %
1 PORT 490 456 -34 -6.94
2 AIMS 145 135 -10 -6.90
3 BALI 1,090 1,015 -75 -6.88
4 IFSH 380 354 -26 -6.84
5 POLU 815 760 -55 -6.75
6 JSPT 965 900 -65 -6.74
7 DPUM 60 56 -4 -6.67
8 RELI 332 310 -22 -6.63
9 EPAC 197 184 -13 -6.60
10 DAYA 456 426 -30 -6.58
No Code Prev Close Change %
1 PPRO 70 94 24 34.29
2 FREN 70 74 4 5.71
3 SMBR 795 985 190 23.90
4 BBRI 4,080 4,200 120 2.94
5 TOWR 1,070 1,045 -25 -2.34
6 KBAG 60 57 -3 -5.00
7 KRAS 436 444 8 1.83
8 TLKM 3,320 3,350 30 0.90
9 WSBP 216 224 8 3.70
10 AISA 270 294 24 8.89