Portal Berita Ekonomi Minggu, 29 November 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Santri, Jangan Minder! Syarief Hasan: Era Reformasi Buka Lebar Siapa pun Raih Cita-Cita

Santri, Jangan Minder! Syarief Hasan: Era Reformasi Buka Lebar Siapa pun Raih Cita-Cita
WE Online, Jakarta -

Wakil Ketua MPR Dr. H. Sjarifuddin Hasan, SE, MM, MBA menegaskan bahwa di era reformasi sekarang ini, bukan saatnya lagi santri atau siapa pun minder/tidak percaya diri dalam usaha meraih cita-cita. Sebab, di zaman luar biasa ini, nilai kebhinnekaan sangat dijunjung tinggi hingga peluang menjadi apapun bahkan Presiden sekalipun terbuka lebar.

Yang diperlukan untuk meraih keinginan hanya seberapa besar dan kerasnya usaha, tentu dengan jalan yang baik, tidak bertentangan dengan hukum dan etika.

Baca Juga: Syarief Hasan: Kesehatan dan Ekonomi Harus Tetap Berjalan

"Menurut saya, keadaan seperti itu harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Jika kalian para santri merasa mampu serta memiliki karakter kuat, tahan banting, jangan ragu-ragu raih mimpi kalian," katanya di hadapan ratusan santri Ponpes Al-Uzlah Cianjur, peserta acara 'Temu Tokoh Nasional bersama Wakil Ketua MPR Syarief Hasan' di aula Ponpes Al-Uzlah, Desa Ciherang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (21/11/2020).

Hadir dalam acara yang menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut, Pimpinan Ponpes KH. Aceng Yazid, Ketua Forum Komunikasi Orang Tua Murid Nanang Sutarja, Wakil Kepala Sekolah SMPIT Al-Uzlah Iden Mulyadi, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.

Pimpinan MPR dari Partai Demokrat yang akrab disapa Syarief Hasan ini mengungkapkan, tidak ada alasan minder menjadi santri sebab ponpes sangat baik sistem pembelajarannya. Bahkan, belajar di ponpes mendapatkan nilai lebih karena selain mendalami ilmu agama, juga mendalami ilmu pengetahuan dan teknologi.

Mantan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah RI ini mengingatkan bahwa Indonesia pernah memiliki Presiden dari kalangan santri, yakni KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur).  Indonesia juga pernah dipimpin seorang Presiden wanita, yaitu Megawati Soekarnoputri.

"Jadi, santri atau bukan, pria atau wanita, semuanya memiliki peluang besar menjadi Presiden," lanjutnya.

Di sela-sela pembicaraan, dengan tujuan menguji wawasan para santri, Syarief Hasan menggelar kuis dadakan. Salah satu pertanyaannya adalah, siapa nama Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) pasangan Presiden AS terpilih Joe Biden.

Siti Zahra salah seorang santriwati kemudian berdiri, meraih mikrofon, langsung menjawab, "Wakil Presiden AS terpilih adalah Kamala Harris." Syarief Hasan memberi respons dengan bertepuk tangan seraya berseru, "Jawaban betul, mantab sekali."

Syarief Hasan kemudian memberikan penjelasan bahwa Kamala Harris adalah wanita pertama keturunan Asia yang menjadi Wapres terpilih dalam sejarah negara adidaya tersebut. "Saya kagum, wawasan santri bahkan sampai ke isu internasional. Pertahankan dan tingkatkan dengan menggali pengetahuan lainnya," katanya.

Syarief Hasan meminta para santri lainnya untuk selalu mempertajam wawasan dari berbagai sumber, bisa melalui media massa, buku-buku, atau bertanya dan diskusi dengan para senior atau guru-guru.

"Jika itu terjadi, bukan tidak mungkin beberapa tahun mendatang, ketika saya bertemu seorang pemimpin daerah misalnya dan bertanya siapa Anda, dijawab dengan bangga, saya adalah santri," ujarnya.

Baca Juga

Tag: Syarief Hasan, Pondok Pesantren, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Kredit Foto: MPR

Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,790.36 3,752.54
British Pound GBP 1.00 18,989.37 18,799.02
China Yuan CNY 1.00 2,159.95 2,138.33
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,215.73 14,074.28
Dolar Australia AUD 1.00 10,461.36 10,354.45
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,834.03 1,815.73
Dolar Singapura SGD 1.00 10,619.85 10,510.25
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,938.04 16,763.87
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,492.81 3,452.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,662.40 13,522.56
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5783.335 23.419 705
2 Agriculture 1288.611 57.286 24
3 Mining 1677.462 40.460 47
4 Basic Industry and Chemicals 892.075 -3.307 80
5 Miscellanous Industry 997.322 -11.719 53
6 Consumer Goods 1888.601 14.282 60
7 Cons., Property & Real Estate 378.502 9.885 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 994.695 7.522 79
9 Finance 1302.222 -4.926 93
10 Trade & Service 697.347 6.891 174
No Code Prev Close Change %
1 KICI 181 234 53 29.28
2 RELI 336 420 84 25.00
3 AIMS 123 153 30 24.39
4 SKLT 1,490 1,850 360 24.16
5 LPKR 166 206 40 24.10
6 AGRO 460 570 110 23.91
7 KONI 374 444 70 18.72
8 ATIC 590 690 100 16.95
9 INPP 650 760 110 16.92
10 PNSE 980 1,140 160 16.33
No Code Prev Close Change %
1 BALI 1,000 930 -70 -7.00
2 DAYA 488 454 -34 -6.97
3 PANR 160 149 -11 -6.88
4 EPAC 160 149 -11 -6.88
5 UANG 234 218 -16 -6.84
6 DYAN 59 55 -4 -6.78
7 ABDA 6,400 5,975 -425 -6.64
8 MTSM 212 198 -14 -6.60
9 BUMI 76 71 -5 -6.58
10 VIVA 61 57 -4 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,075 1,125 50 4.65
2 BRIS 1,375 1,470 95 6.91
3 PPRO 98 98 0 0.00
4 TLKM 3,470 3,460 -10 -0.29
5 AGRO 460 570 110 23.91
6 KBAG 51 50 -1 -1.96
7 APLN 170 180 10 5.88
8 ASII 5,650 5,550 -100 -1.77
9 ASRI 234 250 16 6.84
10 BBRI 4,290 4,270 -20 -0.47