Pidato Anehnya Serang Perempuan, Netanyahu Langsung Dibanjiri Kecaman

Pidato Anehnya Serang Perempuan, Netanyahu Langsung Dibanjiri Kecaman Foto: Antara/Alex Kolomoisky/Yedioth Ahronoth/POOL via REUTERS

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menjadi sasaran kecaman politik setelah menyampaikan pidato aneh pada acara tentang kekerasan terhadap perempuan.

Berbicara pada acara memperingati Hari Internasional untuk Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan, ucapan Netanyahu ditafsirkan sebagai tidak simpatik terhadap wanita. Netanyahu dianggap membandingkan perempuan dengan hewan.

Baca Juga: Diam-diam MBS Jamu Netanyahu, Eh Malah Kerajaan yang Repot Bikin Klarifikasi

Masalah bermula setelah Netanyahu mengatakan bahwa "wanita bukan milik Anda, wanita bukanlah hewan yang dapat Anda pukul," pada acara yang diadakan di parlemen Israel, Knesset itu.

Takut pernyataannya dapat disalahartikan, Netanyahu menambahkan: "Dan hari ini kami mengatakan Anda juga tidak boleh memukul hewan". Alih-alih melanjutkan diskusi, dia kemudian mulai menyampaikan pemikirannya tentang hewan.

“Kita memahami (hewan) memiliki wawasan dan ada kecerdasan dan ada kognisi dan hewan memiliki perasaan. Kita berhak memberikan kasih sayang terhadap hewan, kita benar-benar terhubung dengan ini," katanya sambil menunjuk ke arah istrinya, seperti dilaporkan The Times of Israel.

Netanyahu kemudian justru membantah pernyataannya sendiri, menegaskan bahwa wanita sebenarnya adalah binatang.

“Wanita bukanlah binatang yang bisa Anda pukul, dan saat ini kita katakan jangan pukul binatang. Kita memiliki kasih sayang terhadap hewan, wanita adalah hewan, anak-anak adalah hewan, yang memiliki hak,” ujarnya.

The Jerusalem Post melaporkan bahwa perdana menteri secara khusus menggunakan istilah Ibrani untuk "binatang" saat mendeskripsikan wanita, menyebabkan kata tersebut menjadi tren di media sosial Israel.

Pilihan kata tersebut memicu munculnya berbagai berita di media Israel, serta kecaman lawan politik Netanyahu.

Dalam sebuah pernyataan, anggota Knesset Aida Touma-Sliman, bagian dari Joint List, sebuah koalisi partai politik mayoritas Arab, mengingatkan pemimpin Israel itu bahwa "kami adalah warga negara, kami adalah manusia... bukan hewan."

Kantor Perdana Menteri kemudian mengeluarkan pernyataan yang menekankan bahwa Netanyahu "berbicara dari lubuk hatinya hari ini tentang hak-hak wanita dan menentang pelanggaran apa pun terhadap hak itu”. Pernyataan tersebut mengatakan bahwa pernyataan Netanyahu telah diartikan di luar konteks dan bahwa dia "sama sekali" tidak bermaksud untuk membandingkan wanita dengan hewan.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini