Pemerintah Dorong Partisipasi Publik dalam Perumusan Kebijakan

Pemerintah Dorong Partisipasi Publik dalam Perumusan Kebijakan Foto: Antara/Raisan Al Farisi

Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin meminta seluruh lembaga publik melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi dan berperan aktif dalam proses pengambilan kebijakan publik.

Pembuatan kebijakan yang dilakukan secara inklusif dengan melibatkan masyarakat dapat menciptakan mekanisme check and balance sehingga kebijakan publik yang tepat sasaran dan relevan dengan kebutuhan masyarakat diharapkan dapat terwujud.

"Dengan adanya keterbukaan informasi publik, diharapkan masyarakat dapat semakin aktif terlibat dalam proses pembuatan kebijakan publik, mulai dari tahap perencanaan, implementasi, pemantauan, hingga evaluasi kebijakan," kata Ma'ruf Amin pada acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Badan Publik Tahun di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga: Ma’ruf Amin Dorong Fintech Sempurnakan Aspek Keamanan

Ma'ruf menegaskan partisipasi aktif masyarakat ini tidak hanya melalui mekanisme formal seperti pembahasan dalam musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang), tetapi juga melalui mekanisme partisipasi masyarakat.

"Misalnya dengan memanfaatkan teknologi digital ataupun media non-konvensional (media sosial)," tutur Wapres.

Menurut Ma'ruf, keterbukaan informasi publik dapat mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), yang elemen pentingnya adalah keterbukaan informasi dan penyelenggaraan layanan publik yang transparan, efektif, efisien, akuntabel, dan bebas korupsi.

Untuk itu, konsistensi badan-badan publik dalam meningkatkan implementasi keterbukaan informasi publik sangat penting dilakukan.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini