Pembiyaan Proyek Lewat SWF, Utang Negara Bakal Obesitas?

Pembiyaan Proyek Lewat SWF, Utang Negara Bakal Obesitas? Foto: Antara/M Risyal Hidayat

Pemerintah memutuskan untuk memasukan anggaran Sovereign Wealth Fund (SWF) ke dalam anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). SWF merupakan lembaga yang dibentuk pemerintah untuk menampung investasi dari luar negeri.

Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional (Satgas PEN) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, keputusan tersebut merupakan arahan langsung Presiden Joko Widodo. Di mana, Kepala Negara menginginkan agar pembiayaan korporasi diberikan stimulus untuk merangsang investasi.

"Memang arahan Bapak Presiden diminta khususnya sektor pembiayaan korporasi itu diberikan stimulus untuk bisa meningkatkan investasi bagi korporasi yang ada di Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (25/11/2020).

Baca Juga: Utang Pemerintah Bengkak Terus, Sri Mulyani Keluarkan Komentar

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu meminta kepada beberapa pihak tak perlu khawatir. Karena investasi yang masuk ke dalam SWF ini tidak akan membebani utang negara.

Sebab, SWF adalah instrumen investasi di mana pengembangan korporasi Indonesia bisa dibiayai oleh investor-investor dari luar negeri dalam bentuk investasi kepemilikan atau kepemilikan saham. Artinya, tidak ada kewajiban bagi pemerintah untuk membayar utang.

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini