Ignasius Jonan Bergabung, Performa Bisnis dan Keuangan Sido Muncul Ternyata....

Ignasius Jonan Bergabung, Performa Bisnis dan Keuangan Sido Muncul Ternyata.... Foto: Sufri Yuliardi

Mantan Menteri ESDM, Ignasius Jonan, ditetapkan sebagai komisaris independen PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu, 25 November 2020. Bergabungnya Jonan ke Sido Muncul berkenaan dengan pengunduran diri Ronnie Behar dari posisinya sebagai komisaris independen perusahaan.

Berbicara mengenai masuknya nama Jonan ke jajaran dewan komisaris, lantas bagaimanakah performa keuangan Sido Muncul sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2020 ini? Baca Juga: Trump Gak Menyerah Ihwal Angkat Kaki dari Gedung Putih, Nasib Dolar AS di Ujung Tanduk!

Merujuk ke laporan keuangan perusahaan, kinerja keuangan Sido Muncul terbilang positif, di mana penjualan dan keuntungan perusahaan bertumbuh pada kuartal ketiga ini. Per September 2020, Sido Muncul mengantongi laba bersih sebesar Rp640,81 miliar. Capaian tersebut tumbuh 10,78% dari laba September 2019 yang kala itu sebesar Rp578,45 miliar.  Baca Juga: Aneh Tapi Nyata: Harga Emas Antam Dulu Menjulang, Kini Terus Menerus Tumbang!

Semasa pandemi Covid-19 ini Sido Muncul juga berhasil mendongkrak penjualan sebesar 6,10% dari Rp2,13 triliun pada kuartal ketiga tahun 2019 menjadi Rp2,26 triliun pada kuartal ketiga tahun 2020. Jamu herbal dan suplemen menjadi penyumbang terbesar bagi capaian penjualan Sido Muncul. Secara tahun ke tahun, penjualan produk tersebut mengalami kenaikan dari Rp1,43 triliun pada tahun lalu menjadi Rp1,44 pada tahun ini.

Berikutnya, Sido Muncul mengantongi penjualan produk makanan dan minuman sebesar Rp722,19 miliar pada September 2020. Capaian tersebut juga meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp608,02 miliar. Begitu pun dengan penjulan produk farmasi yang melonjak dari Rp92,32 miliar per September 2019 menjadi Rp92,84 miliar per September 2020.

Penjualan yang meningkat dibarengi dengan keberhasilan Sido MUncul dalam menekan beban penjualan dan pemasaran secara tahunan. Tahun lalu, beban tersebut tercatat sebesar Rp309,08 miliar, sedangkan tahun ini hanya sebesar Rp305,35 miliar. Beban pajak penghasilan juga mengalami perbaikan, yakni dari Rp188,93 miliar menjadi Rp181,97 miliar.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini