Grab Indonesia Luncurkan Inisiatif Carbon Offsetting

Grab Indonesia Luncurkan Inisiatif Carbon Offsetting Foto: Sufri Yuliardi

Sebagai bentuk nyata komitmen terhadap lingkungan, Grab Indonesia berkolaborasi dengan BenihBaik dan WRI Indonesia, meluncurkan dan memulai inisiatif Carbon Offsetting. Inisiatif ini merupakan bagian dari program berkelanjutan #LangkahHijau dari Grab yang akan terdiri dari fitur carbon calculator, crowdfunding, dan program media sosial.

President of Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata mengatakan, selain meluncurkan moda transportasi ramah lingkungan seperti GrabCar Elektrik, GrabBike Elektrik, hingga GrabWheels, Grab senantiasa mencari cara untuk dapat terus mendukung upaya setiap pihak dalam memerangi isu global ini.

"Sebagai perusahaan, kami punya tanggung jawab besar untuk berkontribusi dalam hal ini, sejalan dengan misi GrabForGood. Oleh karena itu, bersama BenihBaik dan WRI Indonesia, inisiatif Carbon Offsetting akan menjadi bentuk nyata komitmen dan tanggung jawab kami," kata Ridzki dalam peluncuran Inisiatif Carbon Offsetting, Sabtu (28/11/2020).

Ridzki menuturkan, melalui inisiatif Carbon Offsetting yang diluncurkan, Grab Indonesia berusaha untuk mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi dampak negatif emisi karbon serta menjaga kelestarian lingkungan.

Baca Juga: Grab Bangun Tech Center di Indonesia: Pusat Kawasan Inovasi Asia Tenggara

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk memahami jejak karbon yang mereka hasilkan dengan sistem carbon calculator di widget donasi kami. Nantinya, jejak karbon tersebut akan kami konversi menjadi bentuk donasi yang akan disalurkan melalui BenihBaik kepada mitra penanaman pohon yang difasilitasi WRI Indonesia. Kami menargetkan terkumpul donasi Rp 500 juta dari pengguna yang akan digunakan untuk penanaman pohon," tuturnya.

Pengguna Grab Indonesia dapat berpartisipasi dalam crowdfunding melalui widget donasi #LangkahHijau dalam aplikasi Grab. Widget ini akan terintegrasi ke halaman khusus BenihBaik agar pengguna dapat melakukan donasi.

Selain melalui donasi langsung, seluruh masyarakat juga dapat melakukan donasi melalui media sosial. Masyarakat dapat melakukan posting di Twitter dengan tagar #LangkahHijau dan mention ke akun resmi @GrabID sebanyak mungkin.

Setiap posting akan dikonversi menjadi donasi sebesar Rp 1.000 dari Grab yang akan dikumpulkan hingga bernilai maksimal Rp 100 juta, yang juga akan digabungkan dengan donasi dari pengguna aplikasi Grab.

Keseluruhan donasi senilai Rp 600 juta yang dihasilkan melalui inisiatif Grab Carbon Offsetting ini, akan diwujudkan untuk penanaman pohon di taman kota dan lokasi lainnya yang akan diimplementasikan di tahun 2021. Saat ini, sudah ada tiga organisasi yang menjadi mitra penanaman pohon hasil donasi pengguna aplikasi Grab yaitu Carbon Ethics (DKI Jakarta), Forum Konservasi Leuser (Aceh), dan Mitra Asri (Jambi).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam sambutannya turut mendukung aksi penanaman pohon ini, mengingat tingkat polusi udara yang disebabkan oleh adanya gas buang yang dikeluarkan oleh kendaraan berbahan bakar fosil sangat besar.

"Kementerian Perhubungan sangat mengapresiasi program dari Grab Indonesia yang mengajak pengguna layanan transportasi online untuk berdonasi (crowdfunding) dan menyebarkan ajakan tentang inisiatif #LangkahHijau di media sosial masing-masing. Kami berharap hasil donasi yang akan digunakan untuk penanaman pohon di taman dan hutan dapat membantu mengurangi jejak emisi karbon yang dikeluarkan dalam aktivitas kita sehari-hari," ujar Budi, Sabtu (28/11/2020).

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini