Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri Lewat Pertanian Porang

Gus Jazil Dorong Kemandirian Santri Lewat Pertanian Porang Foto: Humas MPR

Potensi pertanian porang memiliki prospek yang cukup bagus, terutama untuk pasar ekspor. Saat ini, budi daya porang berkembang dengan cukup bagus.

Wakil Ketua MPR jazilul Fawaid mengatakan, selama ini masyarakat lebih banyak membudidayakan pertanian seperti jagung ataupun kadang. Saat ini, porang memiliki nilai jual yang bagus, terutama untuk kebutuhan ekspor.

"Hari ini kita mulai menanam, dan ini dibina langsung oleh pesantren. Porang ini sesuatu yang baru, dulu belum ada, tapi pangsa pasar luar biasa besar di ekspor. Kalau hari ini kita baru menanam, setelah ini bisa memproduksi hasil budi daya porang untuk mengembangkan pemberdayaan masyarakat, khususnya di kalangan pesantren," ujarnya di sela penanaman porang di Kompleks Pondok Pesantren Al-Urwatul Wutsqo, Bulurejo, Diwek, Jombang, Sabtu (28/11/2020).

Baca Juga: Apkasindo: Dana PE CPO Berbanding Lurus dengan Produktivitas Sawit Petani

Gus Jazil yang juga menjadi Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Petani dan Pengusaha Porang Nusantara (Hippora) menambahkan, melalui budi daya porang, diharapkan kalangan santri termasuk para petani bisa lebih mandiri dan sejahtera.

"Ini perlu untuk dikawal pasarnya, termasuk pengolahan pascapanen. Jadi tidak hanya sekadar tanam saja sehingga petani bisa makmur," tuturnya.

Sementara itu, Ketua DPP Hippora Abdul Halim Alhasy mengatakan, sebagai komoditas baru pertanian, budi daya porang perlu untuk terus disosialisasikan ke masyarakat. Sebab, diakuinya, masih banyak yang belum paham mengenai manfaat, kegunaan dan nilai jual tanaman porang.

"Kami tidak hanya menyosialisasikan, melainkan kami juga menyediakan dan membantu pemasarannya juga," ujarnya.

Pihaknya juga sudah mengoordinasikan dengan Kementerian Pertanian mengenai tanaman ini. "Alhamdulillah, pada 2021 Kementerian Pertanian sudah merespons tentang tanaman ini," jelasnya.

Dikatakan porang memiliki masa depan yang cukup prospektif karena kebutuhan pasar ekspor yang sangat luas. Tidak hanya biji porang, namun potensi di bidang pembibitan juga luas mengingat permintaan masyarakat yang  tinggi

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini