Surveyor dan Pertamina Teken Kerja Sama Tingkatkan Komponen Dalam Negeri

Surveyor dan Pertamina Teken Kerja Sama Tingkatkan Komponen Dalam Negeri Foto: Kementerian BUMN

PT Surveyor Indonesia (Persero) dan PT Pertamina (Persero) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) tentang Kerja Sama Pendampingan Perencanaan dan Verifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri pada Proyek Infrastruktur dan Pengembangan Bisnis.

Seremoni terkait yang juga melibatkan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) dan PT Sucofindo (Persero) ini turut dihadiri secara virtual oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Direktur Utama PT Surveyor Indonesia (Persero) Dian M Noer, Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin, dan Kepala BPPT Hammam Riza.

PT Pertamina (Persero) sebagai BUMN di industri minyak dan gas bumi bersama dengan PT Surveyor Indonesia (Persero) sebagai surveyor independen berkomitmen mendorong peningkatan perekonomian nasional melalui pemenuhan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di industri migas nasional.

Baca Juga: PLN NTB Luncurkan Layanan Cepat Atasi Gangguan Pelanggan

Peningkatan capaian TKDN sejalan dengan arahan Presiden yang selalu menekankan optimalisasi penggunaan produk dalam negeri serta patuh dengan peraturan dan regulasi yang terkait.

"Dengan sinergi BUMN melalui pendampingan tersebut, mulai dari perencanaan hingga verifikasi, maka hal ini dapat memastikan capaian TKDN Pertamina sesuai dengan aturan yang berlaku. Bahkan ada beberapa proyek yang capaian TKDN-nya melampaui target. Secara keseluruhan, perseroan menargetkan pada 2026 mendatang TDKN Pertamina Group telah mencapai 50%," kata Nicke Widyawati, Selasa (1/12/2020).

Pada kesempatan yang sama, Dian M Noer mengatakan komitmen Surveyor Indonesia untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui kolaborasi ini.

"Surveyor Indonesia bersama Pertamina berkomitmen untuk menerapkan TKDN sesuai regulasi sebagai upaya kolaboratif mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Harapan kami, kolaborasi ini dapat menggarisbawahi pentingnya pemanfaatan sumber daya nasional melalui TKDN untuk meningkatkan investasi dalam negeri. MoU ini perwujudan komitmen kami bersama sebagai BUMN untuk terus menggerakan perekonomian dan industri nasional," kata dia.

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini