Summarecon Bandung Bakal Hadirkan Supermarket Futuristik

Summarecon Bandung Bakal Hadirkan Supermarket Futuristik Kredit Foto: Rahmat Saepulloh

Summarecon Bandung (PT Mahkota Permata Perdana) kembali melengkapi fasilitas komersial di dalam kawasannya. Kali ini anak usaha PT Summarecon Agung Tbk tersebut menghadirkan Setiabudhi Supermarket, yang dikenal sebagai supermarket ternama di Kota Bandung penyedia produk-produk kebutuhan sehari-hari untuk kelas menengah atas sejak tahun 1970 dan menjadi tujuan belanja para ekspatriat.

Kedua belah pihak yang diwakili Hindarko Hasan selaku Executive Director Summarecon Bandung, dan Atjen Tanuwidjaja selaku pemilik Setiabudhi Supermarket, melakukan penandatanganan perjanjian pokok dan PPJB di Balerea, Plaza Summarecon Bandung, Kota Bandung, Jumat, (4/12/2020).

Baca Juga: Summarecon Lakukan Serah Terima Dua Cluster Sekaligus di Proyek Summarecon Mutiara Makasar

Executive Director Summarecon Bandung, Hindarko Hasan mengatakan Setiabudhi Supermarket Summarecon Bandung akan dibangun di atas lahan seluas 5.000 meter persegi. Supermarket ini bakal mengusung konsep futuristic lifestyle living market dilengkapi dengan area food court, home living, toko buku, barbershop, elektronik, butik, dan education center. Komoditas bahan pangan berkualitas baik dalam dan luar negeri akan tersedia untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat. 

"Tak lupa produk-produk seperti buah-buahan, sayur-sayuran, daging segar, dan bahan masakan dari berbagai negara akan dijumpai di sini," ujarnya.

Hadirnya Setiabudhi Supermarket merupakan upaya yang dilakukan Summarecon Bandung untuk terus melakukan pengembangan kawasan berskala kota. Supermarket ini semakin melengkapi fasilitas lainnya seperti Rumah Sakit Santo Borromeus, Sekolah Islam Al Azhar, Sekolah Santo Aloysius, ITB Innovation Park, Summarecon Mall Bandung, Gerai Pelayanan Publik Kota Bandung, kawasan taman dan danau, gedung perkantoran, area komersial, dan tentunya hunian.

“Kehadiran Setiabudhi Supermarket di Summarecon Bandung sangatlah cocok dan tentunya akan memberikan added value baik bagi Summarecon Bandung maupun Setiabudhi Supermarket,” imbuhnya.

Faktanya, perbandingan antara jumlah penduduk di Indonesia dengan bahan bacaan belum seimbang. Dari 90 orang, akses bacaan yang tersedia hanya satu buku. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini