Jasa Marga Jelaskan Alasan CCTV Bisa Mati saat Kasus Penembakan FPI

Jasa Marga Jelaskan Alasan CCTV Bisa Mati saat Kasus Penembakan FPI Kredit Foto: Antara/Fakhri Hermansyah

Corporate Communication & Community Development Group Head Jasa Marga Dwimawan Heru menanggapi terkait rekaman closed circuit television (CCTV) Tol Jakarta-Cikampek (Japek) pada KM 50 yang sempat tidak bisa diakses melalui Mobile CCTV Jasamarga.

Menurutnya, beberapa CCTV di wilayah Jalan Tol Jakarta-Cikampek saat itu sedang dilakukan perbaikan.

"Ya sempat tidak bisa diakses karena putusnya kabel fiber optic pada wilayah ruas antara Karawang Barat sampai Cikampek. Maka, dilakukan perbaikan," katanya saat dikutip dari Republika.co.id, Senin (7/12/2020).

Baca Juga: Rekaman Diduga Laskar FPI Serang Polisi: Siap-Siap Siaga!

Berdasarkan pantauan pada pukul 19.53 WIB, di Mobile CCTV Jasamarga, rekaman CCTV Gerbang Tol Cikampek Utama 1, Gerbang Tol Cikampek Utama 2, KM 49 sampai Gerbang Tol Cikampek saat ini dapat kembali diakses video CCTV-nya. 

Padahal sebelumnya, pada pukul 15.21 WIB rekaman CCTV di sekitar KM 49 sampai Gerbang Tol Cikampek tidak bisa diakses. Lalu, saat ini di tol Cikampek pada KM 1, KM 4 dan KM 9 rekaman CCTV nya tidak bisa diakses dan tertulis Maintenance

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran menyampaikan kejadian penembakan terhadap anggota laskar khusus FPI terjadi setelah anggota dari Polda Metro Jaya melakukan pendataan guna menindaklanjuti pemanggilan kedua Muhammad Rizieq Shihab (MRS) yang direncanakan pada Senin 7 Desember 2020.

Dalam pelaksanaan pendataan tersebut, tim mendapati adanya pergerakan rombongan iring-iringan kendaraan yang berjumlah 10 rangkaian dari Perumahan The Nature Sentul, Bogor, kemudian tim langsung mengikuti pergerakan hingga masuk ke Tol Jakarta-Cikampek.

Baca Juga: Terdengar Suara Rintihan Pasukan Habib Rizieq, FPI: Laskar Kami Dieksekusi di Tempat..

Tepat pada Minggu sekitar pukul 23.00 WIB, tim sebanyak delapan personel dengan fasilitas tiga kendaraan melakukan Pemantauan terhadap rombongan MRS dan melintas Tol Jakarta-Cikampek dengan jumlah rombongan sebanyak sembilan kendaraan.

Selanjutnya
Halaman

Lihat Sumber Artikel di Republika Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini