Tahun 2026, 3,5 Miliar Orang Akan Dapat Akses ke 5G

Tahun 2026, 3,5 Miliar Orang Akan Dapat Akses ke 5G Kredit Foto: The Verge

Ericsson memperkirakan empat dari sepuluh pengguna seluler akan menjadi pengguna 5G pada 2026. Laporan Ericsson Mobility Report menyebut lebih dari sekitar 1 miliar orang akan menjadi penduduk yang tinggal di wilayah dengan cakupan 5G dan 220 juta pelanggan 5G di akhir 2020.

"Di Asia Tenggara dan Oseania lalu lintas data seluler terus tumbuh secara stabil dengan laju pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 33% untuk masa waktu tersebut," kata Pimpinan Ericsson Indonesia Jerry Soper, Selasa (8/12/2020).

Studi potensi bisnis 5G di Indonesia menggambarkan transformasi berbasis ICT skala besar yang dihadapi semua industri secara vertikal, memungkinkan pendapatan digitalisasi sebesar Rp44,2 miliar pada 2030.

Baca Juga: NEC Bersama Pemerintah Inggris Uji Coba 5G Open RAN

Dari total nilai tersebut 47% atau sekitar 8,2 miliar bisa didapatkan oleh operator.

"Penerapan 5G di Indonesia akan memainkan peran penting dalam menciptakan pendapatan bagi melalui konsumen dan perusahaan," lanjut Jerry.

Pada 2026, Ericsson menyebut 60 persen penduduk dunia akan memiliki akses ke 5G dengan perkiraan 3,5 miliar penduduk.

Hal itu akan menyumbang 50 persen lalu lintas data seluler pada 2026. Di Asia dan Oseania 5G akan menjadi teknologi yang populer di 2026 setelah LTE dengan jumlah pelanggan lebih dari 380 juta.

Video Pilihan

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini