PT Moto Energy Indonesia Jadi 5 Badan Usaha Terpatuh Kawal Energi BBM

PT Moto Energy Indonesia Jadi 5 Badan Usaha Terpatuh Kawal Energi BBM Kredit Foto: Dok. Moto Energy Indonesia

CEO PT Moto Energy Indonesia, Najib Wahab Mauluddin meraih penghargaan sebagai 5 badan usaha terpatuh di bidang BBM. Penghargaan tersebut diterima dalam gelaran Malam Puncak Penghargaan BPH Migas 2020 dan Penyerahan ISO 37001 Sistem Manajemen Anti Penyuapan yang di gagas BPH Migas dalam pencapaian tugas untuk mengawal sistem energi.

Kepala BPH Migas, M.Fanshurullah Asa mengatakan, di usia yang ke-17 tahun, telah banyak capaian yang dibuat oleh BPH Migas. Salah satu tugas utama BPH Migas adalah mengawal energi berkeadilan, di antaranya mewujudkan BBM 1 Harga yang hingga kini telah berada di 253 lokasi.  Baca Juga: Pertamina Dirikan SPBU BBM Satu Harga di Jawai Sambas

Dalam melakukan tugasnya BPH Migas tidak sendirian. Ada banyak pihak yang membantu mengawal energi berkeadilan, untuk itu BPH Migas di malam puncak Penghargaan BPH Migas 2020 dan Penyerahan Sertifikat ISO 37001, Sistem Manajemen Anti Penyuapan menyerahkan sejumlah penghargaan kepada berbagai pihak.  Baca Juga: BBM Premium Dihapus Mulai 2021, Ini Kata Pertamina

“Dalam mewujudkan program BBM  Satu Harga hingga mencapai 500 lokasi pada 2024 mendatang, hingga hari ini Program tersebut telah beroperasi di 253 lokasi. Mudah-mudahan dengan tercapainya 500 lokasi, maka amanah UU migas yang meminta negara hadir yang menjamin ketersediaan BBM di seluruh RI bisa diwujudkan,” ujar Fanshurullah. 

Sementara itu, Najib mengatakan, Moto Energy Indonesia merasa bersyukur telah mendapatkan penghargaan sesuai dengan Visi memberikan pelayanan yang prima dalam mengembangkan dan mensupply energi BBM ke berbagai daerah dari sabang sampai merauke sesuai prosedur baik dan benar. 

“Kami juga mengucapkan banyak terima kasih kepada semua badan usaha, kepada semua pihak termasuk semua karyawan BPH Migas yang bahu membahu sehingga sampai hari ini insyaallah BPH Migas akan lebih eksis lagi untuk mewujudkan kinerja terbaik bagi bangsa ini," ucap Najib.

Faktanya, Kemenkominfo mencatat ada sekitar 1.387 hoaks yang beredar di tengah pandemi Covid-19 selama periode Maret 2020 hingga Januari 2021. Berantas hoaks dengan #BacaSampaiTuntas

Selanjutnya
Halaman

Berita Terkait

HerStory

Terpopuler

Terkini